/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

Akhir-akhir ini kita dihantui oleh masalah krisis air bersih, banjir saat musim hujan, kekeringan saat musim kemarau dan berbagai permasalahan air yang belum ada solusi. Hal tersebut yang melatarbelakangi Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo melalui bidang Pengelolaan Sumber Daya Air menyelenggarakan Pelatihan Pembuatan Alat Elektrolisa Air di Kelurahan Kampung Sewu, Kecamatan Jebres, Surakarta, Rabu (18/06/2019).

“Dimulai dari sekarang kita bisa membangun budaya baru untuk peduli menampung dan mengelola air hujan di saat musim penghujan sehingga kita dapat punya tabungan air di saat musim kemarau dan berbagai keadaan” Pesan Sri Rahayu dalam sambutannya.

Pelatihan Pembuatan Alat Elektrolisa Air dihadiri oleh Komunitas Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) Kelurahan Kampung Sewu, Paguyuban Sumur Dalam, Ibu-Ibu PPK, Remaja Masjid, Pelajar dan perwakilan warga masyarakan kampong sewu.

Henoch Sadono S.Sos selaku Lurah Kampung Sewu sangat mengapresiasi kegiatan ini, Ia berharap melalui kegiatan ini dapat meningkatkan kepedulian masyarakat Kampung Sewu dalam mengelola air.
Narasumber dalam pelatihan ini adalah Anton Sujarwo dari Komunitas Banyu Bening Yogyakarta. Anton menjelaskan tentang Cara Memanen Air Hujan dan Proses Elektrolisa Air. Dalam pelatihan para peserta diajarkan praktek langsung tentang cara membuat Alat Elektrolisa Air secara berkelompok.

Peserta yang hadir sangat antusias mengikuti pelatihan ini, kata Ibu Retno selaku salah satu peserta Ia menyampaikan kekagumannya bahwa ternyata air hujan banyak sekali manfaatnya.
BBWS Bengawan Solo juga memberikan alat Elektrolisa Air kepada Kelurahan Kampung Sewu yang dapat dimanfaatkan untuk kehidupan sehari-hari (BBWSBS/sita).