Palembang ‘Langganan’ Banjir, Ini Kata BBSSW VIII

KBRN, Palembang : Banjir yang terjadi di Palembang, Selasa (13/11/2018) mengakibatkan sejumlah ruas jalan dan pemukiman warga terendam dan sempat melumpuhkan aktifitas warga. Akibat hujan deras dari malam hingga pagi hari, ratusan rumah terendam hingga ketinggian satu meter. Bahkan, sejumlah warga terpaksa dievakuasi dengan pertimbangan keselamatan.

Kepala Balai Besar Sungai Sumatera Wilayah (BBSSW) VIII, Suparji, mengungkapkan, secara geografis Kota Palembang sebagian besar merupakan wilayah datar (flat) sehingga membutuhkan drainase yang baik agar air dapat mengalir ke sungai saat hujan.

Sayangnya, drainase yang ada saat ini masih banyak mengalami kendala. Suparji mengatakan, dari hasil pantuan dilapangan diketahui kondisi drainase utama atau sungai kecil relatif cukup baik. Masalah justru pada drainase kecil disisi jalan yang tidak berfungsi sempurna sehingga air meluap hingga ruas jalan.

“Sebelum banjir saya sudah cek itu banyak kabel-kabel (utilitas-red) yang dipasang disaluran air. Ini justru menghambat aliran air, belum lagi bila ada sampah yang nyangkut. Tidak hanya itu, seperti di depan pool Damri, box culvert sebagai jalan keluar air pun ditutup akibatnya airnya tidak bisa mengalir,” ujar Suparji kepada wartawan di Palembang, Rabu (14/11/2018).

Suparji mengaku terus memantau kondisi banjir di Palembang. Pantauan dilakukan pada dini hari ke sejumlah titik rawan banjir seperti di Simpang Bandara, Jl Kol H Burlian, termasuk Sekip Bendung yang menjadi salah satu titik banjir paling parah.

“Sekip Bendung ini secara teknis pengendalian banjirnya tidak ada masalah bila pompa air dapat bekerja optimal. Masalahnya saat ini masih ada lahan yang belum bebas sehingga mesin pompa kami belum dapat bekerja.Mudah-mudahan masalah lahan ini bisa dapat segera diatasi,” pungkasnya.

(sumber: http://rri.co.id/palembang/post/berita/598740/daerah/palembang_langganan_banjir_ini_kata_bbssw_viii.html)

Print Friendly, PDF & Email

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *