Friday, 7 August 2020
Friday, 7 August 2020
Pengumuman :
Home » BERITA BBWS-PJ » Rapat Sekretariat Rekomendasi Teknis Pengusahaan dan Penggunaan Sumber Daya Air BBWS Pompengan Jeneberang

Rapat Sekretariat Rekomendasi Teknis Pengusahaan dan Penggunaan Sumber Daya Air BBWS Pompengan Jeneberang

BBWS Pompengan Jeneberang sebagai Unit Pelaksana Teknis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Provinsi Sulawesi Selatan menyelenggarakan fungsi penyusunan dan penyiapan rekomendasi teknis (rekomtek) dalam pemberian izin penggunaan sumber daya air pada Wilayah Sungai (WS) Jeneberang, WS Saddang, WS Walanae Cenranae dan WS Pompengan Larona.

Dalam rangka Peningkatan Layanan Rekomtek, BBWS Pompengan Jeneberang melaksanakan rapat evaluasi membahas kegiatan Unit Rekomtek dalam pemberikan Rekomtek terkait pengusahaan dan penggunaan sumber daya air di ruang rapat balai pada Hari Rabu, 1 Juli 2020. Rapat ini dipimpin oleh Kepala Balai Adenan Rasyid, ST.,MT dengan Visi mewujudkan pelayanan pemberian rekomtek di WS Jeneberang, WS Saddang, WS Walanae Cenranae dan WS Pompengan Larona yang prima menuju kemanfaatan sumber daya air yang berkelanjutan. Untuk mewujudkan visi tersebut BBWS Pompengan Jeneberang mempunyai Misi menyelenggarakan pelayanan pemberian rekomtek terbaik bagi pemerintah, masyarakat dan dunia usaha dalam rangka perizinan pengusahaan dan penggunaan dan penggunaan sumber daya air. Rapat ini dilaksanakan dengan tetap mengacu pada protokol kesehatan yakni memakai masker dan menjaga jarak.

Dalam pertemuan ini, Ketua Unit Rekomtek lbu Ir. Rini S Harun, SP.1 menyampaikan beberapa persoalan dan kendala teknis yang dihadapi, antara lain: terkait pemenuhan kelengkapan data pendukung oleh pemohon sehingga berdampak pada lamanya proses rekomtek yang diajukan, sementara dalam proses layanan Unit Rekomtek dibatasi waktu selama 23 hari. Serta adanya kesalahpemahaman pemohon tentang rekomtek yang diberikan sehingga pemohon ada yang melakukan aktifitas di lapangan tanpa melanjutkan proses rekomtek ke perizinan walaupun di dalam Rekomtek yang dikeluarkan BBWS Pompengan Jeneberang sudah menyebutkan bahwa Rekomtek tersebut Bukan Izin tetapi salah satu syarat untuk mendapatkan izin, baik izin dari Menteri untuk Izin Pengusahaan dan Penggunaan SDA maupun izin dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (PTSP) Provinsi Sulawesi Selatan untuk Izin Kegiatan Pengambilan Komoditas Tambang.

Dalam arahannya Kepala BBWS Pompengan Jeneberang, Bapak Adenan Rasyid, ST.,MT menyampaikan ” walaupun sudah ada rekomendasi teknis, jangan ada _action_ di lapangan sebelum keluar izin dari menteri maupun Dinas PTSP.” Untuk itu, beliau mengajak kepada petugas Rekomentek untuk tetap berpegang kepada aturan perundang-undangan yang ada serta semua proses harus berdasarkan mekanisme yang sudah ditentukan.

Menutup arahannya, beliau mengajak agar semua pegawai yang terlibat dalam proses rekomendasi teknis untuk bekerja dengan hati dan berhati-hati.(SISDA)