Thursday, 9 July 2020
Thursday, 9 July 2020
Pengumuman :
Home » BERITA BBWS-PJ » Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Peserta Tim Pendamping Masyarakat P3 TGAI T.A 2020

Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Peserta Tim Pendamping Masyarakat P3 TGAI T.A 2020

Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional dan upaya peningkatan kemampuan ekonomi, serta membuka lapangan pekerjaan ditengah kondisi penyebaran Covid-19, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air melaksanakan kegiatan Padat Karya Tunai Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI), kegiatan ini berupa perbaikan, rehabilitasi, dan peningkatan jaringan irigasi secara partisipatif dengan tujuan dapat meningkatkan kinerja layanan irigasi kecil, irigasi desa, dan irigasi tersier.

BBWS Pompengan Jeneberang menyelenggarakan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) Tahap I dalam Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2020. Bertempat di Ruang Rapat Satker Operasi & Pemeliharaan Sumber Daya Air BBWS Pompengan Jeneberang. Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari, mulai hari selasa 21 April 2020 sampai dengan hari Rabu 22 April 2020.

Ir. Hj. Nurlaelah , SP.1 selaku ketua panitia kegiatan melaporkan bahwa pelaksanaan tahun ini untuk awal kegiatan tahun 2020 sebanyak 390 penerima kegiatan P3-TGAI, namun ada penambahan lokasi penerima sebanyak 290 lokasi sehingga menjadi 680 lokasi penerima kegiatan P3-TGAI, adapun pelaksanaan kegiatan tahap I sebanyak 131 penerima serta 68 TPM dan rencana untuk tahap II sebanyak 381 penerima serta 199 TPM dan selanjutnya untuk tahap III 168 penerima serta 88 TPM.

Sosialisasi ini dihadiri oleh Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang Ir. Suparji, S.ST, MT yang membuka acara sosialisasi ini sekaligus menjadi pemateri pertama.

Ir. Suparji, S.ST, MT menjelaskan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) Program P3-TGAI merupakan ujung tombak padat karya yang programnya bersentuhan langsung dengan kelompok pemakai air sehingga manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat. terkait dengan Covid -1, agar peserta Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) melakukan Standar Operasional Prosedur Covid -19 memakai masker, menjaga jarak dan menyediakan tempat cuci tangan di lokasi pekerjaan.

“Diharapkan juga para Peserta Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) nantinya betul – betul memberikan pendampingan dengan baik kepada masyarakat dan jangan melakukan hal-hal yang bertentangan dengan hukum”tegasnya”.

Selanjutnya pemaparan materi tentang penjelasan pedoman umum pelaksanaan kegiatan P3-TGAI disampaikan oleh Yusman El Fita, ST, M.Sc, Kasie Perencanaan O & P SDA BBWS Pompengan Jeneberang.

Paparan selanjutnya tentang pengenalan sistem irigasi disampaikan oleh Taufik, S.ST. MT, Kepala Bagian Tata Usaha BBWS Pompengan Jeneberang, dan sebagai moderator Nasaruddin, ST Kasie Pelaksana O & P SDA BBWS Pompengan Jeneberang.

Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) ini sudah melakukan Standar Operasional Prosedur (SOP) Co

vid -19 yang mana para peserta diwajibkan mencuci tangan dengan sabun, memeriksa suhu tubuh menggunakan thermogun, memakai masker, dan mengatur jarak tempat duduk sekitar 2 meter dan sudah mendapat izin dari Kapolsek Biringkanaya Kecamatan Biringkanaya  (SISDA)