Berita
Pengukuran Geolistrik 1D di Kabupaten Buru, Provinsi Maluku
Provinsi Maluku - Balai Air Tanah bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku melaksanakan Survei Geolistrik 1D untuk mendukung perencanaan pembangunan Sumur Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di Kabupaten Buru, Provinsi Maluku pada Rabu (22/4) sampai dengan Rabu (29/4). Kegiatan ini menjadi tahap awal dalam memastikan pembangunan sumur JIAT dilakukan berdasarkan pertimbangan kondisi geologi dan potensi air tanah di wilayah tersebut.
Survei dilakukan pada sejumlah titik pengukuran di area yang telah direncanakan. Dengan menggunakan metode geolistrik, tim memperoleh data resistivitas bawah permukaan yang digunakan untuk mengidentifikasi potensi keberadaan akuifer serta mengetahui karakteristik lapisan tanah dan batuan. Data tersebut selanjutnya dianalisis sebagai dasar dalam menentukan kedalaman pengeboran sumur yang tepat, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan teknis.
Melalui kegiatan ini, Balai Air Tanah berupaya menghadirkan perencanaan Sumur JIAT yang optimal dan berkelanjutan. Pembangunan infrastruktur air tanah tersebut diharapkan dapat mendukung ketersediaan air untuk lahan pertanian sekaligus memperkuat upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Survei dilakukan pada sejumlah titik pengukuran di area yang telah direncanakan. Dengan menggunakan metode geolistrik, tim memperoleh data resistivitas bawah permukaan yang digunakan untuk mengidentifikasi potensi keberadaan akuifer serta mengetahui karakteristik lapisan tanah dan batuan. Data tersebut selanjutnya dianalisis sebagai dasar dalam menentukan kedalaman pengeboran sumur yang tepat, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan teknis.
Melalui kegiatan ini, Balai Air Tanah berupaya menghadirkan perencanaan Sumur JIAT yang optimal dan berkelanjutan. Pembangunan infrastruktur air tanah tersebut diharapkan dapat mendukung ketersediaan air untuk lahan pertanian sekaligus memperkuat upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.