/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

Pertemuan Ilmiah Tahunan HATHI (Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia) Ke-36 dengan “Tema Kemajuan Manajemen Sumber Daya Air dalam Tantangan Global” diselenggarakan di Politeknik Negeri Kupang, Jumat-Sabtu ( 22-23/11/2019).

Pertemian Ilmiah Tahunan HATHI ini diikuti 856 peserta yang bertujuan memberikan kesempatan bagi para ilmuwan, praktisi, dan profesional mendapatkan pemahaman yang lebih baik dalam memajukan manajemen sumber daya air, menyediakan forum bagi para ahli untuk bertukar pengetahuan, pemikiran, dan pengalaman dalam mengelola sumber daya air untuk mengatasi tantangan global.

“5 tahun kedepan Kementerian PUPR melalui Ditjen SDA akan terus melakukan peningkatan kapasitas air tampung sebesar 60 meter kubik perkapita, pembangunan 60 bendungan yang terdiri dari 45 bendungan lanjutan dan 15 bendungan baru, 1000 embung, 500.000 Ha daya irigasi, 2,5 juta Ha rehabilitasi jaringan irigasi, 20meterkubik/detik keterediaan air baku, dan 120 km pengendali banjir sungai dan pantai,” Jelas Wakil Menteri PUPR John Wempi Wetipo saat memberikan sambutan sekaligus membuka acara.

Dirjen SDA Hari Suprayogi menyampaikan pertemuan ini sangat penting untuk merumuskan masukan dan pemikiran dari para anggota HATHI untuk mengatasi dan menjawab tantangan kedepan dalam bidang Sumber Daya Air.

“Untuk periode 2020-2024 ada beberapa program yang menjadi target utama Ditjen SDA dalam rangka mewujudkan infrastruktur Sumber Daya Air yang handal untuk mendukung ketahanan air dan kedaulatan pangan di Indonesia, seperti pembangunan 15 bendungan baru,” Imbunhnya.

Hari Suprayogi berpesan agar para anggota HATHI yang masih muda bisa terus semangat dan bekerjasama untuk mewujudkannya, termasuk penerapan berbagai inovasi baru dibidang Sumber Daya Air (BBWSBS/charis).