Pengumuman ( 5):

Kategori Berita Balai


Pengamanan Pantai Upaya dalam Pengendalian Daya Rusak Air di Kabupaten Karimun

Batam, 27 Oktober 2017 – Pengendalian daya rusak air, yaitu pengamanan terhadap abrasi pantai, merupakan salah satu aspek pengelolaan sumber daya air di Wilayah Sungai Kepulauan Riau. Kabupaten Karimun, sebagai salah satu wilayah yang termasuk dalam WS Kepulauan Riau, terdiri dari area kepulauan yang memiliki banyak pantai kritis dan sangat rentan terhadap abrasi.

Kegiatan Konsolidasi GP3A Guna Bersama Untuk Peningkatan Kapasitas Kemampuan GP3A D.I Batang Anai

Kegiatan Konsolidasi Gabungan Perkumpulan Petani Pengguna Air (GP3A) Guna Bersama merupakan pertemuan ke 3 dari 11 rangkaian pertemuan GP3A dalam rangka Peningkatan Kemampuan Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (IP3A), GP3A dan Perkumpulan Petani pemakai Air (P3A) D.I Batang Anai dalam Aspek Pengelolaan Air di Jaringan Tersier oleh Pelaksana Kegiatan OP SDA IV Satuan Kerja OP SDA, BWS SUMATERA V pada Rabu, 25 Oktober 2017. Konsolidasi ini bertujuan untuk mencetuskan kesepakatan terkait rencana tata tanam, ketegasan atas kasus sadap liar, serta memaparkan tugas dan fungsi GP3A, yang kemudian dalam jangka panjang mampu menunjang swasembada pangan di wilayah Batang Anai.

Pusat Bendungan lakukan Monitoring Pekerjaan Bendungan Sei Gong

Batam, 26 Oktober 2017 – Dalam rangka monitoring pekerjaan fisik BWS Sumatera IV di Bendungan Sei Gong Pulau Galang, Batam. BWS Sumatera IV bersama tim monitoring dan evaluasi dari Pusat Bendungan Wilayah Barat Ditjen Sumber Daya Air melakukan monitoring progres ke lokasi pekerjaan di lapangan. Peninjauan ini dilakukan oleh Kabalai Wilayah Sungai Sumatera IV, Ismail Widadi bersama Eko Murwanto dkk dari Pusat Bendungan Ditjen SDA didampingi oleh Kepala SNVT PJSA dan PPK Bendungan beserta PT.Wika-Tusenss,KSO sebagai kontraktor pelaksana dan PT. Virama Karya selaku supervisi untuk pembangunan pekerjaan Bendungan Sei Gong dalam Multiyears Contract.

Embung Sedanau Hulu Upaya Konservasi air berkelanjutan di Natuna

Batam, 26 Oktober 2017 – Salah satu program pemerintah adalah membangun infrastruktur di kawasan perbatasan dan kawasan pulau terdepan maka Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera IV (BWS Sumatera IV) melalui PPK Danau Situ dan Embung melaksanakan Pembangunan Embung Sedanau di Kab Natuna pada Tahun anggaran 2017 yang bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) murni, melanjutkan Pembangunan Sebelumnya. Sedanau merupakan pulau kecil yang terdapat di Kabupaten Natuna. Pulau yang merupakan ibukota kecamatan Bunguran Barat ini, perkembangan ekonomi dan penduduknya cukup tinggi. Namun di Pulau Sedanau cukup sulit mendapatkan air bersih sehingga sebagian masyarakat masih menggunakan air tanah dan melakukan pembelian air dengan menggunakan kapal. Maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas tampungan air agar dapat memenuhi kebutuhan air baku di Pulau Sedanau.

Penyediaan Air Bersih di Kawasan Perbatasan Pulau Tiga Kabupaten Natuna Pra Serah Terima Pertama

Batam, 26 Oktober 2017 – Salah satu prioritas program pemerintah adalah pembangunan infrastruktur secara merata di kawasan perbatasan, kawasan pulau terdepan, kawasan tertinggal, dan kawasan pedesaan. Kabupaten Natuna, yang terdiri dari banyak pulau merupakan salah satu pulau terdepan, yang berbatasan langsung dengan Vietnam menjadi prioritas pembangunan oleh pemerintah, salah satunya di bidang penyediaan air. Seperti yang kita ketahui, salah satu masalah terbesar dari pulau-pulau kecil adalah minimnya sumber air.

Perjanjian Kerja Sama Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi

Ranai, 24 Oktober 2017 – telah dilakukan penandatanganan Surat Perjanjian Kerja Sama Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) antara Kelompok Petani Pemakai Air (P3A) yang diwakili oleh Ketua Kelompok P3A dengan Pejabat Pembuat Komitmen Operasi Pemeliharaan SDA II Balai Wilayah Sungai Sumatera IV. Pada kegiatan ini turut hadir pula para Kepala Desa dari masing-masing lokasi kegiatan, Konsultan Manajemen Balai, dan Tim Pendamping Masyarakat yang ditugaskan untuk membantu dan mengawasi Kelompok P3A yang menerima dana swakelola, serta perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Natuna yang dalam hal ini diwakili oleh Bapak Rizal Alamsyah. Jumlah total desa yang menerima dana P3TGAI pada Tahun Anggaran 2017 ini yaitu ada 6 (enam) desa, dimana 5 (lima) desa diantaranya berada di Kabupaten Natuna yaitu Desa Tapau, Desa Air Lengit, Desa Batubi Jaya, Desa Sedarat baru, Desa Gunung Putri dan satu desa lainnya berada di Kabupaten Karimun yaitu Desa Kundur Utara.

Survey penyediaan air baku untuk masyarakat Repang Muaif

Survey penyediaan air baku untuk masyarakat Repang Muaif, Cagar Alam Cenderawasih yang dikunjungi Menteri PUPR. Survey dilakukan atas permintaan masyarakat kepada Bapak Menteri yang langsung memerintahkan untuk segera di survey. Semoga air ini dapat menjawab kebutuhan masyarakat asli Papua dan transmigran yang ada di sekitar lokasi kawasan Cagar Alam Burung Cenderawasih.

Monitoring Mega Proyek Bendungan Sei Gong Batam

Batam, 29 September 2017, Kepala Balai (Kabalai) Wilayah Sungai Sumatera IV Ismail Widadi melaksanakan kunjungan lapangan ke salah satu mega proyek yang dikerjakan oleh BWS Sumatera IV. Bertolak dari kantor BWS Sumatera IV di Sekupang, Kabalai Ismail menempuh perjalanan kurang lebih 70km ke situs pekerjaan bendungan Sei Gong untuk pertama kalinya, dengan di dampingi langsung oleh Kepala Satuan Kerja Pelaksana Jaringan Sumber Daya Air (PJSA) David Partonggo dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bendungan Nul Hanif Sutama.

Kunjungan Kerja Kepala BWS Sumatera IV ke Kota Tanjungpinang

Tanjung Pinang, 28 September 2017, Kepala Balai (Kabalai) Wilayah Sungai Sumatera IV, Ismail Widadi didampingi Kabalai BWS Sumatera IV sebelumnya, Hendra Ahyadi beserta rombongan melakukan Kunjungan Kerja dalam rangka Koordinasi dengan mitra kerja BWS Sumatera IV. Rombongan bertolak dari Pelabuhan Punggur Batam pada pukul 14.00 dan tiba di Kota Tanjung Pinang setelah menempuh perjalanan kurang lebih 1 jam dengan Kapal Ferry.