Kamis, 29 September 2022

Rapat Koordinasi bersama Bupati serta jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan

Manado, 9 Agustus 2022

Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi I, I Komang Sudana didampingi Kepala Seksi Pelaksanaan Alanos Kawengian & Kepala Seksi OP Viviane Panalewen bersama Kepala Satker OP Iskandar Rahim, PPK OP III Frans Manampiring dan staf BWS Sulawesi I melangsungkan Rapat Koordinasi bersama Bupati serta jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan.

Kepala BWS Sulawesi I menyampaikan hasil kajian Direktorat Bina Teknik dan Balai Air Tanah, Balai Teknik Pantai, Balai Hidrolika dan Geoteknik, terkait penanganan bencana di Amurang, tingkat bencana dibagi menjadi 3 zona yaitu zona bahaya, zona rawan dan zona aman.

– Zona bahaya : daerah berjarak lebih dari 30m dari garis pantai yang tersusun oleh tanah hasil sedimentasi lebih dari 2m, kedalaman muka air tanah kurang dari 2m, dan kualitas air tanah nilai PPM lebih dari 300 PPM. Luas kurang lebih 2.5 Ha dan 100-125 bangunan terdampak.
– Zona rawan : daerah berjarak 30-100m dari garis pantai tersusun oleh tanah hasil sedimentasi dengan tebal 1-2m, kedalaman muka air tanah kurang dari 2m dan kualitas air tanah nilai TDS yang berkisar 150-300 PPM. Luas kurang lebih 5.1 Ha dan 150-200 bangunan terdampak.
– Zona aman : daerah berjarak lebih dari 100m dari garis pantai yang tersusun oleh batuan berjenis tuf kompak dengan keterpadatan air tanah dan potensinya sedikit, dengan kualitas air tanah nilai TDS kurang dari 150 PPM.

Bupati Kabupaten Minahasa Selatan menanggapi dengan baik apa yang disampaikan Kepala BWS Sulawesi I dan menyampaikan akan segera menindaklanjuti hasil ini kepada masyarakat dan para pemimpin daerah. Kemudian beliau berharap pelaksanaan penanganan termasuk juga fasilitas hunian rumah tetap dapat segera dibangun.

Kegiatan ini berjalan secara kondusif serta tetap memperhatikan Protokol Kesehatan Covid-19.

#SigapMembangunNegeri
#MengelolahAirUntukNegeri