Pembayaran Ganti Rugi Tahap 3 Bendungan Tiga Dihaji

Muaradua – Pada hari Kamis tanggal 27 Desember 2018 diadakan pembayaran ganti rugi tahap ke 3 (tiga) untuk Proyek Bendungan Tiga Dihaji yang bertempat di Hotel Ever Green Kota Muaradua Kab. OKU Selatan. Pembayaran Ganti Rugi dipimpin langsung oleh Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera 8 (BBWSS 8) Bpk. Ir. Suparji, S.ST, MT didampingi oleh Kepala Satuan Kerja Pembangunan Bendungan BBWSS 8 Bpk. Ali Cahyadi Ahmad, ST, MT.

Selain dihadiri oleh warga yang menerima ganti rugi, kegiatan ini juga dihadiri oleh Bupati Oku Selatan Bpk. Popo Ali, M.BCom. Perwakilan DPRD OKU Selatan, Kapolres OKU Selatan Bpk. Denny Agung, dari Kejaksaan Negeri OKU Selatan selaku TP4D Bpk. Mario Churairo, Kepala BPN OKU Selatan Bpk. Zamili, SH, MH. dan perwakilan dari Lembaga Manajamen Aset Negara Ibu Widya Ningrum.

Kepala BBWSS 8 Bpk. Suparji menyampaikan bahwa total persil yang dibayarkan adalah sebanyak 161 persil dengan total pembayaran sebesar Rp. 46 Milyar untuk jumlah penerima sebanyak 115 warga terdampak genangan kiri dan kanan Bendungan Tiga Dihaji. Total progress untuk pembebasan lahan telah mencapai 94% , saat ini masih tersisa 20 persil yang belum dibebaskan yang kemungkinan akan dilakukan pembayarannya oada bulan Januari 2019.

Bpk. Popo Ali selaku Bupati OKU Selatan dalam sambutannya berharap kepada seluruh masyarakat OKU selatan dapat mendukung pelaksanaan pembangunan Bendungan tiga dihaji ini, demikin pula untuk rekan-rekan PERS dan LSM agar ikut mendukung bersama pemerintah untuk menyukseskan Bendungan tiga dihaji. Bpk. Popo Ali juga menambahkan bahwa pada bulan November 2018 pihak Pemkab OKU Selatan bersama BBWSS 8 telah menandatangani Surat Izin Pinjam Pakai Jalan Peninggiran-Sukabumi sebagai jalan akses proyek, sehingga tidak ada lagi kendala menuju lokasi Bendungan.

Sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional Pemerintah saat ini, bendungan Tiga Dihaji selalu menjadi isu yang menarik untuk diangkat. Pembangunan Bendungan yang memakan dana paling besar (Rp. 3,9 T) di Indonesia saat ini dilaksanakan melalui Kontrak Tahun Jamak (Multi Years) selama 5 tahun. Bendungan dengan tipe urugan batu dengan inti lempung ini memiliki luas tampungan 104 Juta m3, dengan tinggi bendungan 122 M dan telah ditandatangani kontrak konstruksinya pada tanggal 16 Oktober 2018

Print Friendly, PDF & Email

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *