/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

Teleconference Arahan Menteri PUPR

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengadakan teleconference kepada semua Balai di Lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Selasa (24/03/2020).

Dalam arahanya Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan Kondisi sekarang ini yaitu mewabahnya Covid-19, saya minta untuk semua kepala Balai saat ini mengutamakan kesehatan, para Kepala Balai bertanggungjawab penuh terhadap kesehatan pegawai dan keluarganya.
“Semua DIPA kita direfocusing dan perlu direalokasi anggaranya,refocus untuk membantu masyarakat untuk menghadapi dan menangani Covid-19, kalau Balai meliputi Kepala Balai, pegawai berserta keluarganya, anggaranya diambil dari DIPA, maksudnya anggaran yang bisa ditunda tahun depan baik fisik maupun software ditunda dulu,” Jelasnya.

Kantor-kantor dilingkungan Kementerian PUPR harus dilakukan penyemprotan disinfektan. Disiplin jaga jarak aman antar individu sesuai kebutuhan, harus pakai masker, sediakan Hand Sanitizer, sering-sering cuci tangan, kita semua tidak tahu siapa yang membawa virus dan siapa yang tertular virus. “Utamakan kesehatan dulu, utamakan kesehatan dulu,” Tekan Basuki.

“Jam masuk Kantor diatur betul biar tidak terjadi kerumunan, agar semua pegawai PUPR sehat semua,” Tutupnya(BBWSBS/charis).

Gotong Royong Bersih Sungai Lamong

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo bersama masyarakat sekitar melakukan gotong royong bersih Sungai Lamong di Jembatan Bengkeloh Lor, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Minggu (08/03/2020).

Kegiatan ini diikuti oleh Petugas Sungai Lamong Gresik OP SDA 4 BBWS Bengawan Solo, Petugas Hidrologi TMA Bengkeloh Lor, Petugas Curah Hujan Balong Panggang, serta Perangkat Desa dan masyarakat Dusun Balong Wangon Desa Bulurejo dan Dusun Boroo Desa Bengkeloh Lor.

Gotong royong ini bertujuan untuk pembersihan Bantaran Sungai dan membersihkan tumpukan sampah serta material yang menghambat aliran Sungai.

Semoga dengan kegiatan gotong royong ini Bantaran Sungai selalu terjaga dan aliran sungai menjadi lebih lancar sebagaimana mestinya(BBWSBS).

Bersih-bersih Bendung Tirtonadi

Bidang Pelaksanaan Jaringan Sumber Air melaksanakan kerja bakti di Bendung Karet Tirtonadi, Jumat (21/02/2020).

Kegiatan bersih-bersih Bendung Tirtonadi diikuti oleh Plh Kepala Balai, Kepala Bidang PJSA, Kepala SNVT PJSA dan seluruh staff Bidang PJSA. Bersih-bersih dimulai dari sisi utara sampai selatan dengan memungut sampah yang ada, memangkas rumput liar, menyiram tanaman dan menata taman dengan ciamik.

Bendung Tirtonadi yang berlokasi di Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta merupakan salah satu pekerjaan dari Proyek Penanganan Banjir Surakarta yang bertujuan untuk mengurangi resiko genangan banjir di Kecamatan Pasar Kliwon dan Jebres seluas ± 230 ha, meningkatkan kapasitas tanggul sungai dari debit kala ulang 10 tahun (Q10) sebesar 1.550 m3/dt menjadi 50 tahun (Q50) sebesar 2.171 m3/dt. Untuk mewujudkan hal tersebut dilakukan pembangunan parapet beton sepanjang 5.400 m, pembangunan revetment sepanjang 2.900 m serta pembangunan rumah pompa beserta pompa banjir.

Apabila teman-teman berkunjung ke tempat ini, mari kita jaga kebersihan yang ada, buang sampah pada tempatnya dan jangan merusak dan melakukan perbuatan asusila. Mari kita jaga infrastruktur kita agar kita merasa nyaman menjalani hidup(BBWSBS/Sita).

Pimpinan TKPSDA WS Bengawan Solo Laksanakan Sidang

Sekretariat Tim Koordinasi Pengelola Sumber Daya Air Wilayah Sungai (TKPSDA WS) Bengawan Solo melaksanakan Sidang Pimpinan TKPSDA WS Bengawan Solo tahun 2020 di Hotel Sala View Surakarta, Selasa (04/02/20).

Sidang pimpinan ini rutin dilakukan dalam rangka mengawali perencaan program kerja TKPSDA selama satu tahun kedepan dan evaluasi kinerja selama satu tahun sebelumnya.  Sidang kali ini dibuka oleh Sri Wahyu Kusumastuti selaku Kepala Sekretariat TKPSDA WS Bengawan Solo.

Dalam pembukaan Sri Wahyu menyampaikan beberapa agenda kegiatan diantaranya, serah terima jabatan Ketua dan Ketua Harian TKPSDA WS Bengawan Solo yang semula Ketua dijabat oleh Kepala BAPPEDA Jateng digantikan oleh Kepala BAPPEDA Jatim dan Ketua Harian yang semua dijabat oleh Kepala Dinas PU SDA Jawa Timur digantikan oleh Kepala Dinas PU SDA Taru Jawa Tengah.

Selain itu ada juga agenda pemaparan laporan hasil Evaluasi Kinerja Anggota TKPSDA WS Bengawan Solo tahun 2019 serta perumusan tugas dan fungsi Pansus Alokasi Air, Panja SIH3 dan Tim Kerja Pembahasan Rancangan Pendayagunaan Pengelolaan Sumber Daya Air pada WS Bengawan Solo (DATINBBWSBS/MAW).

Memanfaatkan Teknologi Informasi, BBWS Bengawan Solo Bahas RPJMN 2020-2024 & Perpres No 80 Tahun 2019

Direktorat Pengembangan Jaringan Sumber Daya Air mengadakan rapat bersama beberapa BBWS untuk membahas RPJMN 2020-2024 dan implementasi Perpres 80 Tahun 2019, Jumat (17/01/2020).

Dalam pembahasan RPJMN kali ini memanfaatkan kecanggihan teknologi yaitu menggunakan teknologi Teleconference yang diikuti oleh BBWS Bengawan Solo, BBWS Brantas, BWS Sumatera V, BWS Sumatera IV, BWSNT I, dan BWS Sumatera I.

Tindak lanjut Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2019 tentang Kawasan Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan. Untuk wilayah BBWS Solo dibahas readyness criteria dan kesiapan serta langkah yang akan diambil dalam penyelesaian tugas sesuai dalam perpres tersebut. Pemanfaatan teknologi khususnya dalam bidang komunikasi diperlukan untuk mempercepat proses penyelesaian pekerjaan(BBWSBS/charis).

BBWS Bengawan Solo Mendukung Percepatan Pembangunan

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo melalui Pelaksana Harian Kepala BBWS Bengawan Solo Ir. Isgiyanto, MT didampingi Kepala Bidang Program dan Perencanaan Umum Dwi Agus Kuncoro ST,MM,MT, beserta Pejabat Eselon dan Kesatkeran melakukan kunjungan di Kabupaten Bojonegoro, Rabu (15/01/2019).

BBWS Bengawan Solo bersama Instansi terkait dan komunitas ADEMOS meninjau beberapa lokasi di Kabupaten Bojonegoro yaitu Desa Ndolokgede, Desa Kacangan, Desa Napis, Desa Turi Kecamatan Tambakrejo, Desa Nglambangan-Ngambon Kecamatan Ngambon, Desa Sekar Kecamatan Sekar, Desa Taji Kecamatan Bojonegoro. Survey ini bertujuan untuk melihat potensi dan pemetaan tampungan air di Kabupaten Bojonegoro.

Dalam kawasan ini terdapat Solo Valley Werken yang merupakan Program Pembangunan Pengendalian Banjir dan Pembuatan Jaringan Irigasi peninggalan Pemerintah Hindia Belanda zaman dulu. Dengan rencana desain baru Solo Valley Werken di masa mendatang bermanfaat sebagai longstorage untuk pengendali banjir yang secara berulang terjadi, tampungan air untuk irigasi dan air baku, mengatasi kekeringan, di Kabupaten Bojonegoro, Lamongan dan Gresik. Solo Valley Werken juga dapat diintegrasikan sebagai sarana transportasi darat dengan dibangunnya jalan tol yang akan meminimalisir tumbuhnya hunian liar di sepanjang saluran dan dibangunnya rest area untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang akan meningkatkan perekonomian masyarakat, Pada kanal solo Valley Werken dapat digunakan untuk transportasi air, wisata air dan koneksi ke empat Waduk yaitu Waduk Pacal, Gongseng, Godang dan Prijetan serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi kawasan karena menghubungkan Wilayah Pengembangan Strategis Gerbang Kertasusila dengan kawasan perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah seperti kawasan migas blok Cepu dan Bandara Ngloram(BBWSBS/charis).

Technical Exchange Meeting Irrigation dan Drainase Technology

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo bersama Japan International Cooperation Agency (JICA) dan Ministry of Agriculture, Forestry and Fisheries Japan melakukan diskusi tentang Teknologi Irigasi dan Drainase, Kamis (28/11/2019).

Kegiatan ini bertujuan untuk saling bertukar informasi tentang Irigasi di Indonesia dan Jepang. Dalam pertemuan ini dilaksanakan penyampaian materi tentang Distribusi Air Irigasi yang Efektif dan Alokasi Penggunaan Air di Irigasi Colo yang meliputi Skema Jaringan Irigasi Colo Timur dan Barat, Data Ketersediaan Air di Bendung Colo, Peran Serta P3A, GP3A dan IP3A dalam kegiatan Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi. yang disampaikan oleh Kepala Seksi Perencanan Operasi dan Pemeliharaan Ambar Puspitosari, ST, MDM.

Director of Planning Research Division and Director LID PR Center, National Federation of LID Mr. Morii menyampaikan tentang Proyek yang ada di Jepang yaitu Proyek Irigasi dan Drainase, Proyek Pengembangan Lahan Pertanian dan Proyek Bencana di Lahan Pertanian.

Deputy Director of Overseases Land Improvement Office, Rural Development Bureau, MAFF Mr. Matsuo menyampaikan Upaya Modernisasi Pertanian dan Irigasi di Jepang yang meliputi Pengelolaan Air dengan Teknologi Informasi, Sistem Pengelolaan Air Terpadu dan Sisten Perizinan Alih Fungsi Lahan Pertanian dan Kondisinya.

“Dalam mengelola irigasi diperlukan banyak aspek diantaranya adalah aspek teknis, ketersediaan lahan, faktor tanaman dan sumber daya manusia, setelahh kita berdiskusi hari ini pada intinya kita harus seimbang antar aspek yang satu dengan yang lain sehingga dapat mengelola irigasi dengan baik” Pesan Ir. Isgiyanto, MT selaku Pelaksana Harian Kepala Balai dalam menutup acara hari ini(BBWSBS/Sita).

BWS Kalimantan II, BWS Sumatera II, dan BWS Bali Penida Kunjungi Solo

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo menerima kunjungan Kerja BWS Kalimantan II, BWS Sumatera II, BWS Bali Penida di Ruang Sidang Bidang Perencanaan Umum dan Program, Selasa (26/11/2019).

Kunjungan ini dimaksudkan dalam rangka peningkatan kinerja personil hidrologi, melakukan observasi, bertukar wawasan dan pengalaman Unit Hidrologi dan kualitas air, serta tentang pelaksanaan Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA). Kunjungan ini disambut oleh Pelaksana Harian Kepala BBWS Bengawan Solo Ir. Isgiyanto, MT, Kepala Bidang Perencanaan Umum dan Program Dwi Agus Kuncoro ST, MT, MM, Kepala Seksi Perencanaan O&P SDA Ambar Puspitosari, ST, MDM, dan PPK Pengelolaan Sumber Daya Air Reski Handarwati Nur Rochmach, ST, MPSDA.

Diskusi kali ini membahas tentang bagaimana sistem kerja di Bidang Hidrologi dan pelaksanaan Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) yang meliputi pemeliharaan alat, manajemen sumber daya manusia serta operasional.

Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air melibatkan banyak pihak, oleh karena itu harus memperhatikan lokasi masing-masing, peraturan pemerintah daerah, kondisi sumber daya manusia, kondisi geografis dan lain-lain.

Tamu dari BWS Kalimantan II, BWS Sumatera II, dan BWS Bali Penida berkesempatan mengunjungi Unit Hidrologi, Sekretariat Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA), dan Stasiun Klimatologi Pabelan(BBWSBS/charis).

Sinergi DPRD Kabupaten Lamongan dan BBWS Bengawan Solo

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lamongan melakukan kunjungan kerja ke Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo yang disambut oleh Pelaksana Harian Kepala BBWS Bengawan Solo Ir. Isgiyanto, MT, Kepala Bidang Perencanaan Umum dan Program Dwi Agus Kuncoro ST, MT, MM, Kepala Bagian Tata Usaha Bambang, SE, ST serta Pejabat Eselon BBws Bengawan Solo di Ruang Sidang Bengawan Solo, Selasa (26/11/2019).

Kunjungan Kerja DPRD Kabupaten Lamongan ini dimaksudkan untuk melakukan konsultasi dan koordinasi terkait pemanfaatan air bengawan solo untuk pertanian serta terkait normalisasi sungai dan rawa untuk menanggulangi banjir di Kabupaten lamongan.

Pelaksana Harian Kepala BBWS Bengawan Solo Ir. Isgiyanto, MT menjelaskan bahwa BBWS Bengawan Solo sudah mempunyai skema pekerjaan untuk Kabupaten Lamongan terkait potensi untuk irigasi dan rawa, sedangkan terkait normalisasi sungai kami punya pekerjaan peningkatan kapasitas floodway 600 meterkubik/detik serta ada rencana pembangunan Bendung Karangnongko untuk mengatur debit air sehingga nantinya diharapkan dapat menanggulangi banjir didaerah hilir.

“Terkait fungsi Bendungan Gondang Lamongan adalah untuk pengairan, jika masyarakat ingin memanfaatkan untuk kegiatan selain pengairan misalkan untuk perikanan maupun wisata harus ada izinnya, sehingga dari perizinan itu akan kita atur mana yang diperbolehkan dan yang tidak diperbolehkan,”Sambungnya.

Kepala Bidang Perencanaan Umum dan Program Dwi Agus Kuncoro ST, MT, MM menjelaskan terkait alokasi air dari pintu Babat Barrage peraturannya sudah ada, sehingga petugas harus mematuhi SOP yang ada, menurut kami solusinya menampung air hujan dengan membuat Penampung Air Hujan (PAH) dan nantinya di Bidang PJPA akan ada program Akuifer Buatan Simpanan Air Hujan (ABSAH).

“Sementara PAH ini belum sampai Kabupaten Lamongan baru bergerak di kabupaten Madiun, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Sragen, Kabupaten Magetan, Kabupaten Klaten, Kabupaten Wonogiri, dan Kabupaten Boyolali,” Imbuhnya (BBWSBS/charis).

Siaga Bencana BBWS Bengawan Solo di Madiun

Bertempat di Kantor Jiwan, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo melakulan pertemuan dengan Bupati Madiun, Senin (25/11/2019).

Pertemuan kali ini dipimpin oleh Ir. Isgiyanto, MT selaku Pelaksana Harian Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo yang didampingi oleh Kepala Bidang OP SDA Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.Sc, Kepala Satker OP Surendro Adi Wibowo ST, M.Sc, PPK OP SDA III Aditya Sidik Waskito ST, M.Sc, dan PPK Sungai Pantai II Agus Edy Widiarto ST, Bupati Madiun Ahmad Dawami Ragil Saputro didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang Kabupaten Madiun Arnowo.

Dalam pertemuan ini Ir. Isgiyanto, MT menjelaskan bahwa memasuki musim penghujan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo sudah melakukan Apel Siaga Bencana 2019-2020 dan telah membentuk Satgas Bencana, siap sedia alat berat di setiap titik dan sumber daya manusia yang juga siap.

Wilayah Madiun merupakan wilayah tengah dari Sungai Bengawan Solo yang kerap menjadi langganan banjir. Data yang ada di BBWS Bengawan Solo selama tahun 2019 sudah terjadi 6 kali Banjir dengan Banjir terparah pada bulan Maret tahun 2019 yang disebabkan oleh meluapnya Kali Jeroan.

Menanggapi hal tersebut Bupati Madiun mengajukan permintaan kepada BBWS Bengawan Solo untuk melakukan antisipasi siaga banjir mengingat saat ini sudah memasuki musim penghujan.
Dalam waktu dekat BBWS Bengawan Solo melalui bidang OP bersama masyarakat akan melakukan tindak darurat antisipasi banjir di musim penghujan(BBWSBS/Sita).