/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

PUPR Peduli di Wilayah Sungai Bengawan Solo

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo menyelenggarakan pembagian sembako kepada warga masyarakat yang terdampak lagsung bencana COVID19, Kamis (30/04/2020).

Di halaman kantor Pabelan, dilakasanakan pemberian simbolis kepada beberapa warga masyarakat disekitar kantor yang dipimpin langsung oleh Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Ir. Charisal A, Manu M.Si. Hal serupa juga dilaksanakan serentak di kantor Madiun dan kantor Bojonegoro.

“Kita semua terdampak, ini adalah bencana dunia sehingga diharapkan kita bersama-sama saling menguatkan, semoga ini semua dapat bermanfaat untuk bapak ibu sekalian” Pesan Ir. Charisal.

Pembagian sembako diberikan kepada korban PHK, pemulung, warga miskin, janda miskin serta yatim piatu di Kabupaten Wonogiri, Klaten, Boyolali, Karanganyar, Sukoharjo, Blora, Sragen, Pacitan, Ponorogo, Madiun, Bojonegoro, Lamongan dan Tuban.

Pembagian sembako dilaksanakan dengan menerapkan physical distancing, menggunakan masker dan tidak bersentuhan.

Bagi warga yang menerima sembako ini bantuan sederhana ini sangatlah berharga, teriring doa-doa baik dari semua yang menerima agar apa yang kita lakukan mendapat berkah dari Sang Pencipta, dan tentunya semoga bencana COVID19 ini segera selesai dan menjadi era baru yang lebih baik (bbwsbs/sita).

Embung Sigit Untuk Mengatasi Kekeringan

Kondisi luar biasa wabah Covid-19 tidak mengurangi semangat kerja Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo. Dengan selalu mengutamakan protokol kesehatan, BBWS Bengawan Solo melalui SNVT Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA) melakukan penandatangan kontrak paket pekerjaan di Lingkungan PPK Penyediaan Air Baku, Senin (31/03/2020).

Paket Pekerjaan Pembangunan Embung Sigit di Kabupaten Sragen oleh CV Pilar Jaya Persada senilai Rp 5,3 M yang ditandatangani oleh PPK Penyediaan Air Baku Wahyana, ST, MT.

Penandatanganan kontrak disaksikan oleh Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Ir. Charisal A Manu, M.Si dan Kepala Bidang Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air Ir. Isgiyanto, MT, Kepala Satker PJPA Tesar Hidayat Musouwir, ST, MBA, M.Sc, dan Kepala Seksi Pengendalian Pelaksanaan Air Baku & Air Tanah M. Arwan Fattchul Aziz, ST, M.Eng.

Ir. Charisal A Manu, M.Si selaku Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo menjelaskan dengan ditandatanganinya kontrak ada kesepakatan untuk melaksanakan kewajiban sesuai dengan dokumen kontrak, serta harus bisa memahami situasi dan kondisi lapangan terlebih dalam situasi bencana Covid-19 seperti ini.

Kepala Bidang Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air Ir. Isgiyanto, MT juga menjelaskan tentang Instruksi Menteri PUPR 02/IN/M/2020 tentang Protokol Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dalam Penyelenggaraan Jasa Kontruksi yang berisi tentang Pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan Covid-19, Identifikasi Potensi Bahaya Covid-19 di lapangan, Penyediaan fasilitas kesehatan di lapangan dan Pelaksanaan Pencegahan Covid-19 di lapangan.

Dengan pembangunan Embung Sigit di Kecamatan Tangen diharapkan dapat membantu mengatasi kekeringan air di Kabupaten Sragen (bbwbs/sita).

Physical Distance dengan Video Conference

Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.Si, Kepala Bidang Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Heriantono Waluyadi, ST., MT, Kepala Bidang Program dan Perencanaan Umum Dwi Agus Kuncoro ST,MM,MT, Kepala Seksi Perencanaan OP Ambar Puspitosari, ST, MDM dan PPK Pengelolaan Sumber Daya Air Reski Handarwati Nur Rohmah, ST, MPSDA menyelenggarakan Video Conference bersama Dinas PU Binamarga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah, Senin (30/03/2020).

Dalam Video Conference ini membahas tentang pembangunan Jembatan Dengkeng di Desa Dengkeng, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah dan pembangunan Jembatan Ganefo di Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Dalam membangun jembatan yang melewati sungai perlu diperhatikan kondisi hidrologi, kondisi keairan, waktu pelaksanaan pembangunan dan lain-lain.
Video Conference ini disusun rekomendasi teknis antara BBWS Bengawan Solo dan Dinas PU Binamarga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah (bbwsbs/sita).

Petugas OP Unggul Infrastruktur Maju

Wilayah Hulu merupakan titik awal dari sungai yang menjadi garda depan mengalirnya sungai sampai ke Hilir, untuk menjaga infrastruktur di wilayah Hilir diperlukan Petugas Operasi dan Pemeliharaan yang handal oleh karena itu Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo menyelenggarakan Evaluasi Kinerja Petugas Operasi dan Pemeliharaan Wilayah Hulu, Kamis (30/01/2020)

Acara ini bertujuan sebagai tindak koreksi atau perbaikan bagi Petugas OP di Wilayah Hulu yang terdiri dari Petugas Bendungan, Petugas JIAT, Petugas Irigasi, Petugas Check Dam, Petugas Embung, Petugas Air Baku Air Tanah, Petugas Pompa Banjir, Petugas Tanggul Sungai dan Petugas Alat Berat sejunlah 125 orang.

Ir. Charisal A Manu, M.Si selaku Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo dalam sambutannya menyampaikan dengan kegiatan Evaluasi Kinerja Petugas OP yang dilakukan setiap tahun dilakukan diharapkan dapat menggambarkan kondisi kinerja infrastruktur SDA yang telah dibangun sekaligus sebagai komunikasi antara Balai dan Petugas.

Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.Si selaku Kepala Bidang Operasi Pemeliharaan memberikan arahan tentang Kinerja Petugas OP dalam Mendukung Kinerja Infrastruktur di Wilayah Sungai Bengawan Solo. Materi tentang Kode Etik dan Kode Perilaku Pegawai dan Motivasi disampaikan oleh Kepala Bagian Tata Usaha Bambang SE dan Kepala Sub Bagian Kepegawaian Supriyanta, SE, M.Si serta. Hasil Penialain Kinerja Petugas OP disampaikan oleh Kepala Satker Operasi dan Pemeliharaan SDA Surendro Andi Wibowo, ST, MPSDA.

Sebagai penghargaan diberikan penghargaan kepada Petugas OP terbaik Wilayah Hulu yaitu Juara I Daliyo selaku Pengamat Tanggul Klaten, Juara II Angga Prasetyo selaku Koordinator Bendungan Parangjoho dan Juara III Pipit Supriyadi selaku Pengamat Irigasi Colo Timur. Di akhir acara dilakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja antara Petugas Operasi dan Pemeliharaan (bbwsbs/sita).

Partisipasi BBWS Bengawan Solo Untuk Daerah Kekeringan

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo ikut berpatisipasi dalam memberikan bantuan untuk daerah kekeringan bersama Pemprov Jateng, BPDASHL Solo, Perhutani, Jamkrida Jateng, BAZNAS, SPHC, CV Bunga Kembang di Pendopo Balai Desa Banyuurip, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Senin (21/10/2019).

Kepala Kecamatan Jenar Widodo, S.Spt, M.Si menjelaskan untuk tahun ini di Desa Banyuurip sudah 8 bulan lebih tidak ada hujan, sehingga terjadi kelangkaan air bersih. “Kami mengupayakan untuk dapat mendatangkan air bersih dan bantuan-bantuan lainnya dari berbagai dinas-dinas terkait,” Jelasnya.

Penyerahan bantuan ini berupa bibit tanaman, listrik, rehab rumah tidak layak huni (RTLH), instalasi pemanen air hujan (IPAH), pemanen air hujan (PAH) dan alat elektrolisa air, droping air bersih, pembuatan sanitasi.

“Desa Banyuurip merupakan desa teringgal di daerah perbatasan, untuk itu saya selaku kepala desa mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan yang diberikan, karena kebutuhan infrastruktur yang dibutuhkan sangat luar biasa,” Ungkap Kepala Desa Banyuurip Suroto(BBWSBS/kharis).

