/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

Pentingnya Test IVA

Karyawati dan anggota Dharma Wanita Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS), mengikuti tes IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) di Gedung Pertemuan Jasa Tirta I, Selasa (29/10/2019).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk deteksi dini kanker serviks dan payudara.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini, ibu-ibu semua dapat menjaga kesehatan secara personal, sebab kesehatan adalah investasi masa depan yang harus terus dijaga” Pesan Nelly Manu dalam sambutannya.

Peserta yang hadir sangat antusias mendengarkan penyuluhan tentang pentingnya menjaga kesehatan organ vital bagi perempuan kemudian mengikuti test, diharapkan Iva Tes dapat menjadi agenda tahunan agar kesehatan tentang organ perempuan dapat terus terjaga.

Partisipasi BBWS Bengawan Solo Untuk Daerah Kekeringan

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo ikut berpatisipasi dalam memberikan bantuan untuk daerah kekeringan bersama Pemprov Jateng, BPDASHL Solo, Perhutani, Jamkrida Jateng, BAZNAS, SPHC, CV Bunga Kembang di Pendopo Balai Desa Banyuurip, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Senin (21/10/2019).

Kepala Kecamatan Jenar Widodo, S.Spt, M.Si menjelaskan untuk tahun ini di Desa Banyuurip sudah 8 bulan lebih tidak ada hujan, sehingga terjadi kelangkaan air bersih. “Kami mengupayakan untuk dapat mendatangkan air bersih dan bantuan-bantuan lainnya dari berbagai dinas-dinas terkait,” Jelasnya.

Penyerahan bantuan ini berupa bibit tanaman, listrik, rehab rumah tidak layak huni (RTLH), instalasi pemanen air hujan (IPAH), pemanen air hujan (PAH) dan alat elektrolisa air, droping air bersih, pembuatan sanitasi.

“Desa Banyuurip merupakan desa teringgal di daerah perbatasan, untuk itu saya selaku kepala desa mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan yang diberikan, karena kebutuhan infrastruktur yang dibutuhkan sangat luar biasa,” Ungkap Kepala Desa Banyuurip Suroto(BBWSBS/kharis).

Serah Terima Jabatan di Lingkungan BBWS Bengawan Solo

Bertempat di Ruang Sidang Bengawan Solo diadakan acara Serah Terima Jabatan, Pejabat Pengawas dan Pejabat Perbendaharaan Satuan Kerja di lingkungan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo, Jumat (11/10/2019). Acara ini dihadiri oleh Para Pejabat Esselon dan Kesatkeran sebagai tindak lanjut terbitnya Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Nomor: 917/KPTS/M/2019, serta Surat Keputusan Direktur Jenderal Sumber Daya Air Nomor: 64/KPTS/D/2019.

Adapun pejabat yang berpindah tugas adalah Tri Surya Irawan, ST, MT selaku Kepala Sub Bagian Keuangan dan Umum, Muhamad Rusdiyansyah, ST selaku Kepala Seksi Pelaksanaan Operasi dan Pemeliharaan, Yogi Pandhu Satriyawan, ST, MT selaku PPK Operasi dan Pemeliharaan SDA II.

Sedangkan pejabat baru yang berpromosi adalah Santosa, S.ST, MT menjadi Kepala Seksi Pelaksanaan Operasi dan Pemeliharaan dan PPK Operasi dan Pemeliharaan SDA II, Sihmanto, SE, menjadi Kepala Sub Bagian Keuangan dan Umum Bagian tata Usaha, Anisa Hayu Widwiasih, SE menjadi Kepala Sub Bagian Pengelolaan Barang Milik Negara Bagian Tata Uasaha, Prihatmanti Luhuring Tyas, SE, MM menjadi PPK Ketatalaksanaan, Reski Handarwati Nur Rohmah, ST, MPSDA menjadi PPK PSDA, Dody Andrian, SE menjadi PPK Pengelolaan Aset Bendungan, Ratih Nilam Sari, ST, MPSDA menjadi PPK Operasi dan Pemeliharaan SDA I, Dony Faturochman, ST, MT menjadi Pejabat Penandatanganan Surat Perintah Membayar (PP-SMP).

Acara diawali dengan Penandatanganan Fakta Integritas dan Penandatanganan Berita Acara Sertijab Pejabat Pengawas, Fakta Integritas dan Penandatanganan Berita Acara Sertijab Pejabat Perbendaharaan Satuan Kerja yang dilanjutkan dengan arahan dari Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo. Charisal menyampaikan bahwa acara ini bertujuan untuk merekatkan hubungan silaturahim antara pejabat baru dan pejabat lama serta karyawan BBWS Bengawan Solo.

“Untuk teman-teman yang akan berpindah tugas saya harapanya hal-hal yang baik yang ada di BBWS bengawan solo dapat ditularkan untuk tempat kerja yang baru, dan untuk semuanya dalam bekerja harus ada loyalitas dan dedikasi terhadap pekerjaan serta menciptakan tim kerja yang kompak,” Jelasnya.

Sebagai penutup acara dilanjutkan dengan penyampaian pesan dan kesan dari pejabat yang berpindah tugas serta sepatah dua patah kata dari perwakilan pejabat yang baru, dilanjutkan pemberian ucapan dan selamat serta ditutup dengan doa agar bengawan solo semakin maju(BBWSBS/Charis).

BBWS Bengawan Solo Jalin Kerjasama Dengan UAD Yogyakarta

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo menjalin kerjasama dengan Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta di Ruang Sidang Bengawan Solo, Senin (07/10/2019).

Maksud dan tujuan dari kesepakatan bersama ini adalah untuk mewujudkan kerjasama yang berkesinambungan antara para pihak untuk saling mendukung untuk pengembangan dalam program Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang sejalan dengan tugas dan fungsi BBWS Bengawan Solo.

Ruanglingkup kerjasama ini meliputi pengembangan di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat serta bidang lain dalam rangka pengembangan organisasi.

“Kita UAD memang perlu mengambil kesempatan ini untuk ikut berkontribusi untuk bersama-sama khususnya untuk pembangunan di wilayah Sungai Bengawan Solo, UAD dan BBWS Bengawan Solo sudah lama melakukan kerjasama dengan ini bisa memperluas kerjasama kita” Jelas Dr. H. Kasiyarno, M. Hum selaku Rektor Universitas Ahmad Dahlan.

Ir. Charisal Akdian Manu, M.Si selaku Kepala BBWS Bengawan Solo menjelaskan bahwa wilayah kerja BBWS Bengawan Solo ini kurang lebih ada 21 kota atau kabupaten yang berasa diarea Sungai Bengawan Solo dengan berbagai sungai-sungai kecil dan berbagai dinamisasi terjadi serta kegiatan interaksi dengan masyarakat yang semuanya bermuara pada eksploitasi sungai terkait sampah dan kebutuhan air.

“kami memberikan apresisasi yang tinggi untuk Universitas Ahmad Dahlan dengan semua jalannya yang mempunyai keinginan dari keilmuan yang ada memberikan perhatian besar untuk berkonstribusi dalam pelaksanaan-pelaksanaan infrastruktur yang ada khususnya terkait sumber daya air,” Imbuhnya(BBWSBS/Charis).

Resik Resik Susur Sungai dan Jogo Kali

Dalam upaya memotivasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar sungai serta rangkaian acara Kongres Sampah Tahun 2019 dan Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air (GNKPA) Balai besar Wilayah Sungai Bengawan Solo bekerjasama dengan Pemerintah Kota Surakarta, Forkompimda, Mahasiswa, Pelajar, dan Komunitas Peduli Sungai menyelanggarakan acara Bersih Sungai di Kali Pepe Surakarta dengan tema “Resik-Resik Susur Sungai dan Jogo Kali”, Sabtu (28/09/2019).

“Kegiatan aksi bersih-bersih sungai ini dimaksudkan untuk memotivasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sungai sehingga menumbuhkan budaya memiliki dan memelihara kebersihan sungai dan menyampaikan informasi kepada masyarakat dan stakeholder tentang dampak yang ditimbulkan atas kelalaian manusia karena tidak kepedulian terhadap lingkungan” Pesan Sri Wahyu Kusumastu ST, M.Si selaku Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan BBWS Bengawan Solo yang mewakili Kepala BBWS Bengawan Solo dalam sambutannya.

Kali Pepe yang merupakan sungai di tengah perkotaan yang memiliki panjang 60 km dengan wilayah administrasif meliputi Boyolali, Karanganyar dan Surakarta dari tahun ketahun selalu dihadapkan dengan permasalahan banjir pada musim hujan, pencemaran air karena limbah industri dan rumah tangga dan permasalahan sampah yang memerlukan upaya serius dari kita semua. Oleh karena itu Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo bersama Pemerintah Surakarta, Komunitas Peduli Sungai dan masyarakat harus selalu aktif melakukan trobosan dan aksi nyata untuk menggungah kepedulian masyarakat dan menjaga keasrian sungai.

Bertempat di Taman Parkir Loji Wetan Surakarta para peserta berkumpul untuk melakukan Apel Pagi. Kegiatan Aksi Bersih Sungai dilakukan di sepanjang bantaran Kali Pepe yang dibagi menjadi 6 kelompok besar. Setiap Kelompok bertugas membersihkan sungai sesuai dengan petaknya.

