BBWS Sumatera VIII Siaga Menghadapi Musim Hujan 2018

Palembang – Sekretaris Tim Satgas Siaga Penanggulangan Bencana Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII (BBWSS VIII), Ibu Ir. Florentina Sitompul, MM mengatakan bahwa untuk menghadapi bencana di Provinsi Sumatera Selatan khususnya  Kota Palembang, Tim Siaga Penanggulangan Bencana telah menyiapkan peralatan berupa Kendaraan  Operasional sebanyak 1 unit, Pompa banjir 1000m3 sebanyak 2 unit, Tenda sebanyak 2 unit, Pelampung sebanyak 36 unit, Tandu sebanyak 21 unit, Mesin Speedboat sebanyak 2 unit, Perahu karet sebanyak 6 unit, Dump Truck sebanyak 1 unit, Excavator ampibi sebanyak 1 unit dan Excavator sebanyak 1 unit. Selain peralatan, Tim Siaga Bencana juga menyiapkan bahan kesiapsiagaan berupa: Bronjong sebanyak 3.699 lembar dan Karung berlogo PUPR sebanyak 1.000 lembar. Masyarakat juga dapat melaporkan kejadian bencana banjir dengan menghubungi Call Center Posko Banjir 081367704399.

Hal ini terungkap dalam Apel Siaga Penanggulangan Bencana yang diikuti oleh para Pejabat dan pegawai  BBWSS VIII dan juga dari lingkungan pemerintahan di Provinsi Sumatera Selatan seperti Kepala Dinas Pengelolaan Sumberdaya Air Provinsi Sumatera Selatan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Palembang, Kepala Pemadam Kebakaran Kota Palembang, Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika Kota Palembang, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Palembang dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Provinsi Sumatera Selatan.

Dalam sambutannya, Kepala BBWSS VIII Ir. Suparji, SST, MT selaku pembina apel kesiapsiagaan mengatakan Tim Satgas Siaga Bencana dipersiapkan untuk mencegah dan menanggulangi akibat yang ditimbulkan akibat bencana tersebut. Tim ini dibentuk berdasarkan Peraturan menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 13/PRT/M/2018 tentang Penanggulangan Darurat Bencana Akibat Daya Rusak Air dan diturunkan lagi dalam Surat Keputusan Kepala Balai No. 212/KPTS/Ah/ 2018 tentang Tim Satuan Petugas Penanggulangan Bencana untuk BBWSS VIII. Selain itu Tim ini bertugas untuk melaksanakan koordinasi internal dan eksternal dengan pihak terkait dalam hal pemabtauan dan pelaksanan penanggulangan bencana, mengumpulkan data-data dan laporan awal kejadian bencana berasal dari Posko Banjir di Daerah untuk disampaikan kepada Ketua Satgas dan Pembina, melakukan inventarisasi jenis, lokasi kondisi sarana dan prasarana SDA, tingkat kerusakan dan penyebab kerusakan serta menyusun skala prioritas untuk tindakan penanggulangan bencana.

Sebagai media untuk mempermudah koordinasi dan pelaporan antar masing-masing posko bencana di daerah, setiap posko dapat melaporkan melalui media sosial Whatsapp terkait kejadian dan kondisi terkini bencana, hasil laporan tersebut akan dituangkan dalam form laporan bencana.

Berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), curah hujan tinggi (>300mm) pada bulan November 2018 akan terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Kalimantan bagian utara dan barat, serta sebagian besar wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah. Sifat hujan pada beberapa wilayah ini berada pada tingkat diatas normal. Akibatnya akan terjadi puncak musim hujan pada bulan November – Desember 2018 akan melanda sebagian besar Pulau Sumatera dan Kalimantan serta sebagian kecil Pulau Jawa dan Sulawesi. Akibat dari puncak musim hujan tersebut, beberapa daerah di Indonesia berpotensi alami banjir. Potensi banjir ini diperkirakan akan terjadi di 31 kota/kabupaten dan 73 kecamatan di Pulau Sumatera dan Kalimantan pada bulan November termasuk untuk wilayah Sumatera Selatan yang menjadi Wilayah Kerja BBWS Sumatera VIII. (Tim Sisda BBWS 8)

Print Friendly, PDF & Email

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *