Tingkatkan Nilai Fungsi Waduk Sempor, BBWS Serayu Opak Akan Lakukan Pengerukan Sedimen

Dalam kurun waktu beroperasinya selama 37 tahun (1978-2015), Waduk Sempor telah mengalami sedimentasi sebesar 15,63 juta m3. Hal tersebut menyebabkan berbagai fungsi waduk menjadi terganggu. Guna mengembalikan dan meningkatkan nilai fungsi waduk, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak berencana melakukan kegiatan Pengerukan Sedimen serta Rencana Operasi dan Pembuangan Sedimen Waduk Sempor.

Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan (OP) BBWS Serayu Opak Pramono berharap dalam proses pengerukan nantinya tidak terdapat kendala. Sehingga, nilai kemanfaatan Waduk Sempor bisa dirasakan kembali oleh masyarakat. “Usai dilakukan pengerukan sedimen tersebut, harapan kami irigasi pertanian semakin baik, ekonomi dan pariwisata di Waduk Sempor semakin berkembang,” ungkap Pramono dalam acara Sosialisasi Pertemuan Konsultasi Masyarakat (PKM) Rencana Pengerukan Sedimen Waduk Sempor, yang bertempat di OP Room Waduk Sempor, Gombong, Rabu (29/7).

Kegiatan pengerukan sedimen ini merupakan bagian dari program DOISP II (Dam Operational Improvement and Safety Project). Perihal pelaksanaan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) OP I BBWS Serayu Opak Eko Supriyanto mengatakan pengerukan paling cepat dimulai pada triwulan I tahun 2021.

“Harapannya, sedimen ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat misal sebagai bahan baku batu bata secara gratis. Jadi, tidak ada transaksi jual-beli tanah sedimen. Nanti SOP-nya akan dibuat kemudian akan disusun prosedur dan surat pertanggungjawaban pemanfaatan sedimen, sehingga jelas secara administratif. Namun, sebelumnya kami akan melakukan cek laboratorium untuk dilakukan penelitian apakah sedimen aman dan bisa dimanfaatkan,” ungkap Eko.

PT Caturbina Guna Persada menjadi pihak ketiga yang bertanggungjawab dalam kegiatan pengerukan sedimen Waduk Sempor. “Spesifikasi kapal keruk yang digunakan adalah model Cutter Suction Dredger 350 Tipe CSD 350. Maksimal kedalaman pengerukan -9 meter, dengan lebar ayunan 27 meter dan maksimal kapasitas campuran 200m3/jam. Instalasi alat dredger yang digunakan adalah pompa keruk tipe BP3530MD dengan diameter pipa hisap/debit 350 mm,” papar Hendy Hidayat dari PT Caturbina Guna Persada.

Rencananya, pipa lintasan sedimen akan diperpanjang dari kapal sampai arah hilir melalui intake dan melewati jalan menuju PLTA, kemudian material pengerukan akan dilepaskan ke spoilbank (kolam sedimen) di areal lapangan bola (sebelah bendung) dengan kapasitas tampungan kolam total 57 ribu m3.

Dalam sosialisasi tersebut, pihak kelurahan, kecamatan, koramil dan polsek setempat yang hadir menyatakan mendukung penuh kegiatan pengerukan sedimen Waduk Sempor dan berharap irigasi, wisata, maupun UMKM di Sempor bisa bertumbuh lebih baik. (iq/ifn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *