Pengukuhan Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) Wilayah Sungai Musi-Sugihan-Banyuasin-Lemau (WS-MSBL Periode ke-2)

Pada tanggal 2 November 2018 di Hotel The 101 Palembang oleh Direktur Bina PSDA Ditjen SDA Ir. M. Fauzi Idris, M.E. Sesuai SK Menteri PUPR No. 707/KPTS/M/2018 jumlah anggota yang dilantik berjumlah 92 orang, yang terdiri dari 46 orang unsur pemerintah dan 46 orang unsur non pemerintah, meliputi 4 provinsi atau 27 kabupaten kota, yaitu Prov. Sumsel 17 kabupaten/kota, Prov. Bengkulu 4 kabupaten/kota, Prov. Jambi 4 kabupaten/kota dan Prov. Lampung 2 kabupaten/kota. Dengan demikian TKPSDA WS-MSBL adala TKPSDA yang wilayah kerjanya terluas dan jumlah anggotanya terbesar di Indonesia.
Dalam sambutan pengarahannya Direktur Bina PSDA mengucapkan selamat kepada para anggota yang baru dilantai, tantangan pengelolaan sumber daya air kedepan juga semakin besar. Dengan dibatalkannya UU Sumber Daya Air oleh MK, Kementerian PUPR telah menyusun 22 Peraturan Menteri diantaranya Permen No.17/KPTS/M/2017 sebagai pengganti Permen No. 04/KPTS/M/2008, maka keberadaan TKPSDA masih diperlukan untuk ikut memberikan masukkan terkait pengelolaan SDA, TKPSDA WS dibentuk untuk mengintegrasikan berbagai kepentingan. Tugas TKPSDA bukan hanya membahas dan memberikan rekomendasi pengelolaan SDA saja tapi juga ikut memberikan masukan terkait dengan pengelolaan lainnya. Pengelolaan SDA yang baik juga akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan kesehatan masyarakat.
Sementara itu sesuai Kepmen PUPR No. 707/KPTS/M/2018 ketua TKPSDA WS-MSBL periode ke-2 ini kembali dijabat oleh Kepala Bappeda Prov. Sumsel dan Ketua Harian dijabat oleh Kepala Dinas PSDA Prov. Sumsel secara bergilir nanti akan dijabat oleh Kepala Bappeda Prov. Bengkulu, Kepala Bappeda Prov. Lampung dan Kepala Bappeda Prov. Jambi sesuai kesepakatan nantinya.
Dalam sambutannya Kepala Bappeda Prov. Sumsel sekaligus Ketua TKPSDA WS-MSBL Ekowati Retnoningsih, SKM. MKes mengharapkan agar kedepan kepada anggota TKPSDA ini harus ada kegiatan yang dihasilkan bukan hanya pertemuan saja. Kita harus dapat menjalankan amanah berupa rekomendasi kepada para pengambil kebijakan agar pengelolaan SDA dapat berkelanjutan dan berkeadilan. Kita kaya akan sumber air tapi belum dapat sepenuhnya memenuhi kebutuhan air untuk  masyarakat kita, ini tentunya ada masalah yang perlu kita selesaikan.
Sebelum pengukuhan pengurus tersebut, juga telah disusun tata tertib organisasi TKPSDA WS-MSBL, penyusunan 3 komisi yang terdiri Komisi konservasi SDA, Komisi Pendayagunaan SDA dan Komisi Daya Rusak Air serta penyusunan program 5 tahun dan program tahunan untuk dilaksanakan selama periode kepengurusan tahun 2018-2023.

Print Friendly, PDF & Email

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *