Direktorat Jenderal Sumber Daya Air

Switch to desktop Register Login

Ambon, Rabu/02 September 2014, BWS Maluku kembali mendapat kunjungan. Kali ini yang berkunjung adalah Dr. Permana Hendrawansyah. ME, Kepala Bagian Kepegawaian dan Ortala Ditjen SDA dan Kepala Bagian Hukum Setjen SDA Kementerian Pekerjaan Umum beserta tim.

Rombongan disambut oleh Kepala Balai Wilayah Sungai Maluku, Muhamat Marasabessy dan kegiatan dihadiri oleh para pejabat struktural dan fungsional serta para pegawai di lingkungan BWS Maluku. Kepala Balai Wilayah Sungai Maluku pada awal kegiatan memaparkan tentang Balai Wilayah Sungai Maluku kepada tim serta kinerja dan pencapaian BWS Maluku dalam usahanya terkait pengelolaan Sumber Daya Air di Maluku.

Pada kesempatan ini Permana menyampaikan pengarahan terkait reformasi birokrasi yang sedang digalakkan dilingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dalam hal ini khususnya dilingkungan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum. Sebelum menyampaikan pengarahan yang di maksud, oleh Permana secara khusus disampaikan apresiasi kepada jajaran pegawai di lingkungan BWS Maluku atas capaian kinerja dalam usaha-usaha pengelolaan SDA di Maluku yang telah dilakukan dengan baik, mulai dari konservasi, kemudian pengendalian daya rusak, pemanfaatan, kemudian data dan informasi relatif sudah dijalankan semuanya. Ia mengingatkan “bahwa kedepan kalau kita membangun itu tidak boleh keluar dari pola”, ujarnya.

 

Disampaikan juga oleh Permana bahwa semua kegiatan itu hanya bisa dilaksanakan oleh sumber daya aparatur yang profesional dan yang paling penting dari profesionalisme sumber daya aparatur itu adalah integritas moral. “Salah satunya yang paling penting adalah bagaimana kita menjaga kekompakan tim, karena tanpa kekompakan tim apapun akan sia-sia”, imbuhnya.

 

Pada akhir acara, Ibu Nilawati Lubis dari Ortala juga mengingatkan bahwa sebagai aparatur negara ada peraturan, undang-undang dan peraturan pemerintah yang harus ditaati, dicermati, dipahami dan harus dilaksanakan dalam setiap menjalankan tugas yang di emban.

SISDA BWS Maluku

Read more... 0

Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air yang melaksanakan Program Percepatan dan Perluasan Pembangunan Infrastruktur Sumber Daya Air (P4-ISDA) Bidang Irigasi ini bertujuan untuk mendukung program Ketahanan Pangan Nasional dan upaya peningkatan kemampuan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat petani dalam perbaikan jaringan irigasi secara partisipatif.

Didalam penyelenggaraan P4-ISDA diperlukan Training of Trainer (ToT) pendampingan Tim Pendamping Masyarakat (TPM) dengan dibantu oleh Konsultan Individual, agar TPM yang merupakan ujung tombak dalam pelaksanaan swakelola dalam kegiatan P4-ISDA dapat melakukan pendampingan pada Kelompok Penerima P4-ISDA (KPP4-ISDA).

ToT dapat memberikan bekal, pengetahuan dan kebijakan penyelenggaraan P4-ISDA dari Tim Pelaksana Balai (TPB) dan Individual Konsultan (IK) kepada TPM, untuk dapat melakukan pendampingan kepada KPP4-ISDA pelaksana swakelola.

ToT Pendampingan TPM yang berlokasi di Kabupaten 50 Kota, Kabupaten Agam, Kota Bukittinggi, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Pesisir Selatan dan Kabupaten Solok dapat menyampaikan permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan tugas Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) kendala-kendala yang dihadapi dalam penyelenggaraan pelaksanaan P4-ISDA serta mencari tindak lanjut dari permasalahan yang dihadapi. Karena beberapa dari TPM Tahun 2014 telah berpengalaman pada kegiatan P4-ISDA-IK Tahun Anggaran 2013.

Hasil kesepakatan pada rapat koordinasi pelaksanaan P4-ISDA dengan Tim Teknis Pusat yang dilakukan pada bulan Juli lalu, yaitu dimana untuk Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) P4-ISDA untuk tahun anggaran 2014 ini lebih diprioritaskan pada TPM yang berpengalaman dan telah menyelesaikan laporan TPM dengan baik.

Acara ToT pendampingan TPM dilaksanakan di Gedung Kantor Balai Wilayah Sungai Sumatera V Jalan Kahtib Sulaiman No.86.A Padang, dibuka oleh Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera V yang diwakili oleh Kasi Operasi dan Pemeliharaan Balai Wilayah Sungai Sumatera V, Iskandar Mukmin pada hari Rabu tanggal 3 September 2014 dan dihadiri oleh seluruh anggota TPM dari masing-masing Kabupaten.

