/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

Sidang Komisi dan Sidang Pleno TKPSDA WS Bengawan Solo

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo kembali menggelar Sidang Komisi dan Sidang Pleno TKPSDA Wilayah Sungai Bengawan Solo, Selasa-Rabu (22-23/10/2019).

Pada hari pertama dilakukan siding oleh masing-masing komisi. Komisi Pengendalian Daya Rusak Air berdiskusi tentang Perkembangan Pelaksanaan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) pada Lahan di Luar Kawasan Hutan Lindung DAS Bengawan Solo yang disampaikan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah dan Perkembangan Pelaksanaan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) pada Kawasan Hutan Lindung Perum Perhutani di DAS Bengawan Solo yang disampaikan oleh Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Bengawan Solo.

Komisi Pendayagunaan Sumber Daya Air berdiskusi tentang Rencana Alokasi Air Tahunan (RAAT) Waduk Wonogiri di Kabupaten Wonogiri dan Waduk Ngebel di Kabupaten Ponorogo Tahun 2019/2020 yang disampaikan oleh Perum Jasa Tirta, Rencana Alokasi Air Tahunan (RAAT) di Wilayah Sungai Bengawan Solo Tahun 2019/2020 yang disampaikan bidang Operasi dan Pemeliharaan BBWS Bengawan Solo dan Strategi Optimalisasi SPAM Regional Wosusokas di Kabupaten Wonogiri yang disampaikan oleh PDAM Wonogiri.

Komisi Konservasi Sumber Daya Air & Pemberdayaan Masyarakat berdiskusi tentang Prediksi Musim Hujan Tahun 2019/2020 di Wilayah Sungai Bengawan Solo dan Perkembangan SIH3 yang disampaikan oleh BMKG Malang dan BMKG Semarang dan Pedoman Siaga Banjir Pada Wilayah Sungai Bengawan Solo Tahun 2019/2020 yang disampaikan oleh Satker OP BBWS Bengawan Solo.

Pada hari kedua dilakukan sosialisasi tentang Petunjuk Pelaksanaan Pembahasan dan Perumusan Pendayagunaan Sumber Daya Air yang disampaikan oleh Sudarsono STP, CES dari Direktorat Penatagunaan SDA, Direktorat Jenderal SDA, Kementerian PUPR dan Perkembangan Program Wosusokas yang disampaikan oleh Ir. Sigit Krida Hariono, M.Si dari Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah (BBWSBS/sita).

Sidang Pimpinan TKSPDA WS Bengawan Solo

Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Bengawan Solo menyelenggarakan Sidang Pimpinan, Rabu (23/05/2019).

“Semoga kegiatan ini menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi masyarakat di Wilayah Sungai Bengawan Solo” Kata Bambang SE, ST dalam sambutannya.

Acara ini diawali dengan presentasi dari masing-masing komisi untuk menghasilkan isu pada tahun 2019.

Komisi 1 mengusulkan perlu sosialisasi terkait tata tertib, narasumber yang diharapkan dari pihak sekertariat bengawan solo dan perlunya evaluasi terkait musyawarah dalam bencana banjir.
Komisi 2 mengusulkan terkait ketersediaan air di titik-titik tertentu segera ditetapkan yang berkaitan dengan kualitas dan kuantitas air, kajian peningkatan daya tampung waduk Wonogiri , regulasi pemanfaatan sedimen.
Komisi 3 mengusulkan terkait penanganan isu pencemaran air di sungai bengawan solo, penindaklanjutan kasus tentang banjir di kawasan pegunungan seperti di Magetan
Segala isu yang ada nantinya akan dikumpulkan yang akan menghasilkan Review sebagai peraturan dalam TKPSDA Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS/sita).

Perkuatan Tebing Sungai Bengawan Solo di Kecamatan Widang Kabupaten Tuban Segera Dimulai

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo melalui SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) melakukan penandatanganan kontrak Paket Pekerjaan Konstruksi dan Supervisi Perkuatan Tebing Sungai Bengawan Solo di Kecamatan Widang Kabupaten Tuban Tahap II senilai 41 Milyar, Selasa (05/03/19).

Paket Pekerjaan Perkuatan Tebing di Sungai Bengawan Solo di Kecamatan Widang Kabupeten Tuban Tahap II oleh PT Aura Sinar Baru senilai RP 39,45 Milyar dan Paket Supervisi Perkuatan Tebing di Sungai Bengawan Solo di Kecamatan Widang Kabupeten Tuban Tahap II oleh PT Antusias Raya senilai Rp 1,89 Milyar yang ditandatangani oleh PPK Sungai dan Pantai II Sugeng Wiratna, ST, MT.

Penandatanganan kontrak disakikan oleh Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Ir. Charisal A Manu, M.Si Kepala Bidang Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) Bengawan Solo Heriantono Waluyadi, ST.,MT, Kepala Bagian Tata Usaha Bambang, SE, ST, Kepala SNVT PJSA Bengawan Solo Andri Rachmanto Wibowo, ST., M.Sc dan dan Kepala Seksi Pengendalian Pelaksanaan Sungai dan Pantai Yudhi Triana Dewi, ST, M.Eng.

Perkuatan Tebing di Kecamatan Widang Kabupaten Tuban berfungsi untuk mengamankan pemukiman di sisi Sungai Bengawan Solo dikarenakan jarak sungai dengan pemukiman hanya sekitar 9 meter dan juga sebagai pengendali banjir agar saat terjadi banjir, air tidak meluap sampai ke pemukiman.
Charisal berpesan agar dapat berkomunikasi dengan baik dengan masyarakat sekitar dan berharap agar tampilannya terlihat berbeda dari sebelumnya dan ada fasilitas yang dapat digunakan (BBWSBS/sita).

Pembangunan Pintu Air Demangan Baru di Kota Surakarta Siap Dimulai

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo melalui SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) melakukan penandatanganan kontrak Paket Pekerjaan Konstruksi dan Supervisi Pembangunan Pintu Air Demangan di Kota Surakarta Tahap I senilai 43 M, Jum’at (01/03/2019).

Paket Pembangunan Pintu Air Demangan di Kota Surakarta (Tahap I) oleh Duta Bangkit KSO senilai Rp 41,72 M dan Supervisi Pembangunan Pintu Air Demangan di kota Surakarta (Tahap I) oleh PT Brahma Seta Indonesia senilai Rp 1,92 M yang ditandatangani oleh PPK Sungai dan Pantai III Arlendenovega Satria Negara, ST, M.Eng.

Penandatanganan kontrak disakikan oleh Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Ir. Charisal A Manu, M.Si dan Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Sri Wahyu Kusumastuti ST,M..Si, Kepala Bidang Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) Bengawan Solo Heriantono Waluyadi, ST., MT, Kepala Bidang Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA) Bengawan Solo Ir. Isgiyanto, MT, Kepala Bagian Tata Usaha Bambang, SE, ST, Kepala SNVT PJSA Bengawan Solo Andri Rachmanto Wibowo, ST., M.Sc dan dan Kepala Seksi Pengendalian Pelaksanaan Sungai dan Pantai Sugeng Wiratna, ST, MT.

Pintu Air demangan baru ini nantinya berfungsi untuk menambah areal layanan dan meningkatkan fungsi air dan pompa yang lama sehingga pengendalian banjir di Kota Surakarta semakin baik. Pintu Air Demangan baru merupakan bangunan yang terintegrasi dengan penanganan Banjir Kota Surakarta yang saat ini telah selesai dilaksanakan.

Dalam pengarahannya Charisal menjelaskan tentang pintu air demangan yang berlokasi di Tanggul Sewu, Jebres Surakarta ini merupakan wilayah yang memiliki tantangan social yang tinggi oleh karena itu kita semua harus peka terhadap kondisi social yang ada disana (BBWSBS/sita).

Menengok PT RUM Sukoharjo

PT Rayon Utama Makmur (RUM) yang berada di Dusun Plesan, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah sedang mengajukan perpanjangan izin pengambilan air untuk usaha industry di Sungai Bengawan Solo.

