Slide 1

Berita Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy > Dokumen Program Mutu Kontrak Harus Segera Difinalisasi


Selasa, 21 April 2020, Dilihat 71 kali

SISDA BBWS Citanduy

Banjar (21/4) – Sehubungan dengan pekerjaan jasa konsultansi SID Potensi Longsoran di Area Genangan Bendungan Leuwikeris Tahun Anggaran 2020 melalui Video Conference Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy dengan Konsultan PT. Aditya Engineering Consultant mengadakan Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak dan Pembahasan Program Mutu.

Ada beberapa agenda rapat yang akan dibahas diantaranya Program Mutu, Organisasi Kerja dan jadwal penugasan, Kesesuaian personil dan peralatan dengan persyaratan kontrak, Tata cara pengaturan pelaksanaan pekerjaan, Jadwal pelaksanaan pekerjaan, Jadwal mobilisasi peralatan dan personil, Rencana pelaksanaan pemeriksaan dan pembayaran, serta hal-hal lain yang dianggap perlu.

Peserta dalam video conference kali ini yaitu Plh. Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy Ir. Singgih Nurcahya, Sp. 1., Kepala Bidang Program dan Perencanaan Umum Sigit Irawan, ST.,MT., Kepala Bidang OP SDA Ir. Gandes Sawitri, MT., PPK Bendungan Leuwikeris Hendra Utama, ST. MT., PPK Program dan Perencanaan Umum Agung Setiawan, ST., MPSDA., Kepala Seksi Pelaksanaan OP Budiman, ST., Kepala Seksi Program Andi Sulistiono, ST., M.Eng., Kepala Seksi Perencanaan Umum Harnita Rosalina, ST.,M.Eng., Kepala Seksi PJPA Bagus Prio Utomo, ST., M.Eng., Pelaksana Teknik Bendungan Oktarina Purbawati, ST., Pelaksana Teknik Perencanaan dan Program Taufik Ismail, ST., Ketua Tim dan Tenaga Ahli PT. Aditya Engineering Consultant.

Ir. Singgih Nurcahya, Sp.1., Selaku Plh. Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy, menyampaikan, “Masih tentang RMK ketika mulai kerja ke lapangan sebaiknya RMK ini dituntaskan dulu supaya menjadi acuan untuk pelaksanaan. Kemudian PPK Program dan Perencanaan Umum membuat surat-surat izin untuk bisa ke lapangan setelah RMK ini disetujui bersama.”

Di Akhir diskusi program mutu ini, PPK Program dan Perencanaan Umum Agung Setiawan, ST., MPSDA., menyampaikan agar pihak konsultan segera menyelesaikan Dokumen Mutu Kontrak tersebut. “Nanti jika sudah selesai akan menjadikan acuan untuk tahapan kegiatan yang harus dilaksanakan konsultan selanjutnya. Perlu diprediksikan dengan kondisi saat ini, misal seperti keterlambatannya seperti apa, action plannya seperti apa. Agar secepatnya seminggu ini bisa masuk ke tim direksi”, tambah Agung. Selanjutnya diharapkan pihak konsultan dapat mempertimbangkan beberapa strategi yang harus segera dilaksanakan untuk mengejar keterlambatan progres pekerjaan. /vin