Pompa Alkon Bertenaga Surya Diterapkan untuk Dukung Irigasi di Desa Leuweunghapit

Pompa Alkon Bertenaga Surya Diterapkan untuk Dukung Irigasi di Desa Leuweunghapit

02 August 2026 4 views

Kebutuhan air irigasi pada musim kemarau tidak hanya bergantung pada ketersediaan sumber air, tetapi juga kemampuan mengalirkannya hingga ke lahan pertanian. Di Desa Leuweunghapit, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, biaya bahan bakar untuk mengoperasikan pompa menjadi salah satu kendala yang dihadapi petani dalam mempertahankan layanan irigasi.

Merespons kondisi tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Cimanuk Cisanggarung bersama petani setempat merakit Pompa Alkon Centrifugal modifikasi berkapasitas 150–400 liter per menit yang memanfaatkan energi surya sebagai sumber tenaga penggerak. Sistem ini dirancang untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar sekaligus mempertahankan kontinuitas pengoperasian pompa selama kebutuhan air irigasi masih tinggi.

Perakitan dilakukan secara gotong royong dengan memanfaatkan komponen yang disesuaikan terhadap kondisi lapangan. Setelah sistem beroperasi, air dipompa menuju saluran irigasi untuk melayani lahan pertanian yang belum memperoleh pasokan secara gravitasi. Penggunaan tenaga surya juga memungkinkan pompa dioperasikan pada siang hari tanpa bergantung pada pasokan listrik maupun bahan bakar minyak.

Penerapan pompa bertenaga surya menjadi salah satu alternatif penanganan kekeringan pada wilayah yang memerlukan layanan pompanisasi. Selain menekan biaya operasional, pendekatan ini memberikan fleksibilitas dalam mendukung distribusi air ke areal pertanian selama musim kemarau masih berlangsung.

Inovasi tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Majalengka, Eman Suherman, yang menilai langkah cepat BBWS Cimanuk Cisanggarung bersama petani mampu membantu menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian yang terdampak kemarau. Kolaborasi ini memperlihatkan bahwa penerapan teknologi tepat guna dapat menjadi solusi operasional dalam mendukung pelayanan irigasi di lapangan.