© 2019 Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.

Berita Balai

BBWS Cimanuk Cisanggarung
PASKA BEROPERASI DI TAHUN 2016, BENDUNGAN JATIGEDE SEGERA BERIKAN MANFAAT UNTUK PENYEDIAAN AIR BAKU DI KABUPATEN MAJALENGKA.
PASKA BEROPERASI DI TAHUN 2016, BENDUNGAN JATIGEDE SEGERA BERIKAN MANFAAT UNTUK PENYEDIAAN AIR BAKU DI KABUPATEN MAJALENGKA.

MAJALENGKA – Dalam rangka mewujudkan manfaat Bendungan Jatigede untuk Penyediaan Air Baku bagi masyarakat, hari Kamis (21/01/2021) Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Dr.Ismail Widadi, ST, M.Sc. mengunjungi lokasi pembangunan sarana dan prasarana Penyediaan Air Baku Bendungan Jatigede di Desa Babakan Anyar, Kecamatan Kadipaten Kabupaten Majalengka.

Pembangunan sarana dan prasarana Penyediaan Air Baku Bendungan Jatigede merupakan lanjutan pekerjaan sebelumnya dengan pekerjaan pembangunan ruang panel pompa, pengadaan dan pemasangan pipa transmisi serta pengadaan pemasangan pompa.

Data dari PDAM Majalengka, rata-rata pertumbuhan pelanggan di Kabupaten Majalengka adalah 7.000 ribu pelanggan per tahun, dalam jangka 4 tahun PDAM dapat mendsitribusikan air curah kepada 28 ribu pelanggan atau 140 ribu penduduk yang airnya berasal dari SPAM Regional Jaitgede dengan salah satu intake air bakunya berasal dari proyek ini.

Selanjutnya Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung menyampaikan dengan segera beroperasinya intake Air Baku Jaitgede ini melengkapi manfaat sebelumnya dari Bendungan Jatigede untuk menyediakan air untuk irigasi seluar kurang lebih 90.000 Ha dan dalam waktu yang tidak lama lagi juga bermanfaat untuk sumber energy listrik sebesar 110 MW melalui PLTA Karedok oleh Perusahaan Listrik Negara atau PLN. (PPPID-Cimancis).

23 Januari 2021 Selengkapnya

BBWS Cimanuk Cisanggarung
CEGAH BANJIR ROB DI SEKITAR PANTAI LIMBANGAN KABUPATEN INDRAMAYU, BBWS CIMANUK CISANGGARUNG BANGUN TANGGUL LAUT SEPANJANG 500 METER.
CEGAH BANJIR ROB DI SEKITAR PANTAI LIMBANGAN KABUPATEN INDRAMAYU, BBWS CIMANUK CISANGGARUNG BANGUN TANGGUL LAUT SEPANJANG 500 METER.

INDRAMAYU – Pantai Limbangan di Desa Limbangan Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu, yang mengalami banjir rob saat terjadi gelombang besar awal Juni 2020 yang lalu, hari Kamis (21/01/2021) dikunjungi Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Dr. Ismail Widadi, ST, M.Sc. beserta jajaran.

Untuk mengatasi masalah banjir rob saat gelombang tinggi di sepanjang Pantai Limbangan, BBWS Cimanuk Cisanggarung akan merevitalisasi pemecah gelombang (breakwater) di wailayah Kecamatan Juntinyuat dengan fokus di Desa Limbangan sebagao lokasi yang paling parah diterjang gelombang air pasang sebelumnya dengan cara membangun tanggul laut sepanjang 500 meter yang akan melindungi sedikitnya 300 unit rumah, 572 KK dan dihuni sekitar 2.288 jiwa warga masyarakat.

Dalam instruksinya dilapangan Kepala BBWS menyampaikan, ujian langsung akan dihadapi oleh tanggul laut yang akan dibangun, karena gelombang akan laut selalu datang ketepi pantai, untuk itu data dan informasi dari BMKG harus selalu dipantau khususnya datangnya fenomena supermoon diakhir januari nanti dimana bulan purnama dengan kondisi pasang maksimum.

Selanjutnya kepada pelaksana proyek, Kepala BBWS memerintahkan untuk segera membuat prasasti sebagai media informasi bagi masyarakat akan keberadaan proyek dan membangun visiting point untuk memudahkan dalam kunjungan selanjutnya mengingat kondisi medan dilokasi proyek yang sulit diakses. (PPID-Cimancis).

23 Januari 2021 Selengkapnya

BBWS Cimanuk Cisanggarung
CEGAH ABRASI DI PANTAI DADAP KECAMATAN JUNTINYUAT KABUPATEN INDRAMAYU, BBWS CIMANUK CISANGGARUNG SEGERA BANGUN PEMECAH GELOMBANG SEPANJANG 1 KM
CEGAH ABRASI DI PANTAI DADAP KECAMATAN JUNTINYUAT KABUPATEN INDRAMAYU, BBWS CIMANUK CISANGGARUNG SEGERA BANGUN PEMECAH GELOMBANG SEPANJANG 1 KM

INDRAMAYU – Pantai Dadap di Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu yang mengalami kerusakan akibat abrasi, hari Kamis (21/01/2021) dikunjungi oleh Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Dr. Ismail Widadi, ST, M.Sc. beserta jajarannya.

Abrasi pantai tersebut menyebabkan mundurnya garis pantai merusak areal tambak yang ada, hal ini dikarenakan terkikisnya pantai oleh gelombang pasang air laut dan berkurangnya vegetawsi pantai (mangrove). Mengatasi hal tersebut di tahun 2021 ini BBWS Cimanuk Cisanggarung akan membangun Bangunan Pemecah Ombak (Breakwater) di lepas pantai sepanjang 1 kilometer.

Dalam instruksinya kepada jajaran dan pelaksana proyek di lapangan Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung menyampaikan sebagai jawaban konkrit BBWS terhadap permasalahan dan keluhan masyarakat disekitar Pantai Dadap, langkah awal proyek adalah membuat prasasti, tujuannya agar masyarakat tahu dan menjadi peduli untuk menjaga infrastruktur Sumber Daya Air yang sedang dibangun ini.

Selain itu Kepala BBWS menyampaikan, kondisi saluran irigasi dimuara yang sudah mulai rusak dan permukiman penduduk yang rawan bencana abrasi, sehingga kembali diingatkan kepedulian masyarakat sekitar untuk siaga terhadap kondisi sekitar dalam radius 500 meter atau SIAGA 500. (PPID-Cimancis).

23 Januari 2021 Selengkapnya

BBWS Cimanuk Cisanggarung
KUNJUNGI LOKASI GENANGAN AKIBAT LIMPASAN SUNGAI WINONG DI DESA SINARBAYA KECAMATAN GUNUNG JATI KABUPATEN CIREBON KEPALA BBWS CIMANUK CISANGGARUNG SERAHKAN BANTUAN “CPNS”
KUNJUNGI LOKASI GENANGAN AKIBAT LIMPASAN SUNGAI WINONG DI DESA SINARBAYA KECAMATAN GUNUNG JATI KABUPATEN CIREBON KEPALA BBWS CIMANUK CISANGGARUNG SERAHKAN BANTUAN “CPNS”

CIREBON – Paska  penanganan genangan akibat limpasan Sungai Winong di Blok Bandil Desa Sinarbaya Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon oleh Tim SIGAB BBWS Cimanuk Cisanggarung dengan mengerahkan 1 unit Pump Truck pada hari Selasa (19/01/2021) yang lalu, hari Kamis (21/01/2021) Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Dr.Ismail Widadi, ST, M.Sc. melakukan kunjungan sekaligus menyerahkan bantuan.

Didampingi oleh jajarannya , Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung menelusuri lokasi dan bertemu dengan perwakilan warga untuk menyerahkan bantuan SEMBAKO dari hasil penggalangan donasi CPNS – Cimancis Peduli Nasib Sesama yang kotak Donasinya ada diseluruh kantor-kantor BBWS Cimanuk Cisanggarung yang tersebar di 13 lokasi.

Mekanisme penyaluran Donasi “CPNS” dari Keluarga BEsar BBWS Cimanuk Cisanggarung selain kepada warga yang terkena musibah di wilayah kerja BBWS, juga disalurkan kepada masyarakat yang terkena musibah bencana di tempat lain, seperti Korban Gempa Bumi di Mamuju Provinsi Sulawesi Barat dan KOrban Banjir di Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan. (PPID-Cimancis)

23 Januari 2021 Selengkapnya

BBWS Cimanuk Cisanggarung
TINGKATKAN KUALITAS PEMBELANJAAN ANGGARAN, BBWS CIMANUK CISANGGARUNG TANDATANGANI 4 PAKET KONTRAK PEKERJAAN SENILAI 29,73 MILYAR DI AWAL TAHUN 2021.
TINGKATKAN KUALITAS PEMBELANJAAN ANGGARAN, BBWS CIMANUK CISANGGARUNG TANDATANGANI 4 PAKET KONTRAK PEKERJAAN SENILAI 29,73 MILYAR DI AWAL TAHUN 2021.

CIREBON – Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelanjaan anggaran pembangunan infrastruktur Sumber Daya Air karena dimulai lebih awal, sekaligus membantu perbaikan pertumbuhan ekonomi nasional karena belanja pembangunan infrastruktur msaih menjadi tumpuan, hari Kamis (21/01/2021) ditandatangani 2 Paket Pekerjaan Konstruksi dan 2 Paket Pekerjaan Supervisisenilai 29,73 Milyar yang disaksikan langsung oleh Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Dr. Ismail Widadi, ST, M.Sc.

Dalam pengarahannya Kepala BBWS menyampaikan, sebagai institusi terdepan dalam pengadaan barang dan jasa akuntabilitasnya penting untuk dijaga yaitu dengan cara menyampaikan kepada masyarakat apa yang sedang dikerjakan tentunya dengan bahasa yang lebih sederhana.

Selanjutnya untuk proyek – proyek yang dilaksanakan di Tahun 2021 Kepala BBWS mewajibkan pertama adanya Album Proyel yang isinya proses dari pengadaan hingga serah terima pekerjaan, kedua membuat berita dari masing-masing proyek secara rutin dengan standar SISDA, ketiga jajaran BBWS maupun pelaksana proyek wajib selalu siaga antisipasi bencana dengan atribut One Balai, keempat ada ahli hidrolika pada masing – masing proyek, dan kelima Prasasti,  Aman, Rapih, Indah, dan Sehat atau PARIS dari mulai awal proyek dilaksanakan. (PPID-Cimancis).

23 Januari 2021 Selengkapnya

BWS Sumatera IV
Studi Referensi Komisi III DPRD Kota Tanjungpinang ke BWS Sumatera IV
Studi Referensi Komisi III DPRD Kota Tanjungpinang ke BWS Sumatera IV

Dalam melaksanakan fungsi koordinasi dan pengawasan bidang SDA, komisi III DPRD Kota Tanjungpinang melaksanakan studi referensi pengelolaan SDA ke Kantor BWS Sumatera IV.

Anggota DPRD Kota Tanjungpinang Kunjungan ini Ketua Komisi III DPRD Kota Tanjungpinang, Agus Djurianto, SH. didampingi Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Tanjungpinang, Surya Admaja, ST, serta Bapak Sekretaris Komisi III DPRD Kota Tanjungpinang, H. Ashady Selayar, S.AP. dan Para Anggota Komisi III DPRD Kota Tanjungpinang, dan di disambut langsung oleh kepala BWS Sumatera IV Ir. Tuti Sutarsih, MT beserta jajarannya.

Pertemuan ini selain bertujuan untuk silaturahmi juga membahas permasalahan dan pengelolaan SDA di Kota Tanjungpinang terutama masalah pengendalian banjir di Kota Tanjungpinang dan Pemenuhan air baku Kota Tanjungpinang. Pada tahun 2021 BWS Sumatera IV akan melaksanakan pembangunan Polder Pengendali Banjir Sistem Drainase Pemuda.

Semoga dengan adanya kegiatan ini, terjalin sinergi antara Pemerintah Pusat dan Daerah terjalin dengan baik. (humas/bwssumatera4)

[gallery link="file" columns="2" size="medium" ess_grid_gal="gallery-1" ids="76854,76856,76857,76858"]

22 Januari 2021 Selengkapnya

BBWS Serayu Opak
Penandatanganan Kontrak Desain Rehabilitasi Sungai Bawah Tanah Bribin
Penandatanganan Kontrak Desain Rehabilitasi Sungai Bawah Tanah Bribin

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak pada Jumat (22/1) melaksanakan penandatanganan kontrak pekerjaan konsultasi untuk paket pekerjaan Desain Rehabilitasi Air Baku dan Jaringan Pemanfaatan Sungai Bawah Tanah Bribin. Acara tersebut juga dihadiri oleh Kepala BBWS Serayu Opak Dwi Purwantoro, Kepala Bidang Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur SDA (KPISDA) Zulyana Tandju, serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Perencanaan dan Program Corri Eriza.

Dalam sambutannya, Dwi Purwantoro menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan yang pertama kontraknya ditandatangani untuk Satker BBWS Serayu Opak. Kegiatan rehabilitasi Bribin dilaksanakan berdasarkan permintaan dan inisiatif dari Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X. Menurut Kepala BBWS Serayu Opak, kegiatan rehabilitasi Sungai Bawah Tanah Bribin memiliki kekhususan tersendiri, sehingga perlu dilaksanakan oleh mereka yang memiliki pengetahuan tentang sungai bawah tanah dan kondisi Gunung Kidul. Untuk itu, dirinya berharap agar ke depannya, pekerjaan dapat dilaksanakan dengan baik dan hasilnya memuaskan

Sementara itu, Zulyana Tandju mengatakan kegiatan penandatanganan kontrak dilaksanakan sesuai dengan peraturan berlaku dan diharapkan agar segera dapat dilakukan penarikan uang muka, sehingga mendorong peningkatan progres. Zulyana juga berharap pekerjaan dapat dilaksanakan dengan baik melalui sinergi pihak-pihak yang terlibat. (as/ifn)

22 Januari 2021 Selengkapnya

BWS Sumatera I
Penataan Flodway Sungai Krueng Aceh Selesai 100%, DJKN Aceh Memberikan Apresiasi kepada BWS Sumatera I
Penataan Flodway Sungai Krueng Aceh Selesai 100%, DJKN Aceh Memberikan Apresiasi kepada BWS Sumatera I

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (Kanwil DJKN) Aceh memberikan apresiasi kepada BWS Sumatera I atas penertiban pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah yang terletak di bantaran Kanal Banjir (floodway) Sungai Krueng Aceh di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar seluas ± 300 hektar yang selama ini terindikasi dimanfaatkan oleh pihak lain.

Kanwil DJKN Aceh selaku unit Pengelola Barang menyampaikan terimakasih dan berharap agar kegiatan penataan kanal banjir Sungai Krueng Aceh dapat dijadikan sebagai role model bagi satuan kerja lainnya dalam rangka mewujudkan pengelolaan BMN sesuai prinsip 3T, yaitu tertib administrasi, tertib fisik, dan tertib hukum.

Sekilas Tentang Krueng Aceh

Krueng Aceh memiliki luas Daerah Aliran Sungai (DAS) ± 1.755 Km2 dengan panjang ± 145 Km yang dapat mengalirkan debit banjir sebesar ± 1.300 m3/detik yang melintasi Kabupaten Aceh Besar dan Kota Banda Aceh dan bermuara di Selat Malaka mengalir melalui Kota Banda Aceh. Pembangunan Pengendalian Banjir Kr. Aceh selesai dibangun pada tahun 1993 dengan pola pengendaliannya dibagi dalam dua bagian yaitu, untuk Kr. Aceh existing (L = 43 Km) yang mengalirkan debit (Q) banjir 400 m3/detik dan ke Floodway (L = 9,70 km) dengan debit banjir 900 m3/detik.

Pengendalian Banjir Sungai Kr. Aceh ini tentunya sangat memberikan dampak positif dalam kinerjanya mengendalikan banjir di wilayah Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar. Seiring dengan berjalannya waktu ± 28 tahun sampai saat ini, kinerjanya mulai terancam terhadap keberadaan sifat / fungsinya sebagai penyalur banjir, hal ini ditandai dengan banyaknya aktivitas kegiatan di bantaran bahkan di tanggul kiri dan kanan sungai. Lokasi Kanal Banjir (floodway) Krueng Aceh berada di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, sepanjang ± 9,70 Km dimulai dari Diversion Weir di Desa Bakoi Kec. Ingin Jaya sampai ke Muara Alue Naga.

Lahan untuk pembangunan floodway merupakan tanah berupa Barang Milik Negara yang dibeli dari masyarakat sekitar tahun 1988 melalui pembebasan lahan, lahan tersebut telah bersertifikat atas nama Kementerian Pekerjaan Umum dan tercatat dalam Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (SIMAK – BMN) Balai Wilayah Sungai Sumatera I.

Penataan Kanal Banjir Krueng Aceh

Berdasarkan hasil kajian tahun 2019 yang lalu, eksistensi Kanal Banjir (Floodway) sebagai prasarana Pengendalian Banjir Krueng Aceh mengalami penurunan fungsi terutama pasca Tsunami, selain akibat permasalahan sedimentasi juga akibat pemanfaatan bantaran / sempadan yang dapat mengakibatkan meluapnya air di Kanal Banjir (floodway) dan Krueng Aceh yang akan menggenangi wilayah Aceh Besar dan Kota Banda Aceh, untuk itu sudah sangat mendesak untuk dilakukan penertiban pemanfaatan lahan bantaran, tanggul dan sempadan, yang selanjutnya dilakukan penataan kembali.

Pemanfaatan lahan Kanal Banjir (floodway) Krueng Aceh saat ini oleh masyarakat sangat beragam diantaranya: Peternakan, Pertanian, Perkebunan, Warung kopi / cafe, Rumah makan, Panglong kayu, Bengkel Las, Rumah tempat tinggal, dll.

Kegiatan – kegiatan yang telah berlangsung lama ini sangat beresiko dan mengancam fungsi floodway untuk pengendalian banjir, berupa terjadinya perubahan dimensi tanggul, terhambatnya laju aliran banjir di bantaran, adanya penambahan jumlah bangunan di bantaran dan sempadan yang sangat cepat.

Keberadaan kanal banjir (floodway) Krueng Aceh sebagai prasarana pengendalian banjir kini mulai terancam karena mengalami degradasi fungsi akibat pemanfaatan area bantaran sungai yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Balai Wilayah Sungai Sumatera I Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR pada tahun 2020 ini memulai kegiatan penataan Floodway Kr. Aceh yang dibagi dalam 5 zona. Kegiatan penataan ini kita laksanakan dengan tetap mengedepankan komunikasi yang dibangun dengan baik antara kita semua.

 

Penataan Kawasan Kanal Banjir Krueng Aceh bertujuan mengembalikan fungsi kanal banjir, sehingga melindungi masyarakat dari bencana banjir serta menata pemanfaatannya untuk masyarakat.

Floodway ini dibangun untuk mengendalikan banjir di Kota Banda Aceh dan Kab. Aceh Besar, untuk itu diharapkan masyarakat ikut menjaga, tidak merusaknya, karena manfaatnya bukan untuk satu atau dua orang saja, tetapi sebagian besar warga Kota Banda Aceh dan Kab Aceh Besar yang terbebas dari ancaman banjir. Bukan untuk saat ini saja, tapi bahkan sampai puluhan tahun ke depan.

Pemanfaatan sempadan sungai hanya diperbolehkan secara terbatas untuk:
- Bangunan Prasarana Sumber Daya Air
- Fasilitas Jembatan dan Dermaga
- Jalur Pipa Gas dan Air Minum
- Rentangan kabel listrik dan telekomunikasi
- Bangunan Ketenagalistrikan
- Kegiatan lain sepanjang tidak mengganggu fungsi sungai, misalnya lapangan olahraga, ruang terbuka hijau, tempat bermain (play ground), kegiatan menanam tanaman sayur-mayur dll 

Yang tidak diperbolehkan antara lain:
- menanam tanaman selain jenis rumput / sayur mayur, yaitu berupa tanaman keras.
- mendirikan bangunan; dan
- mengurangi dimensi tanggul

Nantinya setelah dilakukan penertiban pemanfaatan, akan dilakukan penataan kembali pemanfaatan bantarannya antara lain:

ZONA I (Diversion Weir – Jembatan Cot Irie)
Peruntukan Lahan Usaha Tani Masyarakat (Tanaman Padi, Sayuran, Kacang-Kacangan dan Rumput Pakan Ternak Umur 3-4 Bulan)

ZONA II : Jembatan Cot Irie – Desa Mns. Intan
Peruntukan lahan usaha pertanian masyarakat (tanaman padi, sayuran, kacang-kacangan dan rumput pakan ternak umur 3-4 bulan).

ZONA III : Desa Mns. Intan – Jembatan Limpok
- Peruntukan lahan usaha tani masyarakat untuk agro wisata (tanaman padi, sayuran, kacangkacangan dan rumput pakan ternak umur 3-4 bulan).
- Peruntukan lahan penelitian & edukasi pertanian (tanaman padi, sayuran, kacang-kacangan dan rumput pakan ternak umur 3-4 bulan).

ZONA IV : Jembatan Limpok – Jembatan Lamnyong
- Peruntukan lahan fasilitas olahraga air
- Peruntukan lahan parkir
- Peruntukan lahan fasilitas olahraga untuk umum
- Peruntukan lahan playground
- Peruntukan lahan ruang terbuka hijau (rth)

ZONA V : Jembatan Lamnyong – Jembatan Kr. Cut (Kota Banda Aceh)
a. Peruntukan lahan arena olah raga automotif, pacuan kuda, latihan mengemudi dll
b. Peruntukan lahan pertunjukan/hiburan rakyat yang bersifat sementara / sesaat.
c. Peruntukan lahan ruang terbuka hijau

  

Kegiatan Penataan Kanal Banjir Kreng Aceh dilakukan secara terpadu, yang di tindaklanjuti dengan diterbitkannya Surat Keputusan Gubernur Aceh Nomor: 362/1337/2020 tanggal 4 Juli 2020 tentang Pembentukan Tim Terpadu Penataan Kawasan Kanal Banjir Krueng Aceh, dan Surat Keputusan Gubernur Aceh Nomor: 362/1430/2020 tanggal 14 September 2020 tentang Perubahan Atas Keputusan Gubernur Aceh Nomor: 362/1337/2020 tentang Pembentukan Tim Terpadu Penataan Kawasan Kanal Banjir Krueng Aceh.

22 Januari 2021 Selengkapnya

BBWS Bengawan Solo
Uji Model Test Bendung Gerak Karangnongko dan Bendung Klepek
Uji Model Test Bendung Gerak Karangnongko dan Bendung Klepek

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) bekerja sama dengan Laboratorium Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Fakultas Teknik (FT) Universitas Brawijaya (UB) melaksanakan Model Tes Bendung Gerak Karangnongko dan Bendung Klepek, Kamis (21/01/2020). "Penelitian Model Tes dilakukan untuk mengetahui kondisi morfologi sungai dan mengetahui secara pasti aliran hidrolika. Running Bendung Gerak untuk mengetahui pola bukaan pintu yang berhubungan dengan Tinggi Muka Air (TMA)" jelas Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech. Ir. Suwanto Marsudi, MS selaku Kepala Laboraturium Jurusan Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya menyampaikan bahwa hari ini dilakukan Running Bendung Gerak Karangnongko dengan Q2 th dengan debit 1564 m3 per detik, Q20 th dengan debit 2260 m3 per detik, Q50 th debit 3992 m3 per detik, Q100 th dengan debit 4324 m3 per detik dan Q1000 th dengan debit 5584 m3 per detik. Nantinya, Bendung Gerak Karangnongko akan dibangun di Sungai Bengawan Solo tepatnya diperbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Jawa Timur. Sisi Kiri berada di Desa Mendenrejo, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora dan sisi Kanan berada di Desa Ngelo, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro dengan tipe concrete gravity, dengan daerah tangkapan seluas 10,03 Km2 serta berdaya tampung efektif sebesar 59,1 juta m3. Bendung Gerak Karangnongko diharapkan mampu memberikan pasokan Daerah Irigasi (DI) Karangnongko kanan (Kabupaten Bojonegoro) seluas 5.203 Ha dan D.I. Karangnongko kiri (Kabupaten Blora) seluas 1.747 Ha. Kebutuhan air baku Kabupaten Bojonegoro 280 lt/dt, Kabupaten Blora 100 lt/dt, Kabupaten Tuban 275 lt/dt dan Kabupaten Ngawi 500 lt/dt. Hari ini juga dilaksanakan Tes Model Bendung Klepek yang direncanakan akan dibangun di Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dengan model bangunan yang memiliki dua intake yakni intake kiri yang mengairi sawah seluas 2.500 ha dan intake kanan yang mengairi lahan sawah seluas 14.188 ha. Kedua infrastruktur tersebut sangat dinantikan oleh warga masyarakat disekitar. Semoga segala pembangunan yang direncanakan dapat berjalan dengan baik (bbwsbs/sita).

21 Januari 2021 Selengkapnya