Evaluasi Pelaksanaan Pengembangan dan Pengelolaan Sistem Informasi dan Data Bidang Sumberdaya Air.

Malang – Direktorat Pengembangan Jaringan SDA melalui Subdirektorat Sistem Informasi dan Data SDA menyelenggarakan kegiatan Evaluasi Pengembangan dan Pengelolaan Sistem Informasi dan Data bidang Sumber Daya Air/SDA bertempat di Hotel Harris Malang, Jawa Timur. Kegiatan diikuti oleh 80 orang peserta yang berasal dari pengelola SISDA, admin e-Programming dan staf perencanaan BBWS/BWS seluruh Indonesia. Kegiatan dimaksudkan sebagai bentuk pendampingan dan pembinaan kepada para pemilik data/walidata di masing-masing Balai Besar Wilayah Sungai/BBWS dan Balai Wilayah Sungai/BWS di lingkungan Direktorat Jenderal SDA /Ditjen SDA dan mengaktifkan kembali SISDA di masing-masing BBWS/BWS.

Tujuan dari kegiatan yang memiliki tagline “Sisda Reborn” ini adalah untuk mensosialisasikan  Aplikasi SISDA/WRDC hasil pengembangan yang terbaru, mengaktifkan kembali unit pengelola SISDA di BBWS/BWS dan membentuk jaringan komunikasi antar unit pengelola SISDA.

Kepala BBWS Brantas Ir. Saroni Sugiarto, ME yang diwakili oleh Kasubbag Keuangan dan Umum Bpk. Rozullan yang bertindak selaku tuan rumah acara mengharapkan agar kegiatan ini mampu melahirkan inovasi terbaru dalam pengembangan Sistem Informasi/SI dan Data terutama dalam penyebarluasan informasi pembangunan infrastruktur kepada masyarakat sebagai stakeholder utama Ditjen SDA Kementerian PUPR.

Direktur Pengembangan Jaringan SDA Ir. Edy Juharsyah, M.Tech yang diwakili oleh Kepala Sub Direktorat Sistem Informasi dan Data SDA Bpk. Ir Mirza Nirwansyah, MT mengatakan bahwa saat ini IT berkembang dengan sangat cepat untuk itu perlu dilakukan menyesuaikan fungsi SDA yang terpadu dan berkelanjutan, penyesuaian fungsi sesuai IT diwujudkan dalam bentuk kebijakan SDA terkait Sistem Informasi dan Data SDA, pengembangan aplikasi e-Programming, pengembangan Aplikasi Pusat Data Sumber Daya Air/PDSDA atau WRDC (Water Resources Data Center) sebagai basis data bidang SDA yang diakses melalui web, mendukung kebijakan nasional yaitu Satu Peta (One Map Policy/OMP) dan Satu Data (One Data Policy). OMP akan menyatukan informasi peta dari berbagai sektor untuk mengurangi terjadinya tumpang tindih informasi yang hasil akhirnya ditetapkan oleh BIG sebagai satu referensi tunggal, satu standar, satu basis data spasial dan ditampilkan dalam satu geoportal nasional. One Data adalah bentuk inisiatif pemerintah untuk meningkatkankualitas dan pemanfaatan data pemerintah yang tidak terbatas pada penggunaan untuk pengambilan kebijakan melainkan sebagai bentuk pemenuhan data untuk masyarakat agar partisipasi dari masyarakat dapat meningkat.

Melihat kondisi diatas, SISDA diarahkan untuk membentuk suatu Sistem Informasi berkelanjutan/Sustainable IT yang mampu mempercepat proses perencanaan, pelaksanaan konstruksi dan pengelolaan infrastruktur bidang SDA. Kunci dari sustainable IT terletak pada Data yang lengkap, akurat, tervalidasi, terstandar dan terupdate. Kebutuhannya disampaikan oleh Bpk Ir. Mirza Nirwansyah, MT sebagai Kesubdit Datin bahwa SISDA harus diperkuat dalam hal pengumpulan, pengelolaan, analisis, pemeliharan dan publikasi agar dapat menjawab tantangan SISDA. Tantangannya SISDA adalah Perkembangan IT yang harus mampu diikuti oleh Pengelola SISDA, kebutuhan akan Big Data (data yang besar/volume, memiliki banyak jenis/variety dan cepat berubah/velocity) dan kebutuhan dari pengguna informasi yang membutuhkan data yang cepat, tepat dan akurat. Kendala lain yang dihadapi oleh Pengelola SISDA antara lain 1. Infrastruktur IT yang tertinggal, 2. SDM pengelola IT yang terbatas, 3. Angggaran yang terbatas, 4. Data yang belum update dan 5. Arahan yang belum tepat.

Kegiatan evaluasi dilanjutkan dengan paparan oleh masing-masing BBWS dan BWS terkait kondisi SISDA di tempat mereka. Selain evaluasi SISDA diselenggarakan juga sosialisasi pengembangan aplikasi e-Programming dan workshop pembuatan video yang baik dan benar.

 

Tim SISDA BBWS Sumatera 8

Facebook: BBWSSum VIII

Twitter: bbwss8

Instagram: bbwssumatera8

Youtobe: Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII

 

#SISDAreborn

#PUPRsigapmembangunnegeri

Print Friendly, PDF & Email

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *