/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

Selamatkan Kehidupan Masyarakat Bengawan Jero

Kabupaten Lamongan yang terkenal dengan Lumbung Padi Jawa Timur adalah salah satu daerah yang berada di wilayah daerah aliran sungai Bengawan Solo yang selalu meluap airnya saat musim penghujan. Memiliki kawasan yang lebih rendah dari daerah sekitar dan sungai Bengawan Solo, menjadikan daerah ini tergenang banjir setiap musim penghujan. Daerah yang terdampak banjir tersebut dikenal dengan Bengawan Jero atau Bonorowo yang mencakup hampir separuh dari luas Kabupaten Lamongan.

Situasi ini berdampak terhadap kehidupan masyarakat di kawasan Bengawan Jero yang sebagian besar memiliki lahan pertanian di dataran banjir. Situasi ini membuat masyarakat berupaya beradaptasi dengan lingkungannya dengan mengatur jadwal tanam menyesuaikan dengan musim, memelihara ikan, tambak udang, menyewakan perahu dan lain-lain.

Sub Direktorat Perencaan Irigasi Rawa Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR M. Tahid, ST, MPPM didampingi Pelaksana Harian Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Ir. Isgiyanto, ST, MT beserta Pejabat Esselon dan Kesatkeran dan Badan Perencanaan Daerah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Provinsi Jawa timur melaksanakan koordinasi terkait perencanaa pembangunan kawasan Bengawan Jero, Jumat (24/01/2020).

Bengawan Jero dibagi 3 bagian yaitu barat, tengah dan timur. Bagian barat tergolong aman, namun di bagian tengah dan timur yang memiliki struktur tanah mencekung menyebabkan air menggenang dan banjir.

Dengan koordinasi ini diharapkan dapat membuat skala prioritas penanganan kawasan Bengawan Jero sehingga masyarakat dapat menjalankan kehidupannya dengan baik (bbwsbs/sita).

Koordinasi Bersama Komisi D DPRD Kabupaten Magetan

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo menerima kunjungan kerja Komis D DPRD Kabupaten Magetan, di Ruang Sidang Bengawan Solo, Jumat (24/01/2020).

Kunjungan Kerja DPRD Kabupaten Magetan ini dimaksudkan untuk melakukan konsultasi dan koordinasi terkait bencana longsor yang terjadi di Kali Gandong, Pengajuan pembangunan Embung dan pemanfaatan air di Kabupaten Magetan.

Rapat dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Magetan H. Sujatno, SE MM, Ketua Komisi D Suyono, SH, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Magetan Hergunadi, Kepala Pelaksanaan BPBD Kabupaten Magetan Ari Budi S dan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo.

Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.S.i selaku Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan menjelaskan bahwa dalam perizinan pengusahaan dan penggunaan sumber daya air disebutkan bahwa pengelolaan sungai merupakan kekayaan negara dan barang milik negara, sehingga dalam pembangunan yang berkaitan dengan sungai dapat dilakukan oleh setiap instansi dengan mendapatkan rekomendasi dari bbws sebagai pengelola sungai.

H. Sujanto memaparkan bahwa beberapa waktu terakhir Kabupaten Magetan kerap mengalami kekeringan sehingga masyarakat berharap agar dapat dibangun embung untuk memenuhi kebutuhan air bagi masyarakat, berkaitan dengan hal ini Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo telah membangun beberapa Embung seperti Pendem dan lain-lain.

Setelah pertemuan ini diharapkan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo dapat terus berkoordinasi bersama Kabupaten Magetan, agar pemenuhan kebutuhan air di Kabupaten Magetan dapat terlayani dengan baik (bbwsbs/sita).

Semangat Baru Pertugas OP Wilayah Hilir

Awal tahun adalah waktu yang tepat untuk merefleksi pekerjaan beberapa waktu kebelakang untuk menjadi lebih baik, seperti yang dilakukan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo melalui Bidang Operasi dan Pemeliharaan yang melaksanakan Evaluasi Kinerja Petugas OP Wilayah Hilir, Kamis (23/01/2019).

Kegiatan yang diikuti oleh 616 orang petugas OP wilayah Hilir ini diselenggarakan untuk mengevaluasi kinerja petugas OP pada tahun 2019 serta memberikan motivasi dan apresiasi kepada petugas OP yang dilanjutkan dengan penandatangan SPK untuk tahun 2020.

“Kinerja infrastruktur harus dipertahankan fungsinya melalui berbagai sumber daya, salah satunya sumber daya manusia, oleh karena itu untuk mengelola keterbatasan itu diperlukan sumber daya manusia yang berkinerja tinggi, disiplin dan terampil” begitulah pesan Sri Wahyu Kusumastuti, ST,M.Si selaku Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan.

Dalam kegiatan ini dipaparkan materi tentang Kode Etik dan Kode Perilaku Pegawai dan Motivasi yang disampaikan oleh Kepala Sub Bagian Kepegawaian Supriyanta, SE, M.Si dan Hasil Penialain Kinerja Petugas OP disampaikan oleh Kepala Satker Operasi dan Pemeliharaan SDA Surendro Andi Wibowo, ST, MPSDA yang dilanjutkan dengan penyerahan Hadiah bagi Petugas OP wilayah hilir yang memiliki kinerja terbaik selama tahun 2019 kemarin (bbwsbs/sita).

Pelaksanaan Anggaran yang Tepat dan Efisien

Mengawali tahun 2020, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air menyelenggarakan penyusunan Petunjuk Operasional Kegiatan (POK) Akhir 2019 dan POK Awal 2020 dan sosialisasi PMK No 210/PMK/02/2019 Tentang Tata Cara Revisi Anggaran Tahun 2020, Rabu (22/01/2020).

Kegiatan ini diselenggarakan untuk memberikan pemahaman tentang tata cara penyusunan dan penyeragaman format petunjuk operasional kegiatan pada satuan kerja di lingkungan Dirjen Sumber Daya Air yang diikuti oleh 11 satker pusat, 34 balai dan 28 provinsi untuk SKPD.

Dalam sambutannya sekaligus membuka acara ini Ir.Edy Juharsyah,M.Tech selaku Direktur Pengembangan Jaringan Sumber Daya Air berpesan agar dalam menjalankan operasional kegiatan dapat terus lebih baik dari tahun ke tahun.

Dalam paparan disampaikan Peraturan Menteri Keuangan No 210/PMK.02/2019 tentang tata cara revisi anggaran tahun 2020, pelaksanaan revisi anggaran tahun anggaran 2020 kewenangan Direktorat Jenderal Anggaran, evaluasi review APIP untuk revisi anggaran tahun 2019 dan penyusunan petunjuk operasional kegiatan akhir tahun 2019 dan awal tahun 2020 (BBWSBS/sita).

Adil, Tenang, Berkelanjutan Dengan Rekomtek SDA

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo menyelenggarakan Sosialisasi Tata Cara Perizinan Pengusahaan dan Penggunaan Sumber Daya Air, Selasa (21/01/2020).

Sosialisasi Tata Cara Perizinan Pengusahaan dan Penggunaan Sumber Daya Air diselenggarakan dalam rangka mensosialisasikan tata cara perizinan pengusahaan dan penggunaan sumber daya air yang didalamnya terdapat penyusunan rekomendasi teknis dalam hal penggunaan sumber daya air baik sungai, pantai, danau, situ, embung, rawa maupun sumber air lainnya.

Sosialisasi ini dihadiri oleh perwakilan instansi yang terdiri dari Instansi Pemerintah, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) maupun Swasta di wilayah Sungai Bengawan Solo yaitu di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Rekomendasi Teknis adalah persyaratan teknis yang harus dipenuhi dalam pemebrian izin, sehingga merupakan komitmen bersama yang harus dimengerti oleh masyarakat, oleh karena itu semua yang berkepentingan dalam menggunakan air dapat mengelola sumber daya air dengan baik dan benar” Pesan Ir. Charisal A Manu, M.Si selaku Kepala BBWS Bengawan Solo dalam sambutannya sekaligus membuka acara.

Vembri Widyadi Utomo, SE selaku Kepala Sub Bagian Pengelolaan BMN Wilayah I menyampaikan materi tentang Saran Teknis Pemanfaatan Barang Milik Negara sesuai Peraturan Menteri PUPR No 28/PRT/M201 yaitu tentang Pengelolaan BMN, Pemanfaatan BMN, Dasar Hukum Pemanfaatan BMN dan Alur Proses Pemanfaatan BMN.

“Izin adalah instrument pengendali dalam mengelola sungai yang salah satu kuncinya adalah pada verifikasi yaitu memerikasa rekomendasi teknis, kesesuaian antara permohonan izin dan rekomendasi teknis serta kelayakan pemberian izin” Pesan Maman Noprayamin, ST, MT selaku Kasubdit Pemanfaatan Sumber Daya Air mensosialisasikan tentang Peraturan Menteri PUPR No 01/PRT/M/2016 dalam Surat Edaran Direktur Jenderal SDA No 12A/SE/D/2018 yang dilanjutkan dengan diskusi.

Memasuki awal tahun 2020, Kepala Bidang Perencanaan Umum dan Program Dwi Agus Kuncoro, ST, MM, MT menyampaikan Program BBWS Bengawan Solo pada tahun 2020 yang dilanjutkan dengan penyampaian tentang Monitoring dan Evaluasi Izin Pengusahaan dan Penggunaan SDA yang disampaikan oleh Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.Si.

Melalui sosialisasi ini diharapkan segala pengguna sumber daya air di wilayah sungai bengawan solo dapat memahami terkait tata cara perizinan dan pengusahaan dan penggunaan sumber daya air di wilayah Sungai Bengawan Solo (bbwsbs/sita).

Memanfaatkan Teknologi Informasi, BBWS Bengawan Solo Bahas RPJMN 2020-2024 & Perpres No 80 Tahun 2019

Direktorat Pengembangan Jaringan Sumber Daya Air mengadakan rapat bersama beberapa BBWS untuk membahas RPJMN 2020-2024 dan implementasi Perpres 80 Tahun 2019, Jumat (17/01/2020).

Dalam pembahasan RPJMN kali ini memanfaatkan kecanggihan teknologi yaitu menggunakan teknologi Teleconference yang diikuti oleh BBWS Bengawan Solo, BBWS Brantas, BWS Sumatera V, BWS Sumatera IV, BWSNT I, dan BWS Sumatera I.

Tindak lanjut Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2019 tentang Kawasan Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan. Untuk wilayah BBWS Solo dibahas readyness criteria dan kesiapan serta langkah yang akan diambil dalam penyelesaian tugas sesuai dalam perpres tersebut. Pemanfaatan teknologi khususnya dalam bidang komunikasi diperlukan untuk mempercepat proses penyelesaian pekerjaan(BBWSBS/charis).

Sosialisasi Rencana Tahunan Operasi Waduk Cengklik, Jombor dan Ketro

Bertempat di Selasar Waduk Cengkilk, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo melalui Bidang Operasi dan Pemeliharaan menyelenggarakan Sosialisasi Rencana Tahunan Operasi Waduk (RTOW), Jumat (17/01/2019).

“Maksud dan tujuan dari sosialisai ini adalah menyampaikan rencana tahunan operasi waduk Cengklik, Jombor dan Ketro sehingga bisa menghasilkan dokumen yang bisa disepakati bersama sehingga pemenuhan air irigasi dan air baku dapat berjalan dengan lancar” Pesan Sri Wahyu Kusumastuti ST, M.Si dalam sambutannya sekaligus membuka acara hari ini.

Sosialisasi RTOW dihadiri oleh Dinas Pusdataru, Dinas Pertanian, Kapolsek, Denramil, Camat Ngemplak Boyolali, Camat Tahon Sragen, Camat Rowo Jombor Klaten, Kepala Desa, Gabungan Petani Pemakai Air (GP3A) dan Mantri Pengairan.

Dalam menyampaikan paparannya Sri Wahyu Kusumastuti ST, M.Si memperkenalkan masing-masing koordinator Bendungan agar apabila ingin mencari informasi terkait kegiatan Operasi dan Pemeliharaan Waduk dapat berkomunikasi dengan koordinator yaitu Budi Hermawan Koordinator Waduk Cengklik, Efendi Koordinator Bendungan Ketro dan Nandung Setiawan Koordinator di Rowo Jombor.

Penyusunan RTOW terdiri dari pengumpulan data ketersediaan, pengumpulan data kebutuhan air dan simulasi penyusunan RTOW serta prosedur permintaan air waduk.

Apabila ingin mengakses informasi terkait Bendungan seperti mencari data teknis bendungan, Tinggi Muka Air, Data Inflow, Data Outflow dan Data Hujan dapat di akses di https://upb-bengawansolo.id/bendungan.

Melalui Sosialsiasi RTOW ini diharapkan dapat saling bekerjasama dalam menjaga operasi dan pemeliharaan Waduk sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat (bbwsbs/sita)

BBWS Bengawan Solo Mendukung Percepatan Pembangunan

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo melalui Pelaksana Harian Kepala BBWS Bengawan Solo Ir. Isgiyanto, MT didampingi Kepala Bidang Program dan Perencanaan Umum Dwi Agus Kuncoro ST,MM,MT, beserta Pejabat Eselon dan Kesatkeran melakukan kunjungan di Kabupaten Bojonegoro, Rabu (15/01/2019).

BBWS Bengawan Solo bersama Instansi terkait dan komunitas ADEMOS meninjau beberapa lokasi di Kabupaten Bojonegoro yaitu Desa Ndolokgede, Desa Kacangan, Desa Napis, Desa Turi Kecamatan Tambakrejo, Desa Nglambangan-Ngambon Kecamatan Ngambon, Desa Sekar Kecamatan Sekar, Desa Taji Kecamatan Bojonegoro. Survey ini bertujuan untuk melihat potensi dan pemetaan tampungan air di Kabupaten Bojonegoro.

Dalam kawasan ini terdapat Solo Valley Werken yang merupakan Program Pembangunan Pengendalian Banjir dan Pembuatan Jaringan Irigasi peninggalan Pemerintah Hindia Belanda zaman dulu. Dengan rencana desain baru Solo Valley Werken di masa mendatang bermanfaat sebagai longstorage untuk pengendali banjir yang secara berulang terjadi, tampungan air untuk irigasi dan air baku, mengatasi kekeringan, di Kabupaten Bojonegoro, Lamongan dan Gresik. Solo Valley Werken juga dapat diintegrasikan sebagai sarana transportasi darat dengan dibangunnya jalan tol yang akan meminimalisir tumbuhnya hunian liar di sepanjang saluran dan dibangunnya rest area untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang akan meningkatkan perekonomian masyarakat, Pada kanal solo Valley Werken dapat digunakan untuk transportasi air, wisata air dan koneksi ke empat Waduk yaitu Waduk Pacal, Gongseng, Godang dan Prijetan serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi kawasan karena menghubungkan Wilayah Pengembangan Strategis Gerbang Kertasusila dengan kawasan perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah seperti kawasan migas blok Cepu dan Bandara Ngloram(BBWSBS/charis).

Perayaan Natal dan Tahun Baru BBWS Bengawan Solo

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo menggelar Acara Perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 untuk seluruh keluarga besar Kristiani Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo, Balai Sungai dan Perum Jasa Tirta 1 pada Jum’at (10/01/2020) malam di Gedung PJT.Perayaan Natal dibuka dengan Ibadah Natal, Penyalaan Lilin Natal, Lagu Pujian dan Renungan oleh Himpunan Warga Kristen (HWK) BBWS Bengawan Solo.

Turut hadir F.X Hadi Rudyatmo selaku Wali Kota Surakarta dalam Perayaan Natal ini. Penyalaan Lilin Natal, Lagu Pujian, Renungan Natal oleh Romo V Karto Sudarmo, Pr, Doa Sayafaat oleh Pendeta Uri Christian Sakti Labekti, S Th dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas kasih Tuhan pada umatnya. Kebersamaan di dalam BBWS diwujudkan dalam kolaborasi Paduan Suara Himpunan Warga Kristiani Bengawan Solo dengan Karawitan Larasati Paguyuban Ibu-Ibu Bengawan Solo.

Dalam Perayaan Natal ini disajikan penampilan teater dengan tema Apakah Sudah Siap oleh muda mudi himpunan warga kristiani.

Selamat natal dan tahun baru 2020. Damai di bumi damai di hati. Semoga kasih Natal selalu dihati kita semua (bbwsbs/sita).

Penandatanganan Kontrak Paket Pekerjaan di Lingkungan Satker OP

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo melakukan penandatanganan kontrak paket pekerjaan di lingkungan Satker Operasi dan Pemeliharaan yang ditanda tangani oleh PPK OP SDA I Ratih Nilam Sari, ST, MPSDA, Jumat (10/01/2020).

Paket Penyiapan dan Penetapan Ijin Operasi Bendungan Sangiran dan Telaga Pasir oleh PT Wahana Krida Konsulindo dengan nilai kontrak senilai Rp 4,7 M, Paket Penyiapan dan Penetapan Ijin Operasi Bendungan Kedung Brubus dan Kedung Bendo oleh PT Brahma Seta IndonesiaJV dan PT Raya Konsult dengan nilai kontrak senilai Rp 4,7 M serta Paket Penyiapan dan Penetapan Ijin Operasi Bendungan Ngancar dan Kembangan oleh PT Intimulya Multikencana KSO dan PT Trideconts dengan nilai kontrak senilai RP 3,6 M.

Penandatanganan kontrak disaksikan oleh Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Ir. Charisal Akdian Manu, M.Si, Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.Si, Kepala Satker Operasi dan Pemeliharaan SDA Bengawan Solo Surendro Andi Wibowo, ST, MPSDA, Kepala Seksi Perencanaan O&P SDA Ambar Puspitosari, ST, MDM, Kepala Seksi Pengendalian Pelaksanaan Danau dan Bendungan Khoirul Murod, ST, MT dan Kepala Seksi Pelaksanaan O&P SDA Santosa, S.ST, MT.

Charisal berpesan bahwa pekerjaan ini adalah bendungan lama maka diharapkan kepada seluruh peneydia jasa aga dapat berkreasi dengan baik sehingga bendungan dapat berfungsi secara optimail dan pekerjaan selesai tepat waktu (bbwsbs/sita).