Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merayakan Puncak Hari Air Dunia (HAD) XXVII, di Situ Lido, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa,(30/4/2019). Turut hadir dalam acara ini Penasehat DWP Kementerian PUPR Kartika Basuki Hadimuljono, segenap insan Ditjen SDA, Pemerintah Daerah Jawa Barat maupun Kabupaten Bogor, Organisasi masyarakat peduli air, serta perwakilan dunia pendidikan dari Taman Kanak-kanak hingga Perguruan Tinggi.

Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Hari Suprayogi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan upaya pihaknya untuk mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya ketersediaan serta akses terhadap air bersih. Tahun ini perayaan HAD mengusung tema ‘Semua Harus Mendapatkan Akses Air’.

 “HAD telah diperingati selama 27 tahun sejak ditetapkan pada Sidang Umum PBB tanggal 22 Maret tahun 1992. Pada tahun ini tema yang diangkat adalah ‘Semua Harus Mendapatkan Akses Air’ yang diadopsi dari tema international ‘Water for All: Leaving No One Behind’ yang mengandung pengertian air untuk semua tanpa terkecuali,” ungkapnya.

Sementara Ketua Pelaksana Harian Perayaan Hari Air Dunia XXVII, Muhammad Arsyadi mengatakan, dalam rangka peringatan HAD XXVII tahun 2019, telah dilaksanakan rangkaian kegiatan yang di Pusat dan Balai-Balai Wilayah Sungai di seluruh Indonesia. Kegiatan – Kegiatan yang dilakukan pada Balai Besar dan Balai Wilayah Sungai antara lain :

  • Bersih-Bersih sungai sepanjang 88.258 Km;
    • Bersih-Bersih Lingkungan
    • Penanaman pohon didaerah catchment area dan infrastruktur ke-PU-an
    • Donor darah
    • Tournament Gateball
    • Pembuatan Biopori
    • Penebaran benih ikan
    • Lomba mewarnai, menggambar, tari dan paduan suara
    • Sosialisasi Cuci Tangan yang benar menggunakan sabun
    • Pemanenan Air Hujan
    • Kuliah Umum, Seminar dan Sarasehan yang terkait dengan SDA dan Akses Air

Kegiatan di BBWS/BWS tersebut dilaksanakan bersama-sama dengan Pemerintah Daerah dan instansi terkait serta dengan melibatkan organisasi masyarakat peduli air dan sekolah-sekolah dari tingkat TK sampai dengan Perguruan tinggi.

Pada puncak acara hari ini di Situ Lido telah dilaksanakan penebaran 150.000 benih ikan nila dan ikan baung yang merupakan dukungan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), penanaman 200 Pohon jenis cemara Norfolk, Glodakan Tiang, Eucalyptus Jabon dan Mahoni dukungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta sosialisasi Program Cuci Tangan pakai sabun oleh anak-anak TK Pertiwi Cigombong,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here