Sosialisasi Kegiatan P3-TGAI Wilayah Hulu Tahap II

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo menyelenggarakanProgram Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahap II, Rabu (24 Juli 2019).

Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa dan Ketua Petani Pemakai Air (P3A) Wilayah Hulu, Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM), Konsultan Manajemen Balai (KMB) dan Dinas terkait
“Tantangan dan hambatan dalam pelaksanaan pekerjaan pasti ada, namun jangan lupa untuk selalu memonitor dan juga evaluasi” Pesan Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan (O&P) SDA Bengawan Solo Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.Si dalam sambutannya.

Dalam acara ini dilakukan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama secara simbolis yang dilakukan oleh perwakilan Kepala Desa Munggur, Kecamatan Mojogedang Karanganyar, Kepala Desa Jengkrik, Kecamatan Kedawung Sragen, Kepala Desa Bubakan Kecamatan Girimarto Wonogiri, Kepala Desa Parangrojo Kecamatan Grogol Sukoharjo, Kepala Desa Krasak, Kcamatan Teras Boyolali dan Kepal Desa Kragilan, Kecamatan Gantiwarno Klaten.

Penandatanganan Kerjasama secara simbolis juga dilakukan oleh Ketua P3A Ngundi Tirta Rejeki Boyolali, P3A Tirtoyoso Klaten, P3A Parangtirto Sukoharjo, P3A Tirta Sejahtera Wonogiri, P3A Subur Makmur Sragen, P3A Dharma Tirta Sumber Rejeki Karanganyar.

Materi dalam TOT ini adalah Kebijakan P3-TGAI danPedoman Umum P3-TGAI yang disampaikan oleh Sigit Budi Widgdyo, ST yang dilanjutkan dengan sesi diskusi (BBWSBS/sita).

Kunjungan Komisi D DPRD Jawa Tengah

Komisi D DPRD Jawa Tengah didampingi PPK Penyedia Air Baku Wahyana ST,MT dan PPK OP SDA III Aditya Sidik Waskito ST, M.Si, M.Sc berkunjung ke Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Wosusokas di Kabupaten Wogiri Jawa Tengah, Senin (19/04/2019).

Kepala Bidang Dinas Bina Marga Cipta Karya Jawa Tengah Sigit Krida Hariono menerima rombongan dan menjelaskan SPAM Regional Wososukas secara keseluruhan . Kunjungan dimaksudkan dalam rangka koordinasi terkait kelanjutan program SPAM Wosusokas. Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo telah selesai mengerjakan pembangunan intake, pipa transimisi dan silo pada tahun 2016-2018.

SPAM Regional Wosusokas memiliki alokasi debit untuk Kabupaten Wonogiri sebesar 200 lt/dt, Kabupaten Sukoharjo sebesar 500 lt/dt, Kota Solo sebesar 700 lt/dt dan Kabupaten Karanganyar sebesar 50 lt/dt dengan total keseluruhan 1.450 lt/dt.

Untuk selanjutnya SPAM Regional Wosusokas akan dilanjutkan pembangunannya oleh Cipta Karya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, PDAB dan PDAM Kabupaten atau Kota yang terlibat (BBWSBS/sita).

Penandatanganan Perjanjian Kerjasama P3TGAI Wilayah Hulu Bengawan Solo

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo melalui bidang Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air II melakukan penandatangan perjanjian kerjasama Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di wilayah hulu tahap I, Kamis (25/04/2019).

“Terdapat 128 lokasi diwilayah hulu, pada tahap pertama ada sekitar 42 kegiatan. Ini merupakan partisipasi masyarakat, semoga dapat memberi manfaat langsung bagi masyarakat petani” kata Surendro Andi Wibowo, ST, MPSDA selaku Kepala Satker Operasi dan Pemeliharaan SDA Bengawan Solo.

Penandatanganan perjanjian kerjasama dilakukan oleh PPK O&P SDA II Yogi Pandhu Satriyawan, ST dan 6 Desa simbolis yaitu Desa Dawungan, Kecamatan Masaran Kabupaten Sragen, Desa Pulutan Wetan, Kecamatan Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri, Desa Siwas, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Desa Sawahan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali dan Desa Wonoboyo, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten.

