Wilayah Kerja

Wilayah Kerja

=> Wilayah Sungai Tondano-Sangihe-Talaud-Miangas

Sesuai dengan Permen Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 04/PRT/M/2015 tentang Kriteria dan Penetapan Wilayah Sungai, Wilayah Sungai Tondano- Sangihe-Talaud-Miangas yang selanjutnya disebut dengan WS Tondano-Sangihe-Talaud- Miangas ditetapkan sebagai WS Strategis Nasional yang pengelolaannya merupakan kewenangan Pemerintah Pusat c.q. Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum. Selanjutnya secara operasional WS ini berada dibawah pengelolaan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi I yang berkedudukan di Manado (Provinsi Sulawesi Utara).
WS Tondano-Sangihe-Talaud-Miangas terdiri atas 89 (delapan puluh sembilan) DAS, dengan luas total 469.467,70 ha.

Secara administratif WS Tondano-Sangihe-Talaud-Miangas berada di sebagian wilayah Provinsi Sulawesi Utara, dengan luas sekitar 16.059 km2. Secara geografis Wilayah Provinsi Sulawesi Utara terletak antara 00˚15’51’ – 05˚34’06’ LU dan antara 123˚07’00’ – 127˚10’30’ BT. Provinsi Sulawesi Utara yang terdiri atas 11 (sebelas) kabupaten dan 4 (empat) kota. Dari 15 (lima belas) kabupaten/kota tersebut, yang masuk kedalam WS Tondano-Sangihe-Talaud-Miangas, adalah 6 (enam) kabupaten dan 3 (tiga) kota yang terbagi dalam 100 (seratus) Kecamatan dan 1.110 (seribu seribu seratus sepuluh) desa.

=> Wilayah Sungai Dumoga-Sangkub

Wilayah Sungai Dumoga-Sangkub yang selanjutnya disingkat WS. Dumoga Sangkub, berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 04/PRT/M/2015 tentang Kriteria dan Penetapan Wilayah Sungai merupakan WS. lintas provinsi yang memiliki luas daratan 8.502,6 km2 terletak pada posisi 0° 15‟ 0” LU – 1° 0‟ 00” LU dan 123° 0‟ 0” – 124° 50‟ 0‟‟ BT terdiri dari lima puluh lima Daerah Aliran Sungai (DAS), dimana DAS utama yaitu : 1) DAS Sangkub (Luas 1.318 km2) dengan Sungai Utama Ongkako Sangkub (± 77,5 km), dan 2) DAS Lombagin (Luas 2.048 km2) dengan sungai utama Ongkag Lombagin (± 130,30 km).