Friday, 7 August 2020
Friday, 7 August 2020
Pengumuman :
Home » BERITA BBWS-PJ » Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Antara PPK PTGA dengan Kelompok P3A Penerima Manfaat Program P3TGAI Tahap II

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Antara PPK PTGA dengan Kelompok P3A Penerima Manfaat Program P3TGAI Tahap II

Untuk mendukung kedaulatan pangan nasional sebagai perwujudan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor strategis ekonomi domestik, melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air P3TGAI), Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWS-PJ) melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Pejabat Pembuat Komitmen Pendayagunaan Tata Guna Air (PPK PTGA) dengan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A). Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari, yang dilaksanakan tetap mengikuti protokol covid-19.

Kepala Satuan Kerja Operasi & Pemeliharaan BBWS-PJ Ir. Hj. Nurlaela, SP.1 yang mewakili Kepala BBWS Pompengan Jeneberang dalam sambutanya menyampaikan “maksud dilaksanakannya penandatanganan PKS ini adalah sebagai langkah awal kesepakatan antara P3A dengan PPK PTGA dalam menyelesaikan kegiatan program P3TGAI Tahun 2020, diharapkan pada pelaksanaan program ini Tim Pendamping Masyarakat (TPM) dan Kelompok P3A harus mengikuti semua prosedur Juknis agar kedepannya tidak ada kendala di lapangan.”

“Untuk saudara-saudara kita yang terkena PHK karena dampak pandemi ini agar bisa direkrut dan terlibat langsung dalam program ini, karena ini merupakan salah satu program padat karya yang bermanfaat untuk mempertahankan daya beli masyarakat sehingga dapat mengurangi angka pengangguran ditengah ketidakpastian kondisi ekonomi yang terjadi. Perlu juga nantinya di lapangan agar kiranya tetap mentaati protokol covid-19 dengan mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker,” Ungkap Nurlaela.

Penandatanganan Perjanjian kerjasama ini sudah memasuki tahap II, dimana sebelumnya Tahap I telah dilaksanakan di bulan Mei 2020 sebanyak 131 lokasi. Pada tahap II ini dilaksanakan selama 2 hari, dimulai Tanggal 23 Juli 2020 sebanyak 92 lokasi yang tersebar di Kabupaten Jeneponto 47 lokasi, Kabupaten Bulukumba 9 lokasi, Kabupaten Sinjai 6 Lokasi, Kabupaten Bone 8 lokasi. Kemuadian, hari kedua 24 Juli 2020 sebanyak 70 lokasi yang tersebar di Kabupaten Maros 15 lokasi, Kabupaten Pangkep 5 lokasi, Kabupaten Barru 3 Lokasi, Kabupaten Soppeng 33 Lokasi,dan Kabupaten wajo 36 lokasi dengan total keseluruhan 9 kabupaten dan 162 lokasi. (SISDA)