/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

Kungker Komisi V DPR RI ke Kabupaten Sragen

Komisi V DPR RI melaksanakan kunjungan kerja spesifik dalam rangka peninjauan infrastruktur di Kabupaten Sragen, Kamis (05/09/2019). Tujuan kunjungan ini adalah mencari aspirasi masyarakat melalui Pemerintah Kabupaten Sragen.

Acara dibuka oleh Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati, beliau menyampaikan selamat datang dan terimakasih kepada Komisi V DPR RI. Selanjutnya beliau juga menyampaikan beberapa kendala yang dihadapi, salah stau kendala yang dihadapi di bidang sumber daya air adalah perihal kekeringan.

Turut hadir Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Charisal A, Manu didampingi oleh para Pejabat Esselon dan Kesatkeran. Kedepannya akan dilakukan rencana penyelesaian masalah yang dihadapi untuk pembangunan di Kabupaten Sragen.

Kabalai Tinjau Kali Dengkeng bersama Bupati Klaten

Setelah sebelumnya menghadiri Festival Batik Klaten, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Ir. Charisal A Manu, M.Si bersama Bupati Klaten Sri Mulyani mengunjungi Kali Dengkeng di Desa Kebon, Dusun Konang, Kecamatan Bayat, Klaten, Senin (26/08/19).

Kegiatan Normalisasi Kali Dengkeng merupakan kegiatan normalisasi berkala. PPK Operasi dan Pemeliharaan SDA II, Yogi Pandhu Satriyawan, ST menyampaikan bahwa normalisasi dilakukan untuk pengembalian arus sungai sepanjang 300 meter dan menggunakan swakelola pemanfaatan alat berat.

Rombongan juga berkesempatan mengecek ruas lain Kali Dengkeng di Desa Cawas, Dusun Sidorejo, Klaten. Charisal berpesan agar pekerjaan dapat segera diselesaikan sebelum musim penghujan tiba (BBWSBS/sita).

Antisipasi Kekeringan Kabupaten Sragen 2019

Pemerintah Kabupaten Sragen bersama Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo, Perum Jasa Tirta 1 dan Balai Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Bengawan Solo menyelenggarakan Forum Group Disscucion (FGD) Antisipasi Kekeringan Kabupaten Sragen Tahun 2019, Rabu (14/08/2019).

Kekeringan adalah suatu keadaan kekurangan pasokan air pada suatu daerah dalam masa yang berkepanjangan. Daerah Sragen sebagai wilayah ujung dari Provins Jawa Tengah yang merupakan Lumbung Padi Jawa Tengah bersiap siaga mengatasi kekeringan pada tahun 2019.

Dalam FGD ini Kepala Bidang Perencanaan Umum dan Program Dwi Agus Kuncoro ST, MT, MM dalam presentasinya menjelaaskan salah satu antisipasi yang bisa dilakukan pada saat kekeringan adalah dengan melakukan panen air hujan.

Untuk mengatasi kekeringan perlu keterlibatan pemberdayaan masyarakat untuk membangun daya saing juga mendorong, memotivasi dan membangkitkan kesadaran untuk mengelola pembangunan desa secara mandiri, berkesinambungan dan bebas dari kemiskinan (BBWSBS/sita).

Peningkatan Kapasitas SDM Untuk Pelaksanaan dan Pengelolaan Irigasi

Dalam rangka meningkatkan kemampuan Petugas OP Irigasi &TPOP dan Petugas OP Bendung Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Untuk Pelaksanaan dan Pengelolaan Irigasi yang diselenggarakan pada tanggal 23-25 Juli 2019 di Surakarta.

“Pengelolaan daerah irigasi dilakukan oleh banyak pihak dari mulai petugas irigasi dilapangan dan teman-teman dikantor sehingga diperlukan komunikasi yang baik diantara keduanya” Pesan Charisal dalam sambutannya.

Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Untuk Pelaksanaan dan Pengelolaan Irigasi ditandai dengan Simbolis Penandatanganan SPK Petugas OP dan Simbolis Penyematan ID Card Petugas OP Irigasi.

Materi yang disampaikan adalah tentang Pengelolaan Daerah Irigasi Kewenangan Pemerintah yang disampaikan oleh Direktorat Bina OP Ir.Mohamad Kotra Nizam SP, Konsep Irigasi Modern yang disampaikan oleh Kepala Bidang Operasi dan Pemliharaan SDA Bengawan Solo Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.Si, Sistem Kerja Petugas OP BBWS Bengawan Solo yang disampaikan oleh Kasubag Kepgawaian Supriyanta, SE, M.Si, Penataan Petugas OP dengan Sistem Coding yang disampaikanoleh Kepala Seksi Perencanaan OP SDA Bengawan Solo Ambar Puspitosari, ST, MDM, Pengenalan Sistem Aplikasi Pembagian Air Irigasi yang disampaikan dan Succes Story Pengguna Sistem Aplikasi Irigasi yang disampaikan oleh Balai Pengelolaan SDA Serayu Citanduy.

