Publikasi

Berita Balai

Dukungan Tanggap Darurat BBWS Cimanuk Cisanggarung dalam Penanganan Banjir di Desa Panguragan Wetan, Kabupaten Cirebon
Balai Berita
21 Dec 2025

Dukungan Tanggap Darurat BBWS Cimanuk Cisanggarung dalam Penanganan Banjir di Desa Panguragan Wetan, Kabupaten Cirebon

Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Cimanuk Cisanggarung, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, melaksanakan langkah tanggap darurat dalam penanganan banjir yang terjadi di Desa Panguragan Wetan, Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon. Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas dan fungsi pemerintah dalam memastikan perlindungan masyarakat serta keberlangsungan fungsi lingkungan dan infrastruktur sumber daya air pada kondisi darurat hidrometeorologi. Secara teknis, BBWS Cimanuk Cisanggarung mengerahkan satu unit mobil pompa air untuk mempercepat proses pengurangan genangan pada kawasan permukiman dan lahan terdampak banjir. Mobil pompa tersebut difungsikan untuk mempercepat aliran air keluar dari area genangan menuju saluran pembuang atau badan air terdekat yang memiliki kapasitas tampung memadai. Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan dampak lanjutan terhadap aktivitas masyarakat dan mencegah kerusakan lingkungan yang lebih luas. Selain penanganan genangan, BBWS Cimanuk Cisanggarung juga mengoperasikan satu unit mobil tangki air bersih guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak. Penyediaan air bersih menjadi prioritas dalam situasi banjir karena terganggunya sumber air rumah tangga. Berdasarkan data kebencanaan yang dirilis oleh instansi pemerintah daerah dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, wilayah Kabupaten Cirebon termasuk daerah rawan banjir musiman akibat curah hujan tinggi dan keterbatasan kapasitas drainase di beberapa kawasan permukiman. Pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada landasan regulasi yang berlaku, antara lain Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air, yang menegaskan peran pemerintah dalam pengelolaan dan perlindungan sumber daya air, termasuk pada kondisi darurat. Selain itu, penanganan banjir dan penyediaan air bersih juga selaras dengan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2011 tentang Sungai serta kebijakan teknis Direktorat Jenderal Sumber Daya Air terkait penanggulangan bencana banjir. Dalam pelaksanaannya, BBWS Cimanuk Cisanggarung menjalin koordinasi aktif dengan pemerintah daerah Kabupaten Cirebon, aparat kecamatan dan desa, serta pihak terkait lainnya. Sinergi lintas sektor ini diperlukan untuk memastikan penanganan banjir berjalan terintegrasi, mulai dari pengurangan genangan, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, hingga pemulihan kondisi lingkungan pascabanjir. Melalui dukungan peralatan, koordinasi kelembagaan, dan pendekatan berbasis data teknis, BBWS Cimanuk Cisanggarung berupaya memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi dampak banjir bagi masyarakat Desa Panguragan Wetan. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya membantu pemulihan jangka pendek, tetapi juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan ketahanan wilayah terhadap risiko banjir di masa mendatang.

Penetapan Garis Sempadan Situ Sarkanjut sebagai Upaya Perlindungan dan Pengendalian Sumber Daya Air
Balai Berita
21 Dec 2025

Penetapan Garis Sempadan Situ Sarkanjut sebagai Upaya Perlindungan dan Pengendalian Sumber Daya Air

Situ Sarkanjut yang terletak di Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Garut, merupakan salah satu aset sumber daya air yang memiliki fungsi penting bagi keseimbangan lingkungan dan pemanfaatan air di wilayah sekitarnya. Dalam rangka menjaga keberlanjutan fungsi tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Cimanuk Cisanggarung telah menetapkan garis sempadan Situ Sarkanjut sebagai bagian dari pengelolaan ruang dan pengamanan aset negara di sektor sumber daya air. Secara teknis, penetapan garis sempadan bertujuan untuk memberikan batas yang jelas antara kawasan lindung situ dan area pemanfaatan di sekitarnya. Garis sempadan ini menjadi acuan dalam pengendalian aktivitas manusia agar tidak mengganggu fungsi hidrologis situ, mencegah degradasi kualitas air, serta menjaga stabilitas tebing dan badan air. Dengan adanya batas yang terdefinisi, pengelolaan situ dapat dilakukan secara lebih tertib dan terarah. Penetapan garis sempadan Situ Sarkanjut telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 3100/KPTS/M/2024. Regulasi ini menjadi dasar hukum yang sah dan mengikat dalam pengamanan kawasan situ, sekaligus sebagai pedoman bagi pemerintah daerah dan masyarakat dalam pemanfaatan ruang di sekitar situ. Keputusan menteri tersebut disusun sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang sumber daya air dan penataan ruang. Manfaat langsung dari penetapan garis sempadan ini meliputi kepastian batas pemanfaatan ruang, pencegahan alih fungsi lahan pada kawasan lindung, serta penguatan upaya konservasi sumber daya air. Selain itu, keberadaan garis sempadan mendukung peningkatan kualitas lingkungan perairan melalui pengendalian aktivitas yang berpotensi menimbulkan pencemaran atau sedimentasi berlebih. Sebelum penetapan diberlakukan, BBWS Cimanuk Cisanggarung telah melaksanakan serangkaian tahapan teknis yang komprehensif. Kegiatan tersebut meliputi pengukuran topografi dan batimetri untuk mengetahui kondisi fisik situ, survei sosial, ekonomi, dan lingkungan guna memahami karakteristik wilayah dan masyarakat sekitar, serta pengambilan sampel air dan sedimen sebagai dasar analisis kualitas lingkungan perairan. Dengan ditetapkannya garis sempadan Situ Sarkanjut, diharapkan pengelolaan situ dapat berjalan lebih terukur dan berkelanjutan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Cimanuk Cisanggarung dalam menjaga fungsi sumber daya air, melindungi aset negara, serta mendukung pemanfaatan ruang yang selaras dengan kelestarian lingkungan dan kebutuhan masyarakat.

Uji Kebocoran Saluran Irigasi di Desa Gandu untuk Menjamin Kesiapan Operasional Jaringan
Balai Berita
14 Dec 2025

Uji Kebocoran Saluran Irigasi di Desa Gandu untuk Menjamin Kesiapan Operasional Jaringan

BBWS Cimanuk Cisanggarung melaksanakan kegiatan uji kebocoran pada saluran irigasi yang berlokasi di Desa Gandu, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka. Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan pengendalian mutu untuk memastikan hasil pekerjaan konstruksi saluran irigasi dapat berfungsi sesuai dengan perencanaan teknis yang telah ditetapkan. Saluran irigasi yang diuji memiliki panjang total 1.964 meter dan berada pada wilayah layanan Kelompok Tani Bugangkiyeup. Infrastruktur ini dirancang untuk mendukung distribusi air irigasi secara merata ke lahan pertanian, sehingga diperlukan pengujian menyeluruh sebelum saluran dioperasikan secara penuh. Tahap awal uji kebocoran dilakukan dengan mengalirkan air ke dalam saluran untuk memantau kestabilan aliran serta mengidentifikasi titik-titik yang berpotensi mengalami kebocoran. Pengamatan dilakukan secara sistematis sepanjang saluran guna memastikan tidak terjadi kehilangan air yang dapat mengurangi efektivitas layanan irigasi. Selain pengamatan pada bagian dalam saluran, inspeksi juga dilakukan pada sisi luar bangunan apabila ditemukan indikasi rembesan. Langkah ini bertujuan untuk memastikan struktur pasangan batu dan lapisan konstruksi bekerja dengan baik serta mampu menahan tekanan air sesuai kapasitas rencana. Kegiatan uji kebocoran ini memberikan manfaat langsung bagi petani karena menjamin saluran irigasi dapat menyalurkan air secara efisien dan berkelanjutan. Saluran yang bebas dari kebocoran mendukung kelancaran pola tanam, menjaga ketersediaan air, dan mendukung peningkatan hasil pertanian di wilayah layanan. Seluruh rangkaian kegiatan disaksikan oleh Direksi BBWS Cimanuk Cisanggarung, perwakilan UPI Daerah Irigasi Kamun, serta pelaksana pekerjaan. Pelaksanaan uji kebocoran ini sejalan dengan ketentuan teknis dan regulasi pengelolaan sumber daya air oleh Kementerian Pekerjaan Umum, guna memastikan infrastruktur irigasi siap dioperasikan secara optimal dan berkelanjutan.

Uji Petik Saluran Irigasi di Desa Heleut untuk Menjamin Kesesuaian Teknis Pekerjaan
Balai Berita
14 Dec 2025

Uji Petik Saluran Irigasi di Desa Heleut untuk Menjamin Kesesuaian Teknis Pekerjaan

BBWS Cimanuk Cisanggarung melaksanakan kegiatan uji petik pada saluran irigasi yang berlokasi di Desa Heleut, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari pengendalian mutu pekerjaan irigasi dalam rangka memastikan kesesuaian pelaksanaan di lapangan dengan ketentuan teknis yang berlaku. Saluran irigasi yang menjadi objek uji petik berada di area layanan Kelompok Tani Dadali dengan panjang output pekerjaan mencapai 1.275 meter. Infrastruktur ini dirancang untuk menunjang distribusi air irigasi secara merata ke lahan pertanian yang berada dalam cakupan wilayah tersebut. Pelaksanaan uji petik dilakukan dengan melakukan pemeriksaan pada sejumlah titik representatif yang dianggap mewakili kondisi keseluruhan saluran. Pemeriksaan meliputi verifikasi dimensi bangunan, mutu pasangan batu, serta ketepatan pelaksanaan pekerjaan terhadap spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Selain sebagai uji petik, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai inspeksi lapangan guna meninjau secara langsung kondisi fisik saluran irigasi. Melalui pengamatan di berbagai titik, BBWS Cimanuk Cisanggarung memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kualitas pekerjaan dan potensi perbaikan yang diperlukan. Keberadaan saluran irigasi yang terbangun sesuai ketentuan teknis memberikan manfaat langsung bagi Kelompok Tani Dadali. Ketersediaan air yang terdistribusi dengan baik mendukung kelancaran pola tanam, meningkatkan efisiensi pengairan, serta menunjang produktivitas pertanian masyarakat setempat. Pelaksanaan uji petik ini merupakan bagian dari implementasi Instruksi Presiden Nomor 02 Tahun 2025 yang menekankan percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas jaringan irigasi. Melalui pengawasan dan pemeriksaan yang sistematis, BBWS Cimanuk Cisanggarung memastikan infrastruktur irigasi siap berfungsi optimal sesuai perencanaan dan mendukung keberlanjutan sektor pertanian.

