logo
add image
Pembangunan Prasarana Pengendali Banjir Tukad Mati di Kab.Badung dan Kota Denpasar.
Foto: Pembangunan Prasarana Pengendali Banjir Tukad Mati di Kab.Badung dan Kota Denpasar.

Pembangunan Prasarana Pengendali Banjir Tukad Mati di Kab.Badung dan Kota Denpasar.
.
Tukad Mati memiliki daerah aliran sungai (DAS) keseluruhan/ sampai muara seluas 39,43 km2, dengan panjang sungai utama  22,49 km. Secara administratif, DAS Tukad Mati sebagian besar termasuk wilayah Kabupaten Badung dan sebagian kecil di wilayah Kota Denpasar.
Fungsi dan Pemanfaatan Tukad Mati itu sendiri adalah sumber air untuk Irigasi , air baku maupun dan Drainase perkotaan khususnya.
.
Permasalahan yang terjadi di Tukad Mati antara lain :
1.Di beberapa tempat, pemukiman lebih rendah dari tanggul sungai;
2.Sedimentasi cukup tinggi dengan laju sedimentasi 3.5 jt m3/th sehingga mengurangi kapasitas sungai;
3.Alih fungsi lahan di bagian hulu sehingga akan  mengurangi daya resap tanah;
4.Tidak terdapat jalur untuk melakukan pemeliharaan sungai karena telah padat dengan perumahan;
5.Banyak sampah mengakibatkan sungai tercemar.
.
Balai Wilayah Sungai Bali-Penida membangun sarana dan prasarana pengendali banjir Tukad mati untuk mengatasi banjir yang terjadi di Kawasan Basangkasa, Kunti dan sekitarnya, Dewi Sri, Br Temacun, serta Karika Plaza, dan Gunung Payung.
Pekerjaan yang telah selesai pada Tahun 2019 antara lain :
1. Pembangunan tanggul beton dari ruas Bendung Umadui - Jembatan Sunset Road dan pelebaran sungai dari sebelumnya antara 8 – 10 m, menjadi 15 m;
2. Dibangun parapet di daerah seminyak dan legian untuk mencegah overtopping sungai yang sering mengakibatkan banjir di Kawasan dewi sri;
3. Tanggul Beton di Muara Tukad Mati dengan lebar sungai 50m, dan Panjang yang ditangani 1000 m;
4. Dibangun pompa pengendali banjir di pertemuan Tukad Kedampang serta pompa untuk mengatasi banjir di Kawasan kunti, br temacun,basangkasa, dan Kawasan Gunung Payung; dan
5. Dibangun bendung gerak untuk mencegah banjir rob yang mungkin terjadi dari teluk benoa.
.

Top