© 2019 Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.

Berita Balai

Serah Terima Pekerjaan P3TGAI Wilayah Manggarai - Manggarai Barat dan Manggarai Timur


Kategori : Berita Balai

  16 November 2020



PPK OP SDA II BWS NT II, Melkior A. Lukas menerima hasil pekerjaan dari kelompok P3A

Foto : PPK OP SDA II BWS NT II, Melkior A. Lukas menerima hasil pekerjaan dari kelompok P3A


Serah Terima Pekerjaan P3TGAI Wilayah Manggarai, Manggarai Barat dan Manggarai Timur

Serah terima pekerjaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) tahap I terhadap 22 Lokasi berlangsung di Aula Paroki Kristus Raja Mbaumuku Ruteng tanggal 3 Nop. 2020. Rangkaian acara dibuka oleh Camat Langke Rembong, Daniel Baru berlangsung sederhana dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19. Hadir pada kesempatan itu PPK SDA II Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II, Melkior A. Lukas, SP, MT, perwakilan Dinas PU Terkait, Kepala Desa terkait, Ketua P3A, Konsultan Manajemen Balai (KMB), Asisten KMB dan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM). Tahapan serah terima yaitu PPK OP SDA II menerima hasil pekerjaan dari kelompok P3A yang mengerjakan saluran tersier dalam bentuk dokumen, selanjutnya PPK OP SDA II menyerahkan kepada kepala desa untuk dimanfaatkan.

Dalam laporannya Pelaksana Teknik, Blasius Turuk mengatakan bahwa 22 lokasi hasil pekerjaan P3TGAI Tahap I meliputi Kabupaten Manggarai sebanyak 8 Lokasi, Manggarai Timur sebanyak 8 lokasi dan Manggarai Barat 6 lokasi. Tiap kelompok mendapat dana sebesar 195 juta rupiah, dengan dana P3TGAI berasal dari dana APBN Murni yang melekat pada DIPA Satker OP SDA NT II BWS NT II. Dijelaskan dari 22 lokasi tersebut, kelompok P3A Dempol di Desa Pong Mojok Kec. Lembor Kab. Mabar berhasil membangun saluran terpanjang yaitu 470 m, selanjutnya Kelompok P3A Wae Cobe Desa Compang Kantar Kec. Ranamese Kab. Matim sepanjang 400 m. Ungkapan rasa syukur serta ucapan terima kasih terucap spontan dari para petani yang mendapatkan saluran irigasi dengan pasangan batu, sebab selama ini yang ada saluran tanah. Kegiatan P3TGAI ini menurut Kades Bangka Jong, Eduadus sangat berguna dan membantu para petani sehingga air dapat mengalir hingga ke petak sawah mereka. Sebelumnya air banyak terbuang saat melewati saluran tanah. "ini bagai sebuah mimpi yang menjadi kenyataan, dan tidak pernah diduga sebelumnya bahwa kami bakal memiliki saluran irigasi permanen’, ungkapnya. Disamping itu kata Eduardus, melalui swakelola dana P3TGAI para petani mendapat penghasilan tambahan dan tidak sedikit. Untuk membangun saluran irigasi tambah panjang, bahkan beberapa kelompok tani merelakan upahnya dipotong.

PPK OP SDA II BWS NT II, Melkior A. Lukas mengapresiasi hasil kerja kelompok P3A yang dalam waktu singkat dapat membangun saluran irigasi dengan baik hingga serah terima dilakukan, yaitu sekitar 2 bulanan. Dikatakan bahwa proses seleksi pemilihan lokasi tidak mudah atau tidak asal tunjuk tetapi melalui survey langsung ke lokasi, selain itu dengan melihat data statistik lokasi tersebut. Diharapkan hasil kerja ini dapat dipelihara dengan baik, dijaga sehingga mencapai umur panjang, bahkan sampai ke anak cucu. <Bai/Costanji


Bagikan :

Cetak