Setelah mendapat materi secara general, para peserta dibagi kedalam dua kelas sesuai dengan tugasnya. Yang pertama adalah Kelas untuk Petugas OP Irigasi dan TPOP yang diberikan materi tentang Perhitungan Kebutuhan Air, Bangunan Ukur Fungsional dan Struktural, Pengoperasian Bangunan Ukur (Current Meter) dan Tata Cara Pengisian dan Pembacaan Papan Operasional yang disampaikan oleh Ir. Soessy Sriwidjajanto MT yang dilanjutkan dengan praktek di lapangan di Desa Macanan, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar. Kelas kedua adalah kelas untuk Petugas OP Bendung yang diberikan materi tentang Pengertian Bangunan Irigasi – Bangunan Utama, Tugas Pokok dan Fungsi Petugas Bendung dan Praktek Pengisian Papan Operasional Bendung yang disampaikan olehh Gatot Yullian Kristanto, ST yang dilanjutkan dengan praktek di lapangan di Desa Jejeruk, Kecamatan Candirejo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Setelah menapat materi dan praktek di lapangan dilakukan evaluasi kemampuan petugas OP dalam pengisian blangko OP Irigasi dan evaluasi praktek lapangan (BBWSBS/sita).

Bendung Gerak Karangnongko Dari Sisi Blora

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo bersama Pejabat Esselon melakukan diskusi bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Blora, Senin (03/07/2019).

Diskusi kali ini membahas tentang Rencana Pembangunan Bendung Gerak Karangnongko yang terletak di 15 km hilir pertemuan Sungai Bengawan Solo dengan Sungai Madiun. Bendung Gerak Karangnongko berada di Sebelah kanan Desa Ngelo Kecamatan Margomulyo Kabupaten Bojonegoro dan Sebelah kiri Desa Mendenrejo Kecamatan Kradenan Kabupaten Blora.

Sosialisasi ini dihadiri oleh berbagai instansi seperti kelurahan, kecamatan, kabupaten, dinas pertanian dan masyarakat umum yang nantinya akan memanfaatkan Bendung Gerak Karangnongko.

Dalam diskusi kali ini dibahas tentang pembebasan lahan, sosialisasi dengan masyaraakat, alih fungsi lahan dan lain-lain. Bendung Gerak Karangnongko bermanfaat untuk PDAM Blora 2,15 juta m3 (BBWSBS/sita).

Kejati Jateng Kawal Pembangunan Pintu Air Demangan

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo menerima kunjungan dari Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Tinggi Jawa tengah, Rabu (03/07/2019).
Maksud dan tujuan dari kunjungan ini adalah memberikan penerangan hukum di lingkungan instansi Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo. Terkait materi tentang perencanaan, pelelangan, pelaksanaan pekerjaan, pengawasan pelaksanaan pekerjaan, perizinan, pengadaan barang dan jasa, tertib administrasi dan tertib pengelolaan keuangan.

Rombongan TP4D yang dipimpin oleh Lilik Setiawan S.H, MH berkunjung ke Pembangunan Pintu Air Demangan di Kota Surakarta (Tahap 1) yang berlokasi di Kelurahan Sewu, Kecamatan Jebres dan Keluarahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon.

Andri Rachmanto Wibowo, ST., M.Sc selaku Kepala SNVT PJSA Bengawan Solo menjelaskan bahwa Pintu Air Demangan sangat penting untuk pengendalian banjir Kali Pepe maupun dalam sistem pengendalian banjir Sungai Bengawan Solo di Kota Surakarta, baik dalam pengaturan ketinggian muka air dan penampungan air sementara saat banjir.

Pintu Air Demangan Baru bermanfaat dalam mempertahankan pengamanan terhadap banjir pada areal layanan eksisting seluas 17,01 km di Kota Surakarta dengan mempertahankan total kapasitas pompa minimal 12 m3/detik, menambal areal layanan proteksi terhadap genangan banjir selaus 24 Ha dengan menambah kapasitas pompa menjadi total 15 m3/det termasuk 2,5 m3/det sebagai cadangan dan pemindahan posisi pintu air ke muara Kali Pepe Hilir dapat menambah tampungan air/retensi sebesar 74.000 m3 (BBWSBS/sita).

Kenal Infrastruktur Lewat Jateng Fair 2019

Pergelatan Pesta Rakyat Jawa Tengah atau yang terkenal dengan Jateng Fair kembali digelar di Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Jawa Tengah. Kegiatan ini sebagai promosi pembangunan di berbagai bidang di Jawa Tengah, salah satunya adalah infrastruktur. Pada tanggal 2 sampai 3 Juli 2019 Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo berkesempatan mengisi stand di pameran bidang pemerintah di Aula Merbabu PRPP.

Stand BBWS Bengawan Solo menampilkan produk diseminasi dan inovasi di bidang sumber daya air dalam bentuk cetak seperti majalah Highlight, poster, leaflet dan booklet tentang infrastruktur sumber daya air strategis di Jawa Tengah seperti Bendung Karet Tirtonadi di Solo, Bendungan Gondang di Kabupaten Karanganyar, Embung Giriroto di Kabupaten Boyolali, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Wosusokas dan lain-lain yang juga ditampilkan dalam bentuk audio visual.

Stand Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo juga menyediakan kuisoner pada pengunjung Jateng Fair 2019. Dari kuisoner tersebut diketahui bahwa masyarakat cukup perhatian terhadap infrastruktur sumber daya aitr di Jawa Tengah yang dibuktikan dengan banyak yang memberikan kritik dan saran serta apresiasi atas stand BBWS Bengawan Solo di Jateng Fair 2019.

Melalui pameran ini informasi tentang sumber daya air di Jawa Tengah dapat tersampaikan kepada masyarakat luas. Masyarakat tidak hanya menjadi tau tentang berbagai infrastruktur sumber daya air yang ada namun juga menjadi memiliki rasa memiliki untuk merawat bersama-sama.

Mengolah Air Siap Pakai

Pemenuhan kebutuhan air yang memadai bagi masyarakat semakin hari semakin jauh dari jangkauan. Untuk menghadapi ketidakseimbangan antara ketersediaan air yang cenderung menurun dan kebutuhan air yang cenderung meningkat sejalan dengan perkembangan jumlah penduduk dan peningkatan aktifitas ekonomi masyarakat, maka diperlukan suatu usaha pengembangan sumber daya air yang berkelanjutan yang lebih efektif, salah satunya adalah dengan pelatihan pemberdayaan masyarakat di bidang sumber daya air. Seperti yang dilakukan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo yang melakukan Pelatihan Pembuatan Alat Elektrolisa Air di Desa Bendan, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Rabu (19/06/2019).

“Kita jangan menjadi masyarakat yang bergantung kepada alam tetapi harus menjaga alam dengan baik, seperti saat hujan kita bisa memanfaatkan air hujan dengan baik untuk kebutuhan air sehari-hari” Pesan Bambang S.E, ST dalam sambutannya.

Pelatihan Pembuatan Alat Elektrolisa Air dihadiri oleh Komunitas Peduli Sungai Adhidawa Pujangga Boyolali, PKK Kelurahan Bendan, Remaja Masjid, Pelajar dan masyarakat Desa Bendan.
Narasumber dalam pelatihan ini adalah Anton Sujarwo dari Komunitas Banyu Bening Yogyakarta. Anton menjelaskan tentang Cara Memanen Air Hujan dan Proses Elektrolisa Air. Dalam pelatihan para peserta diajarkan praktek langsung tentang cara membuat Alat Elektrolisa Air secara berkelompok.

BBWS Bengawan Solo juga memberikan alat Elektrolisa Air kepada Kelurahan Bendan yang dapat dimanfaatkan untuk kehidupan sehari-hari (BBWSBS/sita).

Sinergi Pentahelix Untuk Kesejahteraan Bangsa

Memasuki masa mudik lebaran dan 10 hari terakhir bulan Ramadan suasana daerah-daerah asal pemudik semakin ramai tak terkecuali di Kabupaten Klaten. Pada hari terakhir bulan Mei ini di lokasi Caffe Tengah Sawah, Desa Jomboran, Kecamatan Klaten Tengah diadakan Launching Gerakan Pentahelik (gotong royong) Penyelamatan dan Pemberdayaan Kawasan Sungai Kuning demi kesejahteraan bangsa.