Bambang, SE, ST selaku Kepala Bagian Tata Usaha mewakili Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo berpesan agar dilaksanakan sebaik-baiknya dan sungguh-sungguh (BBWSBS/sita).

Safari Lapangan Monitoring Bendungan di Kabupaten Sragen

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Ir. Charisal Akdian Manu,M.Si didampingi oleh pejabat Eselon dan Kesatkeran melakukan Safari Lapangan Monitoring Bendungan di Kabupaten Sragen yaitu ke Bendungan Brambang, Kembangan, Botok, Gebyar dalam rangka monitoring dan evaluasi kegiatan operasi dan pemeliharaan Bendungan di Kabupaten Sragen.

Bendungan Brambang yang dibangun pada tahun 1939-1940 terletak di Desa Brambang, Kecamatan Kedawung memiliki volume 103.415 m3 yang bermanfaat untuk irigasi seluas 427 ha dan pariwisata. Bendungan Kembangan yang dibangun pada tahun 1939-1940 terletak di Desa Kembangan, Kecamatan Karang Malang memiliki volume 0,57 juta m3 yang bermanfaat untuk irigasi seluas 358 ha, pariwisata dan perikanan air tawar. Bendungan Botok yang dibangun pada tahun 1942 terletak di Desa Mojodoyong, Kecamatan Kedawung memiliki volume 0,38 juta m3 yang bermanfaat untuk irigasi seluas 2.488 ha dan pariwisata. Bendungan Gebyar yang dibangun pada tahun 1955 terletak di Desa Sambirejo, Kecamatan Sambirejo memiliki volume 0,701 juta m3 yang bermanfaat untuk irigasi seluas 1.421 ha dan pariwisata. Bendungan Blimbing yang dibangun pada tahun 1922 terletak di Desa Blimbing, Kecamatan Sambirejo memiliki volume 0,079 juta m3 yang bermanfaat untuk pariwisata.

“Dari 5 Bendungan yang kita kunjungi hari ini umumnya terawat dengan baik, kita harus selalu menjaga keawetan dan keutuhan Bendungan di Kabupaten Sragen agar dapat bisa dimanfaatkan” Pesan Charisal (BBWSBS/sita).

Impounding Bendungan Gondang Direncanakan Maret 2019

Pengisian sebuah Bendungan yang baru selesai dibangun merupakan suatu fase yang sangat krusial karena didalamnya terkandung potensi bahaya sebagai konsekuensi dari perubahan kandungan sifat-sifat material pembentuk bendungan maupun lingkungan yang disebabkan oleh pengaruh kadar air yang berubah. Sebelum dilakukan impounding terlebih dahulu dilakukan pembahasan untuk mengevaluasi pembangunan Bendungan Gondang.

Setelah kemarin melakukan kunjungan lapangan ke Bendungan Gondang, hari ini tanggal 29 Januari 2019 di Ruang Sidang Bengawan Solo diadakan Sidang Teknis Komisi Keamanan Bendungan untuk membahas hasil pembangunan Bendungan Gondang yang dibuat oleh PT Waskita Karya (Persero) dan Konsultan Supervisi PT Binatama Wirawedha Konsultan Jo, PT Brama Seta Indonesia dan PT Barunadri Engineering Consultant.

Turut hadir Tim Komisi Keamanan Bendungan Dr. Ir. Aries Firman, M.Sc, Ir. Ibnu Kasiro, Dipl, HE, Ir. Rusfandi Usman, M.Eng., Dr. Ir. Bambang Hargono Dipl HE M.Eng., Prof. Dr. Ir. Eko Winar Irianto,M.T., Ir. Ketut Suryata, dan Ir. Bastari M.Eng. Sedangkan dari Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo dihadiri oleh Pejabat Esselon dan Kesatkeran.

Berdasarkan hasil sidang teknis tersebut Komisi Bendungan memberikan saran-saran yang harus segera ditindak lanjut oleh pihak-pihak yang berkepentingan. Charisal menambahkan impounding direncanakan pada Maret tahun 2019 (BBWSBS/sita).