Kepala BBWS Ciliwung Cisadane Bambang Hidayah bersama Dirjen SDA Jarot Widyoko dan Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany meninjau lokasi longsor sampah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Sungai Cisadane pada Jumat, 22 Mei 2020 di Kota Tangerang Selatan.

Longsor sampah yang menutupi badan Sungai Cisadane berasal dari sampah di landfill dan mengakibatkan terhambatnya aliran air Sungai Cisadane.

Kejadian longsor disebabakan :

  1. Sheetpile tidak mampu menahan beban lateral dari tumpukan sampah sehingga sheetpile tersebut roboh sepanjang ± 60 meter dan Panjang kerusakan sheetpile ± 100 meter.
  2. Terjadinya gerusan disekitar sheetpile karena longsoran berada setelah tikungan sungai.
  3. Terjadi hujan yang lebat sebelum terjadinya longsor.

Sheetpile di TPA Cipeucang yang roboh dibangun oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel tahun 2019 dan masih dalam masa pemeliharaan.

Penanganan darurat saat ini mengangkat sampah yang longsor dari badan sungai ke landfill menggunakan excavator yang dilakukan oleh 3 instansi yaitu BBWS Ciliwung Cisadane 3 unit excavator, Pemkot Tangsel 2 unit excavator dan BBWS C3 1 unit excavator, kemudian pemotongan dan mengangkat sheetpile yang roboh sepanjang ± 60 m ke Landfill dan merapikan sampah di Landfill di sekitar lokasi longsor agar tidak terjadi longsor susulan. Kamis, (28/5/20).

BBWS Ciliwung Cisadane sedang melakukan Kajian untuk usulan Penetapan Garis Sempadan Sungai (GSS) Cisadane yang sedang dalam proses, sementara sosialisasi dan pemasangan patok sementara sudah dilakukan. Untuk GSS diwilayah/lokasi TPA Cipeucang pemanfaatanya adalah untuk areal konservasi sehingga GSS terletak 100 m palung sungai dari debit banjir rencana 50 tahun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here