Direktorat Jenderal Sumber Daya Air

Switch to desktop Register Login

Pembangunan Pengendali Banjir di Jakarta Terus Dikebut Featured

Rate this item
(0 votes)

Kejadian banjir yang terjadi di Jakarta pada hari ini terjadi dikarenakan kapasitas semua sistem saluran air, baik sungai dan drainase kota daya tampungnya terlampui.

Selain itu naiknya status siaga 1 di Bendung Katulampa, mengakibatkan Jakarta dilanda banjir yang cukup merata. Hal ini tentu saja mengganggu aktivitas manusia.


Kondisi kejadian banjir pada tahun ini berbeda dengan kondisi pada tahun 2007, hal ini dikarenakan pada tahun 2007 terdapat kurang lebih 78 titik lokasi banjir, sementara itu pada tahun 2013 hanya 50 titik banjir. Pengurangan titik-titik banjir tersebut dilakukan dengan membangun infrastruktur pengendali banjir secara bertahap, sebagaimana diungkapkan oleh Direktur Jenderal Sumber Daya Air, Moh. Hasan dalam wawancara dengan Metro TV (17/01).


“Banjir yang terjadi di Jakarta hari ini dikarenakan over top atau terlampauinya kapasitas saluran air. Kondisi banjir pada tahun ini berbeda dengan tahun 2007.Jika pada tahun 2007 terdapat 78 titik, pada tahun 2013 terpantau 50 titik dari 62 titik banjir yang belum tertangani. Hal ini dikarenakan kami (Ditjen SDA-red) melakukan upaya pembangunan infrastruktur pengendali banjir secara bertahap, mulai pembangunan Banjir Kanal Timur, hingga saat ini dengan terus melakukan upaya Normalisasi PAS (Pesanggrahan, Angke, dan Sunter)” jelas Moh. Hasan


Berdasarkan progam pengendalian banjir di DKI Jakarta, infrastruktur pengendali banjir dilakukan hingga tahun 2018. Namun demikian problematika banjir di Jakarta bukan hanya faktor alam, kompleksitas persoalan sosial turut menyumbang persoalan banjir di DKI Jakarta, seperti sedimentasi, menyempitnya ruang sungai, hingga menumpuknya sampah.


“Penyumbatan, sedimentasi, hingga sampah, mengakibatkan drainase tidak mampu menampung air, sehingga air meluap dan mengganggu aktivitas manusia, dan juga dalam pembangunan infrastruktur pengendali banjir seringkali mengalami hambatan dalam upaya lahannya” tambah Moh. Hasan
Untuk mengantisipasi korban banjir, BNPB dan pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan titik-titik evakuasi, guna menampung para korban Banjir. Upaya tanggap darurat akan terus dilakukan.
(datin SDA)

Last modified on Thursday, 17 January 2013 12:49
Datin SDA

Subdit Data dan Informasi Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum.

Website: sda.pu.go.id

Leave a comment

Pastikan Anda memasukkan informasi (*) diperlukan pada tempat yang ditentukan. Kode HTML dasar diperbolehkan.

Copyright by Pengembangan Sistem, Data dan Informasi SDA. ©2012 All rights reserved.

Top Desktop version