/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

Kerja Bakti Bersama Bersihkan Kali Pepe

Balai besar Wilayah Sungai Bengawan Solo bersama Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Provinsi Jawa Tengah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Surakarta, Polsek Kecamatan Jebres, Komunitas Peduli Sungai Sibat dan Masyarakat Keluharan Sewu, Kecamatan Jebres melakukan kegiatan bersih-bersih Kali Pepe dikawasan Kelurahan Sudiroprajan,Kecamatan Jebres, Surakarta Senin (2/1/102019).

Kali Pepe memiliki panjang 60 km dengan wilayah administrasif meliputi Boyolali, Karanganyar dan Surakarta. Kali Pepe identic dengan permasalahan banjir pada musim hujan, pencemaran air karena limbah industri dan rumah tangga dan permasalahan sampah yang perlu perhatian khusu dari masyarakat sekitar.

Kegiatan bersih sungai ini diharapkan tidak hanya sebuah event tetapi juga menjadi kesadaran yag bisa dilakukan sebagai kewajiban yang menjadi kebiasaan (BBWSBS/sita).

Resik Resik Susur Sungai dan Jogo Kali

Dalam upaya memotivasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar sungai serta rangkaian acara Kongres Sampah Tahun 2019 dan Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air (GNKPA) Balai besar Wilayah Sungai Bengawan Solo bekerjasama dengan Pemerintah Kota Surakarta, Forkompimda, Mahasiswa, Pelajar, dan Komunitas Peduli Sungai menyelanggarakan acara Bersih Sungai di Kali Pepe Surakarta dengan tema “Resik-Resik Susur Sungai dan Jogo Kali”, Sabtu (28/09/2019).

“Kegiatan aksi bersih-bersih sungai ini dimaksudkan untuk memotivasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sungai sehingga menumbuhkan budaya memiliki dan memelihara kebersihan sungai dan menyampaikan informasi kepada masyarakat dan stakeholder tentang dampak yang ditimbulkan atas kelalaian manusia karena tidak kepedulian terhadap lingkungan” Pesan Sri Wahyu Kusumastu ST, M.Si selaku Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan BBWS Bengawan Solo yang mewakili Kepala BBWS Bengawan Solo dalam sambutannya.

Kali Pepe yang merupakan sungai di tengah perkotaan yang memiliki panjang 60 km dengan wilayah administrasif meliputi Boyolali, Karanganyar dan Surakarta dari tahun ketahun selalu dihadapkan dengan permasalahan banjir pada musim hujan, pencemaran air karena limbah industri dan rumah tangga dan permasalahan sampah yang memerlukan upaya serius dari kita semua. Oleh karena itu Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo bersama Pemerintah Surakarta, Komunitas Peduli Sungai dan masyarakat harus selalu aktif melakukan trobosan dan aksi nyata untuk menggungah kepedulian masyarakat dan menjaga keasrian sungai.

Bertempat di Taman Parkir Loji Wetan Surakarta para peserta berkumpul untuk melakukan Apel Pagi. Kegiatan Aksi Bersih Sungai dilakukan di sepanjang bantaran Kali Pepe yang dibagi menjadi 6 kelompok besar. Setiap Kelompok bertugas membersihkan sungai sesuai dengan petaknya.

Ditemui disela bersih-bersih sungai Wali Kota Surakarta F.X Hadi Rudyatmo berpesan agar warga solo senantiasa menjaga bantaran Sungai Kali Pepe yang parapetnya sudah di lukis, berpesan kepada kaum hawa agar menjaga kebersihan dengan tidak membuang popok ataupun pembalut ke sungai dan agar moment bersih-bersih tidak hanya agenda tetapi bisa menjadi kebiasaan (DATIN BBWSBS/sita).

Kejati Jateng Kawal Pembangunan Pintu Air Demangan

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo menerima kunjungan dari Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Tinggi Jawa tengah, Rabu (03/07/2019).
Maksud dan tujuan dari kunjungan ini adalah memberikan penerangan hukum di lingkungan instansi Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo. Terkait materi tentang perencanaan, pelelangan, pelaksanaan pekerjaan, pengawasan pelaksanaan pekerjaan, perizinan, pengadaan barang dan jasa, tertib administrasi dan tertib pengelolaan keuangan.

Rombongan TP4D yang dipimpin oleh Lilik Setiawan S.H, MH berkunjung ke Pembangunan Pintu Air Demangan di Kota Surakarta (Tahap 1) yang berlokasi di Kelurahan Sewu, Kecamatan Jebres dan Keluarahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon.

Andri Rachmanto Wibowo, ST., M.Sc selaku Kepala SNVT PJSA Bengawan Solo menjelaskan bahwa Pintu Air Demangan sangat penting untuk pengendalian banjir Kali Pepe maupun dalam sistem pengendalian banjir Sungai Bengawan Solo di Kota Surakarta, baik dalam pengaturan ketinggian muka air dan penampungan air sementara saat banjir.

Pintu Air Demangan Baru bermanfaat dalam mempertahankan pengamanan terhadap banjir pada areal layanan eksisting seluas 17,01 km di Kota Surakarta dengan mempertahankan total kapasitas pompa minimal 12 m3/detik, menambal areal layanan proteksi terhadap genangan banjir selaus 24 Ha dengan menambah kapasitas pompa menjadi total 15 m3/det termasuk 2,5 m3/det sebagai cadangan dan pemindahan posisi pintu air ke muara Kali Pepe Hilir dapat menambah tampungan air/retensi sebesar 74.000 m3 (BBWSBS/sita).