/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo menyelenggarakan Rapat Koordinasi Tim Pelaksana Balai Kegiatan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air (P3-TGAI), Rabu (6/02/2018). P3-TGAI merupakan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja irigasi desa guna kesejahteraan petani, peningkatan ekonomi masyarakat dan berkontribusi untuk ketahanan pangan. Program P3-TGAI juga bertujuan menyediakan air bagi kawasan pertanian melalui pemeliharaan, rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi kecil (luas kurang dari 150 hektar), irigasi tersier dan irigasi desa yang dilakukan dengan cara Pemberdayaan Petani Pemakai Air (P3A) atau gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) atau Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A).

Charisal dalam sambutannya menyampaikan bahwa program P3-TGAI adalah proses yang panjang yang melibatkan banyak orang yang terlibat sehingga diperlukan koordinasi yang baik agar program ini dapat terlaksana dengan baik.

Pertemuan ini diawali dengan penyampaian pelaksanaan dan evaluasi pelaksanaan P3-TGAI di lingkungan BBWS Bengawan Solo pada tahun Anggaran 2018 yang disampaikan oleh Kepala bidang OP SDA Dra. Nova Dorma Sirait, MT.

Dalam paparannya Asep Deden N, ST, M.Si selaku Subdit Fasilitasi dan Jaringan Irigasi Daerah Direktorat Bina OP menyampaikan tentang Kebijakan Pelaksanaan P3-TGAI agar Petani Pemakai Air (P3A), Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) dan Konsultan Manajemen Balai (KMB) selaku tim pelaksana harus teliti baik dilapangan maupun saat membuat laporan.

Ir. Maryanto selaku Subdit Fasilitasi dan Jaringan Irigasi Daerah Direktorat Bina OP menjelaskan tentang pelaksanaan P3-TGAI TA 2019 agar lebih teliti dalam penetapan Daerah Irigasi, melakukan validasi lokasi yang belum dilakukan validasi dan bila belum ada P3A segera disiapkan pembentukan dan yang masih legalitas SK Kepala Desa ditingkatkan menjadi akta notaris (BBWSBS/sita).