Ditemui disela bersih-bersih sungai Wali Kota Surakarta F.X Hadi Rudyatmo berpesan agar warga solo senantiasa menjaga bantaran Sungai Kali Pepe yang parapetnya sudah di lukis, berpesan kepada kaum hawa agar menjaga kebersihan dengan tidak membuang popok ataupun pembalut ke sungai dan agar moment bersih-bersih tidak hanya agenda tetapi bisa menjadi kebiasaan (DATIN BBWSBS/sita).

Sinergi Antar Pengelola Wilayah Sungai

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kalimantan Timur berkunjung ke Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo, Jumat (2/08/2019).

Kunjungan ini dimaksudkan dalam rangka bertukar pikiran tentang Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air.

“TKPSDA wilayah sungai Karangan terbentuk pada tahun 2017, kami mohon arahan dan pembelajaran untuk TKPSDA kedepannya” Pesan Dr.M .Zuraini Ikhsan Ag ST, MT selaku Kasie Perencanaan Dinas Pekerjaan dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Timur.

Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Sri Wahyu Kusumastuti menjelaskan tentang Tugas, Fungsi dan Kegiatan TKPSDA di wilayah sungai Bengawan Solo yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama Kepala Perencanaan Operasi dan Pemeliharaan Ambar Puspitosari ST, M.DM dan PPK Pengelolaan Sumber Daya Air Ratih Nilam Sari ST, MPSDA.

Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air melibatkan banyak pihak, oleh karena itu harus memperhatikan lokasi masing-masing, peraturan pemerintah daerah, kondisi sumber daya manusia, kondisi geografis dan lain-lain(BBWSBS/Sita).

Senam BBWSBS Sehat Jasmani dan Rohani

Senam pagi di Hari Jumat merupakan kegiatan rutin yang diadakan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo, seusai senam pagi disampaikan arahan Menteri PUPR pada Raker Juli 2019, Jumat (12/07/2019).

Arahan Menteri PUPR disampaikan oleh Kepala BBWS Bengawan Solo Ir. Charisal Akdian Manu, M.Si, dalam arahanya tersebut disampaikan Insan PUPR harus menjaga loyalitas terhadap NKRI, Kita terdiri dari banyak latar belakang, baik pendidikan, golongan, suku, agama, jadi kita perlu resapi maka dengan demikian untuk menjaga persatuan dan kesatuan dalam bentuk fisiknya adalah negara kesatuan republik Indonesia.

Kita harus menjadi pemimpin-pemimpin yang inklusif bukan eksekusif dengan makna bahwa kita harus memahami perbedaan, menghormati etika, dan martabat, bukan mementingkan diri sendiri, apalagi menyuarakan kebencian terhadap perbedaan.

“Insan PUPR harus professional, dengan demikian kita punya tantangan semakin besar dan rumit, pemimpin harus bertanggungjawab terhadap stafnya, kita harus dorong staf untuk berinovasi melakukan terobosan.” Jelasnya mengakhiri acara senam pagi.

Dengan menjaga kesehatan jasmani dan rohani maka kinerja akan meningkat sehingga pelayanan terhadap masyarakat semakin baik. PUPR melayani negeri!!!(BBWSBS).

Cepat Selamat Ala Bengawan Solo

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo mengadakan pengarahan kepada pengemudi di Lingkungan BBWS Bengawan Solo di Ruang Sidang Bengawan Solo, Selasa (25/06/2019).

Dalam kegiatan ini arahan disampaikan oleh Kepala Bagian Tata Usaha Bambang, SE, ST, Kepala Sub Bagian Kepegawaian Supriyanta, SE, M.Si, dan Kepala Sub Bagian Keuangan dan Umum Tri Surya Irawan, ST, MT.

Kepala Bagian Tata Usaha Bambang, SE, ST menjelaskan bahwa bekerja di pegawai pemerintah yang tentunya ada aturan yang berlaku dan khususnya di BBWS Bengawan Solo sendiri diatur oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

“Harapannya teman-teman sangat mengerti peraturan, bagaimana prosedur yang berlaku, bagaimana perilaku kita, jadi lakukanlah sesuatu itu menurut aturan dan prosedur yang ada,” Jelas Bambang.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan pemahaman tugas dan kewajiban pengemudi di Lingkungan BBWS Bengawan Solo(BBWSBS).

Penanganan Luapan Kali Jeroan di Kabupaten Madiun

Kabupaten Madiun dilanda banjir terbesar selama 33 tahun terakir pada Kamis (7/03/19), banjir ini diakibatkan oleh meluapnya Kali Jeroan yang merupakan Anak Kali Madiun yang mengalir ke Sungai Bengawan Solo.

Direktur Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Hari Suprayogi dalam keterangannya mengatakan bahwa banjir yang terjadi saat ini akibat kali Jeroan yang tidak mampu membendung debit air hujan, Kali Jeroan memiliki panjang sejauh 79 kilometer dan sudah didisain dapat menampung debit banjir Q25 tahunan atau setara dengan 1.040 meter kubik perdetik.

Pada tanggal 5,6,7 maret terjadi curah hujan yang tinggi yang disertai petir, puncaknya pada tanggal 6 Maret terjadi hujan kurang lebih selama 3 jam di Hulu DAS Jeroan dengan intensitas sebesar 150 milimeter, “air di Kali Jeroan sudah banyak hampir penuh ditambah dengan (puncak) hujan selama 3 jam sehingga kapasitas yang tadi Q25 dengan (kapasitas) 1.040 (meter kubik perdetik) itu terlewati yang lewat  (menjadi) 1.063 (meter kubik perdetik) sehingga air meleber kekanan kiri,” katanya.

Luapan Kali Jeroan ini juga mengakibatkan longsornya tanggul dibeberapa titik serta putusnya parapet sepanjang 20 meter di Kecamatan Balirejo, Kabupaten Madiun. Luapan ini juga mengakibatkan genangan seluas 253 hektar meliputi 6 desa termasuk ruas Jalan Tol Ngawi – Kertosono di KM +603 – KM +604 sepanjang 400 meter.

Upaya tanggap darurat yang telah dilaksanakan adalah dengan penutupan tanggul-tanggul yang jebol secara darurat dengan menggunakan sandbag. Pada tahun ini juga Kementerian PUPR melalui BBWS Bengawan Solo telah menganggarkan dana sebesar 10 milyar untuk memperbaiki parapet dan tanggung-tanggul yang kritis secara permanen.

”Kebetulan sudah ada kontrak sebesar 10 milyar untuk menangai yang kritis-kritis ini secara permanen terutama yang 20 meter tadi, kemudian dalam jangka menengah ada beberapa yang perlu kita selesaikan, kira-kira ada 15 kilometer parapet yang harus direhabilitasi  karena beberapa parapet ini umurnya sudah 20 tahun, dari perhitungan yang sudah dibuat diperkirakan memerlukan dana sebanyak 170 milyar” ujar pria yang akrab disapa yogi ini.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui BBWS Bengawan Solo bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan BPBD Jawa Timur akan terus melakukan peninjauan lapangan dan penanganan darurat selama seminggu kedepan. Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dan dapat segera konfirmasi pada kami bila ada informasi yang kurang jelas (DATIN BBWSBS/maw,sita).

BBWS Bengawan Solo Sabet beberapa Kategori Lomba Ditjen SDA Tingkat Nasional 2018

Dalam Rangka Hari Bhakti PUPR ke-73 Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR mengumumkan Pemenang Lomba/Pemilihan Operasi dan Pemeliharaan Daerah Irigasi Permukaan Teladan, Operasi dan Pemeliharaan Irigasi Partisipatif Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Petugas Operasi dan Pemeliharaan Irigasi Permukaan dan Irigasi Rawa Teladan, Komunitas Peduli Sungai, Unit Pengelola Bendungan dan Petugas Operasi dan Pemeliharaan Bendungan Teladan Tingkat Nasional 2018, Penjaga Pos Hidrologi Tingkat Nasional Tahun 2018, dan Sekretariat TKPSDA Wilayah Sungai Tahun 2018 di Ruang Serbaguna Gedung SDA Jakarta Selatan, Jumat (07/12/2018).

Dalam acara tersebut BBWS Bengawan Solo memperoleh beberapa Juara beberapa kategori lomba yaitu Juara I Unit Pengelola Bendungan Teladan (Antonius Suryono, Amd, SH, MMT.), Juara I Petugas Operasi dan Pemeliharaan Bendungan dengan Volume di atas 20 Juta m3 (Suparman, Pujiono, Agus Purbo Prasetya), Juara I Petugas Operasi dan Pemeliharaan Bendungan dengan Volume Antara 2-20 Juta m3 (Manige Budidarma, Agung Wirasat, Anis Hidayat), Juara I Petugas Operasi dan Pemeliharaan Bendungan dengan Volume di bawah 2 Juta m3 (Budi Utomo, Rondi Apriyadi, Angga Prasetyo), Juara II Penjaga Pos Curah Hujan (Sundoyo), Juara III TKPSDA Wilayah Sungai Kategori Maju.

Lomba yang diselenggarakan secara rutin setiap tahunnya tersebut bertujuan untuk memberikan inspirasi kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Balai Wilayah Sungai (BWS) diseluruh Indonesia agar mereka semakin semangat dalam melaksanakan pengelolaan sumber daya air lebih baik lagi sehingga bisa mencapai kesepahaman antar sektor, antar wilayah, dan antar pemilik kepentingan, guna mencapai keterpaduan dalam pengelolaan sumber daya air pada wilayah sungai. Serta memberikan apresiasi dan motivasi untuk terus bersama-sama dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk menjaga lingkungan sungai dan sekitarnya(BBWSBS/charis).