Sunday, 9 August 2020
Sunday, 9 August 2020
Pengumuman :
Home » BERITA BBWS-PJ » BBWS- PJ Melakukan Rapat Teleconference bersama Bupati Gowa terkait Bendungan Karalloe

BBWS- PJ Melakukan Rapat Teleconference bersama Bupati Gowa terkait Bendungan Karalloe

Dalam mendukung percepatan penyelesaian pembangunan Bendungan Karalloe Kab. Gowa, BBWS Pompengan Jeneberang melaksanakan rapat melalui Video Teleconference Join Zoom Meeting, Rabu 8 April 2020.

Rapat ini diikuti oleh Bupati Kab. Gowa, Kajati Prov. Sulawesi Selatan, Kakanwil ATR/BPN Prov. Sulawesi Selatan, Polres Gowa, Dandim 1409 Gowa, Kajari Kab. Gowa, Kepala Kantor ATR/BPN Kab. Gowa, Inspektorat Kab. Gowa, Kadis Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kab. Gowa, dan Camat Tompobulu.

Rapat yang dipimpin oleh Bupati Gowa menyampaikan rapat ini merupakan tindak lanjut hasil video conference yang dilaksanakan 2 hari lalu bersama BBWS Pompengan Jeneberang terkait penyelesaian pembangunan Bendungan Karalloe Kab. Gowa agar pelaksanaan pembangunan bendungan dapat diselesaikan sesuai target, yakni pada akhir tahun ini.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BBWS Pompengan Jeneberang menyampaikan progres pembangunan Bendungan Karalloe Kab. Gowa sampai dengan hari ini (8 April 2020) sudah 74,4%, diharapkan pada akhir tahun 2020 ini sudah rampung. Rencana persiapan impounding diperkirakan pada bulan Oktober 2020. Terdapat sedikit permasalahan pada pembebasan lahan terkait surat kepemilikan, dari total 13,25 Ha (75 bidang) lahan yang masih bermasalah, ada sekitar 5,3 Ha atau 28 bidang yang
sudah melengkapi surat kepemilikan hanya berupa fotocopy, namun fotocopy tersebut hilang sedangkan untuk yang belum lengkap surat kepemilikannya ada sekitar 7,9 Ha atau 47 bidang.

Kadis Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kab. Gowa menyampaikan masih ada sisa 75 bidang yang belum terealisasi pembebasannya, terletak di Desa Garing Kecamatan Tompobulu, dan Desa Tororita Kecamatan Biringbulu. Permasalahannya terkait surat garapan atau alas hak.

Kakanwil ATR/BPN Prov. Sulawesi Selatan meminta kepada Kepala Kantor ATR/BPN Kab. Gowa untuk menelusuri riwayat penerbitan surat kepemilikan berupa fotocopy tersebut. Beliau juga meminta untuk berkoordinasi dengan Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH), apakah status tanah tersebut masuk dalam kawasan hutan atau tidak.

Bupati Gowa menutup rapat ini mengharapkan agar bisa dilaksanakan percepatan penyelesaian pembangunan Bendungan Karalloe Kab. Gowa dengan tidak meninggalkan masalah kedepannya.(SISDA)