/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

Koordinasi TP OP Tri Wulan I Tahun 2020

Di tengah situasi bencana Covid-19 kita harus beradaptasi dalam melaksanakan kewajiban pekerjaan, seperti yang dilakukan Bidang Operasi dan Pemeliharaan yang menyelenggarakan Koordinasi TP-OP metode video conference dengan aplilasi Zoom, Senin (13/04/2020).

Koordinasi dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.Si yang diikuti oleh Kepala Bidang Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air Ir. Isgiyanto, MT, Kepala Seksi Pengendalian Pelaksanaan Irigasi & Rawa Hariyo Priyambodo, ST, MM, Kepala Satker Operasi dan Pemeliharaan Surendro Andi Wibowo, ST, MPSDA, Kepala Seksi Pelaksanaan OP Santosa, S.ST, MT, PPK O&P SDA IV Antonius Suryono, A.Md.T, SH, MMT dan PPK OP SDA III Aditya Sidik Waskito, ST, M.Si, M.Sc serta Kepal Dinas PU SDA Provinsi Jawa Timur, Kepala Satker SKPD TP-OP Dinas PU SDA Provinsi Jawa Timur, Kepala UPT PSDA Wilayah Sungai Bengawan Solo di Bojenegoro dan Unit Irigasi.

Rapat ini membahas progress dan kendala pelaksanaan TP-OP pada Triwulan I dan rencana kegiatan Triwulan II Tahun 2020. Diantara kendala yang dihadapi adalah keterlambatan pelaporan, keterlambatan honor yang dikarenakan situasi bencana covid-19 karena dari Kepala Daerah yang menginstruksikan social distancing.
Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.Si berpesan agar mulai sekarang dipersiapkan dana darurat untuk tahun 2021. (bbwsbs/sita)

Kontrak Desain dan Rehabilitasi Infrastruktur Sumber Daya Air

Dengan senantiasa memenuhi protocol kesehatan, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo melakukan penandatanganan kontrak di Bidang Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air dan Bidang Perencanaan Umum dan Program, Senin (13/04/2020).

Paket Rehabilitasi jaringan Irigasi DI Semen Krinjo di Kabupaten Rembang dan Tuban dengan nilai kontrak senilai Rp 35,8 M oleh Wijaya-Infra KSO yang ditandatangani oleh PPK Irigasi dan Rawa I Yasir Koesnarto, SP, MPSDA.

Paket DD Pembangunan Intake Bendung Gerak Sembayat dengan nilai kontrak senilai Rp 909 juta Oleh PT Tata Cipta Utama dan Paket DD Rehabilitasi Bendung Klepek Kabupaten Bojonegoro dengan nilai kontrak senile 1,4 M oleh PT Gracia Widyakarsa yang ditandatangani oleh PPK Perencanaan Program Ery Suryo Kusumo, S.Pd., MT.

Penandatanganan kontrak disaksikan oleh Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Ir. Charisal A Manu, M.Si, Kepala Bidang Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air Ir. Isgiyanto, MT, Kepala Bidang Program dan Perencanaan Umum Dwi Agus Kuncoro ST,MM,MT, Kepala SNVT PJPA Tesar Hidayat Musouwir, ST, MBA, M.Sc dan Kepala Seksi Pengendalian Pelaksanaan Irigasi & Rawa Hariyo Priyambodo, ST, MM.

Dalam arahanya Ir. Charisal A Manu, M.Si selaku Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo menjelaskan dengan ditandatanganinya kontrak ada kesepakatan untuk wajib melaksanakan kewajiban sesuai dengan dokumen kontrak, serta harus bisa memahami situasi dan kondisi lapangan dalam situasi bencana Covid 19 ini. Pelaksanaan pekerjaan ini bertujuan agar kesejahteraan masyarakat meningkat terutama di sector irigasi (bbwsbs/sita).

Penandatanganan Kontrak Paket Pekerjaan Supervisi Penanganan Banjir Kali Jeroan (Lanjutan)

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo melakukan penandatanganan kontrak Paket Pekerjaan Paket Supevisi Penanganan Banjir Kali Jeroan (Lanjutan), Rabu (18/03/2020).

Paket Supervisi Penanganan Banjir Kali Jeroan oleh PT Wahana Krida Konsolindo – PT Tunggul Majapahit Sejahtera KSO dengan nilai kontrak Rp 4,9 M yang ditandatangani oleh PPK Sungai dan Pantai I Arlendenovega Satria Negara, ST, M.Eng.

Penandatanganan kontrak disaksikan olek Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Ir. Charisal A Manu, M.Si, Kepala Bidang Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) Heriantono Waluyadi, ST., MT dan Kepala SNVT PJSA Bengawan Solo Andri Rachmanto Wibowo, ST., M.Sc.

Dalam arahannya Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Ir. Charisal A, Manu M.Si berpesan agar dalam situasi penanganan virus Covid-19 segala pekerjaan harus lebih memperhatikan kesehatan dan keselamatan para pekerjanya juga tetap adaptif menyesuaikan situasi (bbwsbs/sita).

Rehabilitasi Bendungan Pacal

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo melakukan Penandatanganan Kontrak Paket Supervisi Rehabilitasi Bendungan Pacal yang ditanda tangani oleh PPK OP IV Antonius Suryono, A.Md.T, SH, MMT, Selasa (17/03/2020).

Paket Supervisi Rehabilitasi Bendungan Pacal oleh PT Global Parasindo Jaya JV dan PT Gobetek Glory Konsultan dengan nilai kontrak senilai Rp 4,19 M.

Penandatanganan kontrak disaksikan oleh Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Ir. Charisal Akdian Manu, M.Si, Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.Si dan Kepala Satker Operasi dan Pemeliharaan SDA Bengawan Solo Surendro Andi Wibowo, ST, MPSDA.

Dalam arahannya Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Ir. Charisal A Manu, M.Si mengingatkan bahwa dalam pekerjaan proyek ini masalah geologi menjadi hal yang diperhartikan dan berharap agar pekerjaan ini berjalan dengan tepat waktu, tepat mutu sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat di sekitarnya (bbwsbs/sita)

Tanda Tangan Kontrak Paket Pekerjaan di Lingkungan SNVT PJSA

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo melakukan penandatanganan kontrak paket pekerjaan di lingkungan SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air, Kamis (12/03/2020).

Paket Penanganan Banjir Kali Jeroan (lanjutan) oleh PT Bangun Utama dan PT Selo Manunggal Sejati KSO dengan nilai kontrak senilai Rp 70,68 M ditandatangani oleh PPK Sungai dan Pantai I Arlendenovega Satria Negara, ST, M.Eng. Paket Peningkatan Kapasitas Sudetan Floodway (Plangwoot – Sedayu Lawas) (lanjutan) oleh PT Bangkit Berkah Perkasa dengan nilai kontrak senilai Rp 33,69 M dan Paket Pengendalian Banjir Kali Lamong oleh PT Titis dengan nilai kontrak Rp 10,60 M ditandatangani oleh PPK Sungai dan Pantai II Yudhi Triana Dewi, ST, M.Eng.

Penandatanganan kontrak disaksikan olek Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Ir. Charisal A Manu, M.Si, Kepala Bidang Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) Bengawan Solo Heriantono Waluyadi, ST., MT, Kepala SNVT PJSA Bengawan Solo Andri Rachmanto Wibowo, ST., M.Sc dan PPK Sungai dan Pantai I, Agus Eddy Widiyarto, ST.

Dalam Arahannya Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Ir. Charisal. A Manu, M.Si menyampaikan bahwa setelah tanda tangan kontrak berarti tanjung jawab yang harus diimplementasikan dimulai, sehingga diharapkan dapat berproses dengan baik (bbwsbs/sita).