Berkaitan dengan hal tersebut Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo bersama Perum Jasa Tirta 1, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukoharjo dan jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan peninjauan lapangan terkait permohonan rekomendasi teknis atas perpanjangan izin pengusahaan Sumber Daya Air untuk pengambilan air untuk industry oleh PT RUM, Senin (25/02/2019).
Lokasi yang ditinjau meliputi areal Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Wastewater Treatment Plant (WWTP), WTP dan Water Intake. Peninjauan lapangan kali ini dilakukan uji kualitas air pada IPAL (tampungan air sebelum pembuangan ke sungai) dengan menggunakan parameter ikan nila sejumlah 2 ekor selama ±1,5 jam dan dihasilkan kondisi ikan setelah dimasukan dalam keadaan masih hidup.

Terkait penanganan limbah cair dan polusi udara telah melakukan pemasangan wetscrubber dan pemasangan pipa outlet sampai dengan sungai Bengawan Solo, sudah dilaksanakan dan telah selesai dilakukan pada bulan November tahun 2018. PT RUM diminta untuk segera menyampaikan copy Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC) laporan Rencana Pemetaan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) dan hasil pengujian limbah dan polusi ke BBWS Bengawan Solo dan Perum Jasa Tirta 1 (BBWSBS/sita).

Wagub Jatim Menyusuri Sungai Bengawan Solo

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo menerima kunjungan Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc dan Bupati Bojonegoro Dr. Hj. Anna Muawanah, Selasa (19/02/2019).

Dalam kunjungan tersebut Wagub Jatim dan Bupati Bojonegoro didampingi Kepala Bidang Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) Bengawan Solo Heriantono Waluyadi, ST., MT, Kepala Bidang Program dan Perencanaan Umum Dwi Agus Kuncoro, ST, MM, MT, Kepala Seksi Perencanaan Umum Gadhang Swastyastu, ST, M.Eng, dan Kepala Seksi Pengendalian Pelaksanaan Sungai dan Pantai Yudhi Triana Dewi, ST, M.Eng.

Wagub Jatim dan Bupati Bojonegoro bersama Kabid PJSA sempat menyusuri Sungai Bengawan Solo dari Desa Panjunan, Kecamatan Kalitidu sampai dengan Bendung Gerak Bojonegoro dengan menggunakan perahu tradisional.

“Kami mendukung penanganan secara menyeluruh dalam pengelolaan sungai Bengawan Solo oleh BBWS Bengawan Solo. Selain itu, kami juga ingin menangkap isu-isu yang berkembang dalam penanganan Bengawan Solo” tandas emil.

Dalam kesempatan itu Emil juga mengajak Bupati Bojonegoro untuk ikut menangani permasalahan sampah yang menghambat aliran sungai Bengawan Solo (BBWSBS/charis).

Pelatihan Pengoperasian dan Pemeliharaan Pompa dan Pintu Air Sungai Bengawan Solo di Kota Surakarta

Dalam rangka penyelesaian Pekerjaan Penanganan Banjir Kota Surakarta Paket 2, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo menyelenggarakan Pelatihan Pengoperasian dan Pemeliharaan Pompa dan Pintu Air Sungai Bengawan Solo di kota Surakarta (selasa 18/09/2018).

Kegiatan Pelatihan dihadiri oleh Dinas PUPR dan Penataan Ruang Kota Surakarta, Taman Satwa Jurug Surakarta, Bidang Operasi dan Pemeliharaaan dan Bidang Pelaksanaan Jaringan Sumber Air BBWS Bengawan Solo, Camat Pasa Kliwon, Camat Jebres, Lurah Semanggi, Pucang Sawit dan Jebres.

Narasumber dalam pelatihan kali ini adalah Ari Purboyo yang berasal dari PT Torishima Guna Engineering yang menjelaskan deskripsi pompa dan pintu air, bagian-bagian pompa air, tombol-tombol penting, kelebihan, kekurangan dan cara pemeliharaannya dan Bagas dari PT Istech Utama yang menjelaskan tentang standart operating procedure pompa.

Sesudah penjelasan secara teori, peserta pelatihan praktek mengoperasikan pompa dan pintu air di Rumah Pompa Jurug dan melakukan uji coba sistem. Pelatihan Pengoperasian dan Pemeliharaan Pompa dan Pintu Air sangat diperlukan agar jika terjadi banjir sewaktu-sewaktu siap dan tahu apa yang harus dilakukan, mengingat musim hujan sudah didepan mata (DATINBBWSBS/sita).