Pentingnya Manajemen Ketahanan Air
Berita Balai •
Banda Aceh - Bapak Ir. Apriady Mangiwa, MM Selaku Kepala Sekretariat Dewan SDA beserta Tim Lainnya melakukan paparan koordinasi pelaksanaan SDA terkait “Penyusunan Indeks Ketahanan Air” dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera – I yang diselenggarakan pada tanggal 10 Februari 2020 di Ruang Rapat Balai Gedung A. Peserta yang hadir pada rapat tersebut berjumlah 22 Orang yang terdiri dari Kasi, Kasatker, PPK dan Ka.Unit di lingkungan Balai Wilayah Sungai Sumatera – I.
Dalam penyampaian paparan terkait Penyusunan Indeks Ketahanan Air bertujuan untuk memberikan arahan dalam peningkatan kendala dan kebutuhan air, memperkecil resiko kerugian/kerusakan terkait air dan mencegah kemunduran kondisi air dan sumber-sumber air. Berdasarkan Peraturan Presiden nomor 2 Tahun 2015, pendukung ketahanan air terbagi atas 5 aspek, diantarannya Konservasi SDA, Pendayagunaan SDA, Pengendalian Daya Rusak Air, Sistem Informasi SDA dan Peran Serta Masyarakat.
Hasil dari diskusi paparan tersebut, Balai harus paling depan untuk masalah ketahanan air tidak hanya fokus pada pembangunan saja tetapi juga bagaimana memanajemen dan mengelola potensi-potensi banjir.
Berita
Menteri PU Tinjau Sinkhole di Aceh Tengah, Penanganan Melalui Sumur Bor Dewatering dan Pengalihan Drainase
38 Muara Sungai di Aceh, Sumut, dan Sumbar Dipulihkan untuk Kurangi Risiko Banjir
Syukur Jadi WNI, Air yang Kita Anggap Biasa, Bagi Negara Lain Sangat Berharga
Peran Strategis Irigasi dan Bendungan dalam Mendukung Swasembada Pangan di Tengah Ancaman Perang Global
4 Bendungan Terbesar di Iran: Raksasa Infrastruktur Air Penopang Energi dan Irigasi
Penanganan Tanggul Jebol, BWS Sumatera I Aceh Pasang Bronjong Sepanjang 179 Meter Dipasang di Aceh Tenggara