Uji Petik Saluran Irigasi di Desa Leuwikujang untuk Menjamin Mutu Pekerjaan
Balai Berita
14 Dec 2025

Uji Petik Saluran Irigasi di Desa Leuwikujang untuk Menjamin Mutu Pekerjaan

BBWS Cimanuk Cisanggarung melaksanakan kegiatan uji petik pada saluran irigasi yang berlokasi di Desa Leuwikujang, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengendalian mutu pekerjaan irigasi guna memastikan pembangunan berjalan sesuai ketentuan teknis yang berlaku. Saluran irigasi yang diperiksa berada pada wilayah layanan Kelompok Tani Serang Saluyu, yang termasuk dalam Daerah Irigasi Ciwaringin B.W 2.Kn. Infrastruktur ini dirancang untuk mendukung distribusi air irigasi secara merata dan berkelanjutan ke lahan pertanian masyarakat. Pelaksanaan uji petik difokuskan pada pemeriksaan dimensi saluran serta kesesuaian pelaksanaan pekerjaan dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Pemeriksaan dilakukan pada titik-titik tertentu yang dianggap mewakili kondisi keseluruhan bangunan saluran. Selain verifikasi teknis, kegiatan ini juga berfungsi sebagai inspeksi lapangan untuk menilai kualitas pekerjaan secara langsung. Hasil pengamatan lapangan menjadi dasar dalam memastikan bahwa setiap tahapan pembangunan telah dilaksanakan sesuai perencanaan. Keberadaan saluran irigasi yang dibangun dengan mutu yang terjaga memberikan manfaat nyata bagi Kelompok Tani Serang Saluyu. Layanan pengairan yang optimal mendukung kelancaran aktivitas pertanian, menjaga ketersediaan air, serta meningkatkan efisiensi pengelolaan irigasi. Pelaksanaan uji petik ini sejalan dengan ketentuan pembangunan jaringan irigasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dalam rangka mendukung keberlanjutan sektor pertanian. Dengan pengawasan yang konsisten, BBWS Cimanuk Cisanggarung memastikan infrastruktur irigasi dapat berfungsi sesuai peruntukannya dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Rapat Kerja BBWS Cimanuk Cisanggarung dan ADB Bahas Progres Pelaksanaan FMNJP
Balai Berita
14 Dec 2025

Rapat Kerja BBWS Cimanuk Cisanggarung dan ADB Bahas Progres Pelaksanaan FMNJP

BBWS Cimanuk Cisanggarung melaksanakan rapat kerja bersama Asian Development Bank (ADB) dalam rangka Clearance of ADB Review pada tanggal 4 Desember. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari pengendalian dan evaluasi terhadap pelaksanaan program FMNJP agar berjalan sesuai dengan rencana yang telah disepakati. Rapat dipimpin secara langsung oleh Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung dan dihadiri oleh jajaran pejabat struktural serta teknis yang terkait dengan pelaksanaan program. Perwakilan ADB turut hadir untuk melakukan pembahasan bersama terkait perkembangan kegiatan serta mekanisme penilaian kemajuan program. Agenda utama rapat difokuskan pada pemaparan progres pelaksanaan kegiatan FMNJP, termasuk capaian yang telah direalisasikan hingga periode berjalan. Setiap tahapan pekerjaan disampaikan secara terukur untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi pelaksanaan program. Selain pemaparan progres, pembahasan juga mencakup proses identifikasi permasalahan yang dihadapi di lapangan. Melalui diskusi bersama, dirumuskan strategi penyelesaian serta langkah-langkah optimalisasi yang diperlukan guna mendukung percepatan pelaksanaan kegiatan sesuai target yang ditetapkan. Sebagai bagian dari tindak lanjut rapat kerja, dilaksanakan peninjauan lapangan pada lokasi proyek FMNJP. Kegiatan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi aktual di lapangan serta memastikan kesesuaian antara progres fisik pekerjaan dengan rencana kerja dan jadwal pelaksanaan. Pelaksanaan rapat kerja dan peninjauan lapangan ini mencerminkan komitmen BBWS Cimanuk Cisanggarung dalam menjalankan program kerja sama internasional secara akuntabel. Kegiatan tersebut dilaksanakan sejalan dengan kebijakan Kementerian Pekerjaan Umum dalam pengelolaan sumber daya air, guna memastikan setiap program memberikan manfaat berkelanjutan dan dapat dipertanggungjawabkan.