/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo menerima Kunjungan Kerja Komisi D (Pembangunan) DPRD Provinsi Jawa Timur di Ruang Sidang BBWS Bengawan Solo, Selasa (11/12/2018).
Kegiatan ini di hadiri oleh Pimpinan dan anggota Komisi D (pembangunan), Dinas Pekerjaan Umum SDA Provinsi Jawa Timur, Staff Komisi D (Pembangunan), serta Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo.

Kunjungan Kerja Komisi D (Pembangunan) DPRD Provinsi Jawa Timur dimaksudkan dalam rangka konsultasi dan koordinasi terkait dengan persiapan dan kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan Tahun 2018/2019 (banjir dan tanah longsor).

Untuk itu Komisi D (Pembangunan) DPRD Provinsi Jawa Timur mendorong penanganan banjir yang ada di Provinsi Jawa Timur yaitu Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Tuban, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Pacitan.

Nova Dorma Sirait selaku Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan (O&P) SDA Bengawan Solo menjelaskan menurut BMKG rata-rata curah hujan bulan desember sudah tinggi untuk itu BBWS Bengawan Solo punya Pos-pos Hidrologi yang membantu untuk melaporkan data curah hujan dan tinggi muka air dan kami juga sudah membangun sistem menggunakan teknologi sehingga dapat membaca dengan cepat data curah hujan dan tinggi muka air.

“Di Tingkat Pusat Kementerian PUPR ada Satgas Penanggulangan Bencana, Bengawan Solo kami sudah membentuk Satgas Pelaksanaan Penganggulangan Bencana yang sudah aktif. Kami bagi Koordinator Wilayah Jawa Tengah dan Koordinator Wilayah Jawa Timur, khusus Jawa Timur kami bagi dua yaitu Koordinator Lapangan Wilayah Madiun dan Koordinator Lapangan Wilayah Hilir. Kemudian kami bagi lagi Madiun 1 dan 2, serta Hilir 1, 2, dan 3. Satgas Madiun 1 meliputi Madiun, Kota Madiun, Magetan, Ngawi, dan Blora. Madiun 2 meliputi Pacitan dan Ponorogo. Satgas hilir 1 meliputi Bojonegoro, Tuban, dan Rembang. Hilir 2 berada di Lamongan, Hilir 3 di Gresik,” Terang Nova.

Pada kesempatan kali ini juga dibahas mengenai solusi terbaik terkait dengan banjir yang melanda Provinsi Jawa Timur(BBWSBS/charis).