Publikasi
Berita Balai
PENANGANAN INTRUSI AIR LAUT DENGAN BENDUNG KARET KUMPUL KUISTA DI KECAMATAN KAPETAKAN DI PANTAU KEPALA BBWS CIMANUK CISANGGARUNG
CIREBON – Penanganan intrusi air laut di Sungai Kumpul Kuista merupakan sumber air baku Perumda Air Minum Tirta Jati cabang Kapetakan Kabupaten Cirebon pada (13/10/2020) dengan mengoptimalkan fungsi Bendung Karet Kumpul Kuista, hari ini Kamis (22/10/2020) dipantau langsung dilapangan oleh Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Dr.Ismail Widadi, S.T., M.Sc. “Selain mengatasi instrusi air laut Bendung Karet Kumpul Kuista juga berfungsi untuk penanganan banjir, irigasi dan juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan air atau long storage, dan merupakan salah satu cara yang cukup efektif dan efisien untuk pengelolaan air tawar untuk air baku” kata kepala BBWS. Selanjutnya Kepala BBWS menginstruksikan kepada jajarannya selaku “engineer” harus bekerja dengan konsep berkelanjutan dengan melibatkan para pemanfaat air, diantaranya kelompok tani dan PDAM, keberlanjutan infrastruktur dilakukan dengan pengoperasian dan pemeliharaan secara bersama, manfaat pendekatan partisipatif tersebut, pertama potensi kerusakan dan ketidakmanfaatan bisa segera ditangani dengan cepat melalui monitoring bersama, kedua “PARIS” akan lebih mudah diwujudkan dalam pemeliharaan Infrastruktur SDA yang sudah dibangun oleh BBWS Cimanuk Cisanggarung. (PPID-Cimancis).
KEPALA BBWS CIMANUK CISANGGARUNG INGATKAN “SIAGA 500” DI LOKASI REHABILITASI JARINGAN TAMBAK GUNUNGJATI DAN SURANENGGALA KABUPATEN CIREBON.
CIREBON – Sambil mengunjungi lokasi Rehabilitasi Jaringan Tambak yang meliputi saluran, bangunan. Dan bangunan pelengkap di Kecamatan Suranenggala dan Gunungjati yang permasalahan utamanya adalah salinitas akibat limbah organic yang masuk dari Sungai Winong, hari ini Kamis (22/10/2020) Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Dr.Ismail Widadi, S.T., M.Sc. mengingatkan “Siaga 500” kepada Tim SIGAB BBWS Cimanuk Cisanggarung dan masyarakat sekitar lokasi. “Setelah Jaringan Tambak selesai direhabilitasi diharapkan prasarana tambak berupa sistem jaringan irigasi sebagai penyedia air, serta bangunan pelengkap lainnya bisa diandalkan untuk menyediakan air baik kualitas maupun kuantitasnya sehingga produksi hasil usaha tambak yang diharapkan masyarakat bisa tercapai” kata Kepala BBWS. Rasa terimakasih dan beryukur disampaikan oleh Kuwu Muara Kecamatan Suranenggala Ibu Latipa, kepada BBWS Cimanuk Cisanggarung atas diperbaikinya jaringan tambak yang ada di desanya. Kepada Tim SIGAB dan masyarakat Kepala BBWS menyampaikan “Kabupaten Cirebon adalah sebagai wajah utama BBWS Cimanuk Cisanggarung oleh karena itu, pertama kewaspadaan Tim SIGAB-nya perlu dinaikan satu level lebih tinggi, anggota Piket Bencana tingkatkan jumlahnya satu kali lebih banyak, kedua kepada masyarakat ingatkan “SIAGA 500” peduli, kenali, dan laporkan potensi bencana dalam radius 500 meter dari tempat tinggal bapak dan ibu”. (PPID-Cimancis).
“CAPACITY BUILDING” TINGKAT PETUGAS DIRINTIS BBWS CIMANUK CISANGGARUNG BERSAMA PUSAT PENGEMBANGAN KOMPETENSI SUMBER DAYA AIR DAN PERMUKIMAN.
CIREBON – Pembangunan dan Pemeliharaan Infrastruktur bidang Sumber Daya Air di BBWS Cimanuk Cisanggarung tidak lepas dari peran juru ukur, petugas OP dan Operator alat berat, karena untuk membangun dan memelihara infrastruktur yang baik diperlukan kemampuan pengukuran yang akurat, kemampuan untuk mengoperasikan dan memelihara infrastruktur yang sudah dibangun dan kemampuan dalam mengopersikan alat-alat berat, karena itu peningkatan kompetensi para juru ukur, petugas OP dan Operator alat berat sangat diperlukan, mengingat mereka merupakan ujung tombak yang berperan besar dalam keberhasilan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur SDA. Hari ini Kamis (22/10/2020) bertempat di Kantor BBWS Cimanuk Cisanggarung Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Air Permukaan Ir. H Ruhban Ruzziyanto, M.T. bersama Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Dr. Ismail Widadi, S.T., M.Sc. melakukan kerjasana Pendidikan dan Pelatihan Non-Reguler yang akan mengkonversi 30% Aparatur Sipil Negara atau ASN BBWS Cimanuk Cisanggarung, Golongan I dan Golongan II untuk menjadi Petugas Juru Ukur, Petugas OP dan Operator Alat Berat. “Dari pemetaan pegawai yang dilakukan terdaoat 124 orang ASN dengan Golongan I sampai dengan Golongan II di BBWS Cimanuk Cisanggarung, sehingga target yang akan dikonversi adalah 38 orang ASN” demikian kata Kepala BBWS. (PPID-Cimancis)
ATAS NAMA “CIMANCIS PNS” KEPALA BBWS CIMANUK CISANGGARUNG SALURKAN BANTUAN KEPADA KORBAN BENCANA ALAM KABUPATEN GARUT
CIREBON – Wadah “Cimancis Peduli Nasib Sesama” atau “CPNS” merupakan wadah yang professional, berkelanjutan dan lading amal kebaikan seluruh pegawai dilingkungan BBWS Cimanuk Cisanggarung, hari ini Kamis (22/10/2020) diwakili oleh Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Dr. Ismail Widadi, S.T., M.Sc. menerima bantuan dari mitra kerja BBWS Cimanuk Cisanggarung dan menyalurkan kepada Tim Satuan Tugas SIGAB BBWS Cimanuk Cisanggarung, untuk disampaikan kepada korban bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di Kecamatan Pameungpeuk, Cikelet dan Cibolang Kabupaten Garut. Kepala BBWS menyampaikan “apresiasi yang tinggi kepada Wadah CPNS yang sudah menjalankan salah satu prinsip kerja BBWS yaitu bekerja dengan hati, bersyukur kepada Tuhan YME, berterimakasih kepada Negara dan ber-emphati terhadap sesama, yang sudah menghimpun sumbangan dan bantuan-bantuan kepedulian kepada saudara-saudara kita yang berada di Garut yang baru saja mengalami musibah semoga sumbangan yang akan diberikan bermanfaat bagi yang menerima dan menjadi pahala bagi kita semua , khususnya nagi yang menyumbang, harapannya kiprah Wadah CPNS tidak berhenti pada kegiatan ini” sambung Kepala BBWS. (PPID-CImancis)
DARI WADUK DARMA YANG PENUH SEJARAH, KEPALA BBWS CIMANUK CISANGGARUNG INGINKAN KINERJA DENGAN “WARNA BARU”
KUNINGAN – Waduk Darma yang terletak di sebelah barat daya Kabupaten Kuningan, tepatnya berada di Desa Jagara, Kecamatan Darma, dengan sumber air dari beberapa sungai, diantaranya Sungai Cisanggarung, Cinangka, Cikalapa dan Cireungit hari ini Selasa (20/10/2020) dikunjungi Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Dr. Ismail Widadi, S.T., M.Sc. “Sejarah panjang Waduk Darma dimulai pada tahun 1923 saat Belanda melakukan perencanaan dan penilitan, groundbreaking tahun 1938 kemudian terhenti karena PD II, Pembangunan dilanjutkan tahun 1951 sd tahun 1962 oleh Pemerintah RI sampai dengan selesai, dari Waduk Darma pula salah satu tonggak pembangunan infrastruktur di era kemerdekaan dimulai “ demikian kata Kepala BBWS. Dengan semangat sejarah Waduk Darma pula Kepala BBWS menginginkan warna baru dalam kinerja jajarannya, diantaranya pertama kebanggaan akan Infrastruktur yang dibangun maupun Infrastruktur yang sedang dipelihara dengan Prasasti, Aman, Rapih, Indah dan Sehat atau PARIS, kedua untuk siaga bencana dengan “SIAGA 500” dan ketiga bergerak dengan Sistem Informasi Gerak-Cepat Antisipasi Bencana atau SIGAB untuk mengantisipasi datangnya musim hujan di Wilayah Sungai Cimanuk Cisanggarung. (PPID-Cimancis)
KUNJUNGAN EMBUNG SERBAGUNA WANAYASA, KEPALA BBWS CIMANUK CISANGGARUNG PERINTAHKAN OPTIMALISASI FUNGSI.
CIREBON – Embung Serbaguna Wanayasa yang berlokasi di Desa Wanayasa, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon dibangun pada tahun 2019 dengan konstruksi Pasangan Batu Frame Beton, luas tampungan kurang lebih 24.000 m3, berfungsi sebagai konservasi dan mengairi sekitar 30 Ha areal sawah, hari ini Selasa (20/10/2020) dikunjungi Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Dr. Ismail Widadi, S.T., M.Sc. Dalam kunjungannya Kepala BBWS kembali mengingatkan untuk merealisasikan kebanggan dan tidak menyembunyikan Infrastruktur yang sudah dibangung dengan Prasasti, Aman, Rapih, Indah dan Sehat atau PARIS, terkait Embung Serbaguna Wanayasa yang baru rampung pengerjaannya pada tahun 2019, dan sudah mulai dirasakan manfaat dari keberadaannya oleh masyarakat, untuk optimalisasi fungsi secara keseluruhan terlihat masih perlu sedikit “polesan” untuk mempercantik lingkungan di sekitarnya kata Kepala BBWS, untuk itu diperintahkan agar segera mengusulkan kegiatan tambahan untuk optimalisasi fungsi Embung dan Situ yang sudah dibangun dan kedepannya dalam merencanakan pekerjaan Embung, Situ maupun Infrastruktur SDA yang lain harus sekaligus termasuk penataan kawasannya. (PPID-Cimancis)