KOMISI TKPSDA WS-MSBL BAHAS KONFLIK DI. KELINGI TUGUMULYO

Masalah konflik air yang terjadi di Daerah Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas dan Kota Lubuk Linggau menjadi keprihatinan semua orang tidak terkecuali anggota komisi yang bernaung dibah Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) Wilayah Sungai Musi-Sugihan-Banyuasin-Lemau. Karena irigasi yang dibagun oleh Kolonial Belanda ini yang semula hanya diperuntukan untuk tanaman padi sawah sekarang airnya dimanfaatkan oleh masyarakat untuk kolam ika arus derassehingga sebagian lahan yang berada dibagian hilir kekurangan air, hal inilah yang menyebabkan terjadinya konflik penggunaan air di daerah irigasi tersebut.

Tiga orang anggota TKPSDA WS-MSBL yang juga masing-masing menjabat sebagi etua Komisi Konservasi dan Komisi Pendayagunaan Sumber Daya Air, yaitu Kamlan Yanseri, SE yang juga adalah Direktur Maduni NGO (Care Village &Farmer Society Foundation); DR. Ir. Edward Saleh, MSc dan Ir. M.Yamin, MM patut diapresiasi karena dengan semngat dan kegigihan mereka akhirnya pertemuan untuk membahas masalah konflik penggunaan air di DI. Kelingi Tugumulyo bisa terwujud pelaksanaannya pada tanggal 13-14 September 2017 di Lubuk Linggau.

Dengan dibantu oleh Sekretariat TKPSDA WS-MSBL antara lain Reza Pahlevi, ST.MT (Kepala Sekretariat TKPSDA WS-MSBL/PLH. Kabid O&P), Ir. Mawardi MT dan Maman Novrayamin, ST, MT yang juga adalah Kasatker PJPA serta PPK OP SDA I Titia Yudha Sarah, MSc mereka melobby instansi terkait untuk mendapatkan masukan dan dukungan guna mencari penyelesaian masalah konflik penggunaan air DI.Kelingi Tugumulyo. Sebelum pertemuan tersebut diatas terlaksana, sebelumnya dilakukan rapat-rapat kecil di Sekretariat TKPSDA WS-MSBL untuk membuat agenda kegiatan dimaksud. Pertemuan mendapat respon yang positif dari masyarakat dan para pejabat lainnya, hal ini dibuktikan dengan banyaknya undangan yang hadir baik dari masyarakat petani sawah maupun kolam ikan ,juga para pejabat lainnya.

Print Friendly, PDF & Email
Comments for this post are closed.