Pada lokasi ini dibangun Taman sungai yang dikelola oleh Komunitas Sungai dan Bumdes di kawasan Sungai Kuning. Tujuan dari forum pentahelix untuk mewujudkan pengelolaan sungai secara terpadu, inovatif, kreatif, dan secara koordinatif dalam organisasi yang bersinergi dan berwawasan lingkungan. Acara ini dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo, SH, M.IP, Bupati Klaten Sri Mulyani, Direktur Bina Operasi dan Pemeliharaan, Ditjen SDA Kementerian PUPR Ir. Agung Djuhartono, CES, Kepala BBWS Bengawan Solo Ir. Charisal A. Manu, M.Si, perwakilan BUMN, perwakilan komunitas sungai, perwakilan pelajar & akademisi, perwakilan media dan masyarakat umum.

Dalam sambutannya Agung mengatakan bahwa Indonesia memiliki lebih dari 6.000 sungai utama sementara kemampuan kementerian masih terbatas. Dengan adanya partisipasi masyarakat dalam mengelola dan merawat sungai maka Kementerian PUPR sangat mendukung. Semoga akan muncul komunitas-komunitas sungai yang lain yang sangat bermanfaat bagi kelestarian sungai.

Momen mudik ini juga dapat dimanfaatkan untuk mengajak para pemudik melihat Sungai Kuning di Desa Jomboran yang jauh lebih menarik dan memberikan manfaat lebih bagi masyarakat, dan ketika kembali lagi ke perantauan dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dari komunitas sungai ini.

Dengan sungai yang lestari maka kehidupan masyarakat akan lebih baik. Dengan hati yang berseri mari kita jaga sungai sendari dini. Selamat hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin. (BBWSBS/sita).

Penandatanganan Kontrak di Lingkungan Kerja Paket Pekerjaan SNVT PJPA Bengawan Solo

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo melalui SNVT Pelaksanaan Pemanfaatan Sumber Air (PJPA) melaksanakan penandatanganan kontrak paket pekerjaan yang terdiri dari 10 paket di Ruang Sidang Bengawan Solo, Selasa (28/05/2019).

PPK Irigasi dan Rawa I Yasir Koesnarto, SP., MPSDA menandatangani 4 paket pekerjaan yaitu Paket Peningkatan Jaringan Irigasi DI Gondang Kabupaten Karanganyar oleh PT Profil Mas senilai Rp 22 M, Paket Supervisi Peningkatan Jaringan Irigasi DI Gondang Kabupaten Karanganyar oleh PT Manggala Karya Bangun Sarana JO PT Duta Buhana Jaya senilai Rp 1,3 M, Paket Pembangunan Jaringan Irigasi D.I Sukodono Kabupaten Gresik oleh PT Karya Tunggal Mulya Abadai- PT Winangun Inti Nusantara, KSO senilai Rp 11 M dan Paket Supervisi Pembangunan Jaringan Irigasi DI Sukodono Kabupaten Gresik oleh CV Indra Cipta Konsultan senilai Rp 685 Juta.

PPK Irigasi dan Rawa II Ni Nyoman Indah Pramadewi, ST., M.Eng menandatangani 4 paket pekerjaan yaitu Paket Peningkatan Jaringan Irigasi DI Bendo di Kabupaten Ponorogo oleh PT Kharisma Bina Konstruksi – PT Busur Kencono senilai Rp 76 Juta, Paket Supervisi Peningkatan Jaringan Irigasi DI Bendo di Kabupaten Ponorogo oleh PT Darma Dedana Cipta Consultants KSO PT Raya Konsultan senilai Rp 4 M, Paket Peningkatan Bendung DI Sungkur di Kabupaten Ponorogo oleh PT Inti Jawa Teknik senilai Rp 22 M dan Paket Supervisi Peningkatan Bendung DI Sungkur di Kabupaten Ponorogo oleh PT Ika Adya Perkasa senilai Rp 1,4 M.

PPK Penyedia Air Baku Wahyana, ST, MT menandatangani 2 paket pekerjaan yaitu Paket Pembangunan Jaringan Pemanfaata Air Baku Lumbung Air Baku Sukodono di Kabupaten Gresik oleh PT Cakra Gatra Utama senilai Rp 15 M dan Paket Supervisi Pembangunan Jaringan Pemanfaatan Air Baku Lumbung Air Baku Sukodono di Kabupaten Gresik oleh PT Jaya Semanggi Enjiniring senilai Rp 665 Juta.
“Silahkan ditindaklanjuti dengan tahapan yang telah ditentukan, semoga bisa cepat dan hasilnya tepat agar dapat bermanfaat” Pesan Charisal dalam pengarahannya (BBWSBS/sita).