Presiden Jokowi Tinjau P3-TGAI Kab. Banyuasin

Dalam kunjungan kerja ke Provinsi Sumsel pada Senin (22/1) Presiden Jokowi dengan didampingi oleh Menteri PUPR Basuki Hadimulyono, Menteri Sosial Idrus Marham, Kepala Staf Kepresidenan Moedoko, Gubernur Sumatera Selatan Alex Nurdin, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI. AM. Putranto, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Bupati Banyuasin Supriono, Dirjen SDA Imam Santoso, kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja, DANREM Garuda Dempo Kol Inf. Kunto Arief Wibowo, DANDIM MUBA Letkol Inf Mulyadi beberapa pejabat terkait lainnya serta Kepala BBWS Sumatera Selatan Suparji, meninjau lokasi Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Desa Banyu Urip Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan. Lokasi ini merupakan salah satu daerah rawa pasang surut yang ada di Provinsi Sumatera Selatan dan salah satu lokasi yang mendapat Program P3-TGAI dari Kementerian PUPR.

Presiden Jokowi mengatakan “ Saya mengecek lagi padat karya tunai yang dikerjakan di Desa Banyu Urip Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumsel yang dikerjakan kurang lebih 50 hari dan yang bekerja saat ini sebanyak 125 orang pada 6 saluran irigasi tersier”. Melalui kegiatan ini petani yang tergabung dalam Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Karya Tani melakukan perbaikan saluran irigasi tersier. Besarnya upah sesuai standar upah di Kabupaten Banyuasin yaitu sebesar Rp. 110 ribu pertukang dan Rp. 90 ribu rupiah untuk pembantu tukang yang dibayarkan secara mingguan.

Menurut Presiden kegiatan ini “Dikerjakan oleh P3A dan diawasi oleh Balai-balai Kementerian PUPR, jadi fungsi kontrolnya ada disitu. Sambil menunggu sebentar lagi akan panen” Sebanyak 180 lokasi kegiatan P3-TGAI di Provinsi Sumatera Selatan dan tersebar di 11 lokasi kabupaten/kota dengan total dana sebesar Rp. 40,5 milyar.

Manfaat kegiatan ini diantaranya akan meningkatkan peredaran uang di daerah, tingkat konsumsi dan daya beli masyarakat juga ikut meningkat. Disamping itu diharapkan juga para petani akan lebih menjaga kondisi saluran irigasi sawahnya karena terlibat langsung dalam kegiatan pemeliharaan perbaikan irigasi sehingga produksi pangan akan meningkat.

Di Kabupaten Banyuasin, selain P3-TGAI Kementerian PUPR juga melaksanakan kegiatan lainnya yakni Program Tugas Pembantuan Operasi dan Pemeliharaan (TP OP) namun dilakukan disaluran irigasi sekunder, kegiatan ini melibatkan sebanyak 125 orang petani.

Print Friendly, PDF & Email

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *