© 2019 Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.

Pengarusutamaan Gender (PUG)

Pengarusutamaan Gender Kementerian Pekerjaan Umum


TUJUAN PELAKSANAAN PENGARUSUTAMAAN GENDER (PUG)

Gender adalah perbedaan-perbedaan sifat, peranan, fungsi dan status amtara laki-laki dan perempuan yang bukan berdasarkan pada perbedaan biologis, tetapi berdasarkan sosial budaya yang dipengaruhi oleh struktur masyarakat yang luas. Jadi, gender merupakan konstruksi sosial budaya dan dapat berubah sesuai perkembangan zaman.

Dalam pelaksanaan pengarusutamaan gender Kementerian Pekerjaan Umum memiliki dua tujuan yaitu tujuan umum dan tujuan khsusus.

A. Tujuan Umum

Tujuan dari pelaksanaan PUG-PU adalah memastikan bahwa penyelenggaraan pembangunan infrastruktur bidang PU dan permukiman telah responsive gender, artinya tidak adanya kesenjangan antara laki-laki dan perempuan dalam mengakses dan mendapatkan manfaat dari hasil-hasil pembangunan infrastruktur PU dan permukiman serta dalam meningkatkan partisipasi dan ikut mengontrol proses pembangunan infrastruktur PU dan permukiman.

B. Tujuan Khusus
  • Memastikan bahwa seluruh jajaran Kementerian PU telah memahami konsep, prinsip dan strategi pelaksanaan PUG dalam penyelenggaraan pembangunan infrastruktur PU dan Permukiman.
  • Memastikan bahwa seluruh penyelenggaraan pembangunan infrastruktur PU dan Permukiman responsive gender.
  • Memastikan adanya berkelanjutan, pelestarian dan pengembangan kualitas penyelenggaraan pengarusutamaan gender dalam pembangunan infrastruktur PU dan Permukiman.
SASARAN PELAKSANAAN PENGARUSUTAMAAN GENDER (PUG)
Terintegritasnya perspektif gender ke dalam internal budaya Kementerian PU (di Pusat dan di Daerah) sehingga menghasilkan budaya lembaga yang peka terhadap isu gender, antara lain :
  1. Adanya komitmen dari pimpinan dan staf Kementerian PU untuk melaksanakan PUG dibidang tugasnya.
  2. Pelaksanaan pembinaan SDM yang responsif gender.
  3. Penyediaan prasarana dan sarana gedung Kementerian PU yang responsif gender.

Terintergrasinya perspektif gender ke dalam seluruh proses penyelengaraan pembangunan infrastruktur PU dan Permukiman sehingga menghasilkan infrastruktur PU dan Permukiman yang responsif gender :
  1. Tahap perencanaan dan pemograman
  2. Tahap pelaksanaan
  3. Tahap pemantauan dan evaluasi

Bagikan :

Cetak


Berita Terkait : Lihat Lainnya....


Penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kerjasama Program P3TGAI Tahap II BWS Sulawesi IV Kendari Tahun 2020
Penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kerjasama Program P3TGAI Tahap II BWS Sulawesi IV Kendari Tahun 2020

Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Pada tahun ini diberikan pada 15 Kabupaten kota se Sulawesi Tenggara (Sultra). Dan ada 90 penerima Tahap kedua tahun ini di 9 kabupaten kota, antara lain Kabupaten Konawe, Konawe Utara, Bombana, Buton, Buton Utara, Buton Tengah, Muna, Muna Barat dan Kota Bau-Bau. Ke 90 penerima tersebut telah melakukan Penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kerjasama.
Pada kesempatan ini Kepala Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari Guntar Maha, ST mengatakan pada tahap kedua Program P3-TGAI Tahun 2020, pihaknya telah melakukan Penandatangan Kerjasama dengan pihak P3A yang tersebar di 36 daerah kepulauan dan 54 daerah daratan. Beliau menyampaikan bahwa tahap dua ini telah dimulai pada bulan Juni dan akan berakhir pada bulan September 2020 ” Program P3-TGAI nantinya mampu mengoptimalkan jaringan irigasi eksisting dan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitarnya berupa penambahan penghasilan.
Sementara itu menurut Kepala Seksi Operasi dan Pemeliharaan BWS Sulawesi IV Kendari Annur Ramadhani Asana S.Si.,MT, Pada tahun ini penerima Program P3-TGAI diseluruh Sultra totalnya 235 lokasi, yang pelaksanaannya dibagi dalam 3 tahap. Saat ini masuk tahap kedua, sementara tahap ketiga akan di laksanakan di 4 kabupaten yaitu Kabupaten Kolaka, Kolaka timur, Kolaka utara dan Kabupaten konawe .
“setelah penandatanganan kerjasama dapat segera melengkapi administrasi dan mengajukan penarikan dana sebagai modal kerja" ungkap beliau.
(SISDA-HUMAS KDI)

26 Juni 2020 Selengkapnya

Program P3TGAI Tingkatkan Kualitas Irigasi Pedesaan
Program P3TGAI Tingkatkan Kualitas Irigasi Pedesaan

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mempercepat realisasi Program Padat Karya Tunai (PKT) 2020. Salah satunya adalah Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) yang menjangkau 6.000 lokasi dengan anggaran Rp1,35 triliun yang dilaksanakan oleh Balai Besar/Balai Wilayah Sungai Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air (SDA) di seluruh Indonesia. P3TGAI merupakan pekerjaan pembangunan saluran irigasi tersier yang dikerjakan oleh petani atau penduduk setempat dengan diberikan upah sehingga menambah penghasilan petani atau penduduk desa terutama di antara dua musim tanam dan panen. Dalam rangka mendukung program kedaulatan pangan dan upaya peningkatan kemampuan ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat petani dalam perbaikan, rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi secara partisipatif di wilayah Jawa Tengah, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bidang Operasi dan Pemeliharaan (OP) SDA II turut melaksanakan P3TGAI. Direktur Bina OP Ditjen SDA, Ir. Lilik Retno Cahyadiningsih, M.A., didampingi Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., dalam kunjungan kerja di wilayah Jaten, Selogiri, Wonogiri, Jawa Tengah, Kamis (18/06/2020), menuturkan bahwa bantuan yang diberikan tidak hanya untuk membantu perekonomian masyarakat namun juga meningkatkan kinerja pada sektor irigasi. Dengan percepatan realisasi program PKT ini diharapkan dapat mempertahankan daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global akibat pandemi Covid-19 yang mewabah di Tanah Air. “Harapan saya masyarakat yang menikmati manfaat bantuan secara langsung khususnya Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), turut serta dalam membantu pemerintah untuk melaksanakan kegiatan pengelolaan dan pemeliharaan jaringan irigasi, agar optimal serta meningkatkan produktivitas.” tutup beliau. (BBWSBS/Ferri)

18 Juni 2020 Selengkapnya

Penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kerja Sama P3TGAI Tahap II
Penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kerja Sama P3TGAI Tahap II

Sehubungan akan dilaksanakannya kegiatan P3TGAI Tahap II tahun anggaran 2020, maka dilakukan penandatanganan pakta integritas dan perjanjian kerja sama (kontrak) P3TGAI pada hari Kamis (18/6) bertempat di ruang rapat Hotel Nala Sea Side Bengkulu.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa dari masing-masing lokasi pekerjaan, Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) dan Konsultan Manajemen Balai (KMB).

Penandatanganan kontrak dilakukan antara PPK Operasi dan Pemeliharaan SDA I Syaiful Alamsyah, ST dan masing-masing P3A penerima dana P3TGAI serta disaksikan oleh Plh Kepala BWS Sumatera VII dan Ka Satker Operasi dan Pemeliharaan SDA Sumatera VII.

18 Juni 2020 Selengkapnya