Berita
Diskusi dan Koordinasi dengan BWS Papua Merauke terkait dengan Pelaksanaan Survei Geolistrik 1D di Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan
Merauke - Balai Air Tanah melaksanakan koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua Merauke dalam rangka persiapan pelaksanaan survei Geolistrik 1D di wilayah Papua Selatan pada Kamis (16/7). Koordinasi ini dilakukan untuk menyelaraskan rencana kegiatan lapangan, lokasi pengukuran, serta dukungan teknis yang diperlukan dalam perencanaan pembangunan Sumur Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT).
Dalam pertemuan tersebut, Balai Air Tanah dan BWS Papua Merauke membahas kesiapan pelaksanaan survei, termasuk penentuan titik pengukuran, kondisi lokasi, akses menuju area survei, serta koordinasi teknis di lapangan. Pembahasan ini menjadi bagian penting untuk memastikan kegiatan pengukuran Geolistrik 1D di Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan dapat dilaksanakan secara efektif dan menghasilkan data yang sesuai dengan kebutuhan perencanaan sumur JIAT.
Melalui sinergi Balai Air Tanah dan BWS Papua Merauke, kegiatan ini diharapkan dapat mendukung perencanaan infrastruktur air tanah yang berbasis data dan berkelanjutan. Penyediaan sumur JIAT menjadi bagian dari upaya mendukung ketersediaan air irigasi bagi lahan pertanian serta memperkuat ketahanan pangan nasional.
Dalam pertemuan tersebut, Balai Air Tanah dan BWS Papua Merauke membahas kesiapan pelaksanaan survei, termasuk penentuan titik pengukuran, kondisi lokasi, akses menuju area survei, serta koordinasi teknis di lapangan. Pembahasan ini menjadi bagian penting untuk memastikan kegiatan pengukuran Geolistrik 1D di Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan dapat dilaksanakan secara efektif dan menghasilkan data yang sesuai dengan kebutuhan perencanaan sumur JIAT.
Melalui sinergi Balai Air Tanah dan BWS Papua Merauke, kegiatan ini diharapkan dapat mendukung perencanaan infrastruktur air tanah yang berbasis data dan berkelanjutan. Penyediaan sumur JIAT menjadi bagian dari upaya mendukung ketersediaan air irigasi bagi lahan pertanian serta memperkuat ketahanan pangan nasional.