|
TKPSDA WS SADDANG KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

Kilas informasi (1) :

Wilayah Administratif

Wilayah Administratif TKPSDA WS. Saddang


Wilayah Sungai Saddang termasuk Wilayah Sungai Lintas Provinsi, yaitu Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, dan mempunyai tiga arti penting :

  • Tata Ruang Nasional : WS. Saddang meliputi kawasan Strategis Nasional (Ekonomi, Sosial Budaya, Sumberdaya/Teknologi)
  • Tata Ruang Wilayah Provinsi : WS. Saddang meliputi Kawasan Lahan Pangan Berkelanjutan ; Beras, Jagung, Udang, dan Kawasan Ekonomi Khusus
  • Merupakan Lumbung Cadangan Beras Nasional, dengan kontribusi 500-600 ribu ton/hr
  • Wilayah Sungai Saddang Meliputi 8 Kabupaten dan 1 Kota, penduduk 2.045.400 jiwa (2010), pertumbuhan penduduk 1,2 %, pertumbuhan ekonomi (PDRB) 6-7 %
  • Dengan Luas 10.230 km2 terdiri atas 24 DAS yang memanjang dari Utara-Selatan. Utara adalah pegunungan Latimojong 2800 m DPL, sedangkan Selatan adalah merupakan daerah pesisir pantai barat (Selat Makassar)
  • Potensi SDA : Curah hujan 2500-3500 mm/thn. Potensi air permukaan 16,5 milyar m3/thn. Potensi Air Tanah 2,46 milyar m3/thn.

Wilayah Sungai Saddang yang luasnya 10.230 km2 merupakan wilayah sungai lintas propinsi yaitu propinsi Sulawesi Selatan dan Propinsi Sulawesi Barat meliputi 8 Kabupaten dan 1 Kota (Kota Pare-pare, Kab. Pangkep, Kab. Barru, Kab. Pinrang, Kab. Enrekang, Kab. Tana Toraja, Kab. Toraja utara, Kab. Polman dan Kab. Mamasa). Sungai terbesar adalah sungai Saddang seluas 6.4333 km2, panjang sungai rerata 182 km, lebar rerata 80 m, dan memilik 294 anak sungai. Terdapat sebuah Bendung Gerak Benteng untuk mensuplai D.I  Saddang seluas 94.222 Ha dan PLTA Bakaru (2×64 MW) pada hilir Sungai Mamasa. Potensi air tanah yang ada sekitar 1.354 juta m3/tahun.

icc
                                           Wilayah Sungai Saddang

© Copyright (c) 2017 Unit Pemberitaan TKPSDA WS Saddang All rights reserved