Menjejak Solo Valley Werken

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo melalui Kepala Bidang Perencanaan Umum dan Program Dwi Agus Kuncoro ST,MM,MT bersama Kepala Divisi Jasa Umum Perum Jasa Tirta I Setyantono meninjau patok-patok batas dari lahan Solo Valley Werken, Selasa (10/03/2020).

Peninjauan dilakukan di Dusun Mendeg, Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro. Tujuannya untuk mengetahui batasan lahan yang masuk dalam kawasan Solo Valley Werken tersebut.

Solo Valley Werken sendiri merupakan Program Pembangunan Pengendalian Banjir dan Pembuatan Jaringan Irigasi semenjak jaman Pemerintah Hindia Belanda yang membentang dari Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Gresik dan Surabaya. Dengan rencana desain baru Solo Valley Werken di masa mendatang bermanfaat sebagai longstorage untuk pengendali banjir yang secara berulang terjadi, tampungan air untuk irigasi dan air baku, mengatasi kekeringan di Kabupaten Bojonegoro, Lamongan dan Gresik.

Solo Valley Werken juga dapat diintegrasikan sebagai sarana transportasi darat dengan dibangunnya jalan tol yang akan meminimalisir tumbuhnya hunian liar di sepanjang saluran dan dibangunnya rest area untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang akan meningkatkan perekonomian masyarakat, Pada kanal solo Valley Werken dapat digunakan untuk transportasi air, wisata air dan koneksi ke empat Waduk yaitu Waduk Pacal, Gongseng, Godang dan Prijetan serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi kawasan karena menghubungkan Wilayah Pengembangan Strategis Gerbang Kertasusila dengan kawasan perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah seperti kawasan migas blok Cepu dan Bandara Ngloram (BBWSBS/charis).

Peningkatan Pintu Air Floodway

Pengendalian banjir merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan oleh BBWS Bengawan Solo. Salah satu skema pengendalian banjir di DAS Bengawan Solo Hilir adalah dengan memanfaatkan Sudetan (Floodway) Plangwot-Sedayu Lawas di Kelurahan Plangwot, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

BBWS Bengawan Solo melakukan peningkatan kapasitas floodway untuk meningkatkan kemampuan pengendalian banjirnya. Pada Rabu (06/02/2019) dilakukan Commisioning Tes Alir Pintu Air untuk mengecek kelengkapan dan kesiapan Pintu Air floodway (bbwsbs/sita).

Bersama Bangun Pacitan

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo menerima kunjungan dari Pemerintah Kabupaten Pacitan dan Komisi Pembangunan DPRD Kabupaten Pacitan, Jumat (31/01/2020).
Rapat di hadiri oleh Gagarin S.Sos selaku Wakil Ketua DPRD, Pujo Setya Hadi, ST selaku Ketua Komisi IV DPRD dan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pacitan serta Pejabat Esselon dan Kesatekran BBWS Bengawan Solo.

Kunjungan Kerja DPRD Kabupaten Pacitan ini dimaksudkan untuk melakukan konsultasi dan koordinasi terkait rencana pembangunan Bendungan Wadah yang terletak di Desa Klepu, Kecamatan Sudimoro, Kabupaten Pacitan (bagian kiri) dan Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayan, Kabupaten Ponorogo (bagian kanan).

Ir. Charisal A, Manu M.Si dalam sambutannya menjelaskan bahwa BBWS Bengawan Solo akan mensupport segala kebutuhan air yang ada di Kabupaten Pacitan melalui infrastruktur yang sedang di bangun atau akan direncanakan seperti Bendungan Wadah misalnya, diharapkan pertemuan ini dapat menjadi sarana untuk berkomunikasi dan berdiskusi.

Dwi Agus Kuncoro, ST, MT,MM menjelaskan bahwa BBWS Bengawan Solo telah melakukan Studi Kelayakan (Feasibility Studi) pada tahun 2013, Detail Desain pada tahun 2014 dan Investigasi Tambahan pada tahun 2018 serta manfaat Bendungan Wadah di masa mendatang seperti irigasi seluas 725 ha, air baku sebesar 500 liter/detik dan listrik sebesar 2×2,1 mega watt.