Dengan adanya ToT Pendampingan TPM diharapkan dapat berdiskusi dan memberikan pendapat untuk pencapaian pelaksanaan yang optimal juga partisipatif demi menjaga pengelolaan sistem irigasi yang efektif khususnya pelaksanaan P4-ISDA Bidang Irigasi Tahun 2014.(wawdm)

Read more... 0

Anggota Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) Wilayah Sungai (WS) Serayu Bogowonto dan Progo Opak Serang pada Selasa (27/8) di Yogyakarta secara resmi dikukuhkan oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU) yang diwakili Direktur Bina Penatagunaan Sumber Daya Air (SDA) Direktorat Jenderal (Ditjen) SDA Arie Setiadi Moerwanto.

Dalam sambutannya, Arie menekankan pentingnya No. 7 Tahun 2004 tentang SDA, khususnya pasal 85, bahwa untuk mengkoordinasikan berbagai kepentingan antar sektor, antar wilayah dan antar pemilik kepentingan yang terkait dengan pengelolaan sumber daya air, perlu dikoordinasikan melalui wadah koordinasi pengelolaan sumber daya air pada tingkat wilayah sungai, yaitu TKPSDA Wilayah Sungai.

Menurutnya, pembentukan wadah koordinasi di WS Serayu Bogowonto dan Progo-Opak-Serang diperlukan dengan mempertimbangkan paling tidak 3 hal, yaitu perimbangan antara pasokan air dan kebutuhan di WS; potensi konflik antar pengguna SDA dan pesatnya perkembangan pembangunan di WS.

“Kita patut bersyukur karena setelah melalui proses yang demokratis akhirnya TKPSDA Wilayah Sungai Serayu Bogowonto periode kedua terbentuk berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 357/KPTS/M/2014 tanggal 7 Juli 2014 dan TKPSDA WS Progo-Opak-Serang periode kedua terbentuk berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 358/KPTS/M/2014 tanggal 7 Juli 2014,” paparnya.

Sistem WS Serayu Opak sendiri, lanjut Arie, mencakup 15 Daerah Aliran Sungai (DAS) dan WS Progo Opak Serang mencakup 3 DAS. Potensi sumber daya air yang ada di WS Serayu Bogowonto sebesar 17,2 juta m3 per tahun, namun total kebutuhan air yang diperlukan adalah sebesar 15 juta m3 per tahun. “Sedangkan WS Progo Opak Serang mempunyai ketersediaan air sebesar 3,55 juta m3 per tahun dan kebutuhan 1,75 juta m3 per tahun. Meskipun kebutuhan lebih kecil daripada ketersediaan, namun terjadi defisit air pada musim kemarau (Juli-September) dan melimpah pada musim kemarau, hal ini yang perlu diatur lebi lanjut,” katanya.

Direktur Bina Penatagunaan SDA menjelaskan, baik buruknya pengelolaan sumber daya air dapat terukur melalui empat indikator, yaitu Terjaganya keberadaan daya dukung, daya tampung dan fungsi SDA; Ketersediaan air untuk mendukung berbagai kebutuhan; Kualitas air yang memenuhi persyaratan berbagai jenis penggunaan; serta Keamanan aliran dan daya air agar resiko kerusakan dan kerugian ekonomi masyarakat, kehidupan sosial dan lingkungan hidup dapat ditekan sekecil mungkin.

“TKPSDA WS bukan milik Kementerian PU dan untuk kepentingan PU saja, tetapi untuk kepentingan semua pihak yang terkait terhadap perbaikan kondisi SDA agar senantiasa dapat menunjang dinamika kehidupan dan pembangunan wilayah dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kementerian PU menjadi inisiator pembentukan wadah koordinasi dan sekaligus menjadi fasilitator dalam rangka mengemban pelaksanaan amanat UUD 45 khususnya pasal 33,” ujarnya.

Arie menegaskan, tugas TKPSDA bukan hanya membahas dan merekomendasikan pola pengelolaan sumber daya air saja tetapi masih ada banyak hal yang ditugaskan kepada TKPSDA berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku, dan umumnya bukan hal yang mudah karena didalamnya akan dijumpai berbagai kepentingan yang tidak selalu sejalan.

“Karena itu, wadah koordinasi yang sudah terbentuk ini agar dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh setiap anggota sebagai tempat menyampaikan permasalahan, keluhan dan aspirasi guna dibahas bersama untuk mencapai kesepakatan dan keterpaduan menuju kearah kemanfaatan sumber daya air yang berkelanjutan,” tutupnya.

Read more... 0

Copyright by Pengembangan Sistem, Data dan Informasi SDA. ©2012 All rights reserved.

Top Desktop version