Kementerian
Pekerjaan Umum (PU) melalui BWS Sumatera I bergerak cepat menangani banjir di
Aceh, Jumat (28/11). Tim Satgas mengerahkan alat berat dan personel untuk
mengendalikan aliran air, membersihkan dan menormalisasi saluran pembuangan,
hingga membantu evakuasi warga di sejumlah desa di Kabupaten Aceh Utara.
Di lapangan, normalisasi saluran sepanjang 250 meter telah dilakukan, pembukaan
pintu pasang surut dipercepat, serta pemantauan bendungan dan bendung terus
dilakukan demi memastikan kondisi infrastruktur tetap aman.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa seluruh jajaran teknis sudah bergerak
sejak laporan pertama diterima. Prioritas utama: menjaga konektivitas,
mengamankan lokasi terdampak, dan memastikan keselamatan warga.
Selain BWS Sumatera I, BPJN Aceh juga mendukung penuh dengan mengerahkan 31
alat berat untuk pembersihan material longsor, normalisasi drainase, serta
menjaga kelancaran arus lalu lintas.
Kementerian PU akan terus memantau kondisi dan memperkuat koordinasi dengan
Pemerintah Aceh, BPBD, BNPB, dan seluruh instansi terkait untuk memastikan
penanganan darurat berjalan cepat dan efektif.
Presiden Prabowo Subianto beberapa waktu lalu menekankan pentingnya penanganan
bencana yang cepat, tepat, dan menyeluruh.
Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo, Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan
komitmen Kementerian PU dalam memastikan penanganan darurat dilakukan secepat
mungkin.
“Setahun Bekerja, Bergerak, Berdampak dalam menjalankan Asta Cita Presiden
Prabowo Subianto”