Diharapkan diskusi hari ini dapat memberikan masukan dalam pembangunan pacitan dimasa depan (bbwsbs/sita).

Selamatkan Kehidupan Masyarakat Bengawan Jero

Kabupaten Lamongan yang terkenal dengan Lumbung Padi Jawa Timur adalah salah satu daerah yang berada di wilayah daerah aliran sungai Bengawan Solo yang selalu meluap airnya saat musim penghujan. Memiliki kawasan yang lebih rendah dari daerah sekitar dan sungai Bengawan Solo, menjadikan daerah ini tergenang banjir setiap musim penghujan. Daerah yang terdampak banjir tersebut dikenal dengan Bengawan Jero atau Bonorowo yang mencakup hampir separuh dari luas Kabupaten Lamongan.

Situasi ini berdampak terhadap kehidupan masyarakat di kawasan Bengawan Jero yang sebagian besar memiliki lahan pertanian di dataran banjir. Situasi ini membuat masyarakat berupaya beradaptasi dengan lingkungannya dengan mengatur jadwal tanam menyesuaikan dengan musim, memelihara ikan, tambak udang, menyewakan perahu dan lain-lain.

Sub Direktorat Perencaan Irigasi Rawa Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR M. Tahid, ST, MPPM didampingi Pelaksana Harian Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Ir. Isgiyanto, ST, MT beserta Pejabat Esselon dan Kesatkeran dan Badan Perencanaan Daerah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Provinsi Jawa timur melaksanakan koordinasi terkait perencanaa pembangunan kawasan Bengawan Jero, Jumat (24/01/2020).

Bengawan Jero dibagi 3 bagian yaitu barat, tengah dan timur. Bagian barat tergolong aman, namun di bagian tengah dan timur yang memiliki struktur tanah mencekung menyebabkan air menggenang dan banjir.

Dengan koordinasi ini diharapkan dapat membuat skala prioritas penanganan kawasan Bengawan Jero sehingga masyarakat dapat menjalankan kehidupannya dengan baik (bbwsbs/sita).

Koordinasi Bersama Komisi D DPRD Kabupaten Magetan

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo menerima kunjungan kerja Komis D DPRD Kabupaten Magetan, di Ruang Sidang Bengawan Solo, Jumat (24/01/2020).

Kunjungan Kerja DPRD Kabupaten Magetan ini dimaksudkan untuk melakukan konsultasi dan koordinasi terkait bencana longsor yang terjadi di Kali Gandong, Pengajuan pembangunan Embung dan pemanfaatan air di Kabupaten Magetan.

Rapat dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Magetan H. Sujatno, SE MM, Ketua Komisi D Suyono, SH, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Magetan Hergunadi, Kepala Pelaksanaan BPBD Kabupaten Magetan Ari Budi S dan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo.

Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.S.i selaku Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan menjelaskan bahwa dalam perizinan pengusahaan dan penggunaan sumber daya air disebutkan bahwa pengelolaan sungai merupakan kekayaan negara dan barang milik negara, sehingga dalam pembangunan yang berkaitan dengan sungai dapat dilakukan oleh setiap instansi dengan mendapatkan rekomendasi dari bbws sebagai pengelola sungai.

H. Sujanto memaparkan bahwa beberapa waktu terakhir Kabupaten Magetan kerap mengalami kekeringan sehingga masyarakat berharap agar dapat dibangun embung untuk memenuhi kebutuhan air bagi masyarakat, berkaitan dengan hal ini Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo telah membangun beberapa Embung seperti Pendem dan lain-lain.

Setelah pertemuan ini diharapkan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo dapat terus berkoordinasi bersama Kabupaten Magetan, agar pemenuhan kebutuhan air di Kabupaten Magetan dapat terlayani dengan baik (bbwsbs/sita).