Kepala BBWS Sumatera VIII Apresiasi Juru Jaringan Irigasi Rawa Teladan 2018

Palembang – Pada hari Selasa, 29 Januari 2018 Kepala BBWS Sumatera VIII Ir. Suparji, S.ST, MT menerima dan menyerahkan hadiah kepada pemenang Juru Jaringan Irigasi Rawa Teladan yang telah mengikuti Lomba OP Tingkat Nasional pada tahun 2018. Untuk BBWS Sumatera VIII, pemenang tersebut diperoleh oleh Bpk. M. Ilyas yang berhasil meraih juara ke 3 mengungguli 9 provinsi lain yang mengikuti Juru Jaringan Irigasi Rawa Teladan. Turut hadir dalam kegiatan ini yaitu Bpk. Media Ramadhan, ST, MT (Kepala Bidang OP BBWS Sumatera VIII), Ibu Florentina (Kepala Satker OP), Ibu Nenny Rochaenita (Kepala Seksi Pelaksanaan OP) dan para staf lainnya. Selain Bpk. M. Ilyas, Kepala BBWS Sumatera VIII juga beraudiensi dengan Tim Delta Telang (Wilayah Pengamat III) yang juga mengikuti lomba selain bpk. M. Ilyas yaitu Bpk. Ahmad Fauzi (Pengamat III), Bapak. Khalid Mahmudi (Juru Perairan ) dan Bpk. Suyoto (Juru Perairan). Pada tahun 2017 Bpk. Ahmad Fauzi menjadi Juara I dalam lomba Pengamat Jaringan Rawa, sehingga dengan pencapaian selama 2 tahun ini pihak BBWS Sumatera VIII merasa bersyukur sekaligus bangga.

Dalam kata sambutannya, Bpk. Suparji menyampaikan kebanggaannya kepada Tim Delta Telang yang telah berhasil meraih juara dalam 2 tahun berturut-turut. Meskipun tahun ini  belum berhasil meraih juara pertama, tetapi dengan pengalaman yang telah diperoleh, kemauan untuk memberbaiki diri dan tidak cepat puas dengan pencapaian tahun ini maka menjadi juara I untuk tahun 2019 ini akan sangat mungkin untuk diraih.

Sebagai bagian dari balai, pengelola irigasi akan dibina dalam bentuk lembaga PTGA atau Penyuluhan Tataguna Air. Dalam PTGA pengelola irigasi seperti pengamat dan juru perairan akan dibina dan ditingkatkan kualitasnya sehingga kedepannya dapat melakukan pengelolaan irigasi secara efektif dan efisien. Hasil akhir yang diharapkan tentu saja berupa peningkatan produktifitas pertanian yang menjadi program pemerintah untuk saat ini.

Menyinggung masalah mekanisasi pertanian seperti adanya pompanisasi di saluran-saluran irigasi, Kepada BBWS Sumatera VIII menyampaikan pada prinsipnya hal tersebut boleh-boleh saja dengan syarat tidak merubah dimensi saluran yang telah dibuat oleh balai. Tetapi Kepala BBWS Sumatera VIII menyatakan pendapatnya bahwa mekanisasi akan berakibat pada tingginya biaya operasional, yang lebih baik adalah irigasi yang berbasiskan gravitasi yang tentu saja sangat efisien.

Harapan dari Bpk. Suparji adalah agar para pemenang untuk tidak berpuas diri, sehingga tahun depan dapat menjadi juara I, kemudian untuk selalu guyub dan rukun dalam lingkungan serta membina kerjasama antar anggota dan pengelola baik dari PUPR ataupun dari pertanian agar dapat mewujudkan peningkatan produksi pertanian yang akan mensejahterakan masyarakat.

Bapak M. Ilyas sebagai pemenang Juru Pengamat Irigasi Teladan menyampaikan bahwa beliau sudah mengikuti lomba ini sebanyak dua kali yaitu pada tahun 2017 dan 2018. Untuk tahun 2018, beliau menyatakan bahwa awalnya dia kecewa karena pada saat penilaian presentasi yang dilakukan di Kupang tanggal 20 Juli 2018 timnya hanya menempati urutan kelima, padahal mereka merasa bahwa apa yang mereka paparkan sudah sangat baik dan berada diatas peserta lain. Melihat kondisi itu, Pak Ilyas dan tim berusaha memperbaiki nilai mereka saat dilakukan penilaian lapangan oleh para juri. Hal tersebut dapat terbukti dengan membaiknya peringkat mereka dari peringkat lima menjadi juara ketiga. Atas keberhasilan tersebut, bapak Ilyas mengucapkan terima kasih kepada pihak BBWS Sumatera VIII atas dukungan yang telah diberikan baik moril dan materiil.

Atas keberhasilan Bpk. M. Ilyas, Direktorat Bina OP selaku penyelenggara lomba melalui BBWS Sumatera VIII mengapresiasi kemenangannya dengan memberikan 1 (satu) unit motor trail 150cc untuk digunakan dalam melaksanakan tugas sehari-hari.

Lomba OP tingkat Nasional diselenggarakan oleh Direktorat Operasi dan Pemeliharaan Direktorat Jenderal Sumberdaya Air ini bertujuan untuk memberikan apresiasi terhadap insan pengelola sumber daya air dalam melaksanakan kegiatan OP, mendorong peningkatan pelayanan, meningkatkan pemahaman, perhatian dan komitmen pimpinan terhadap pelaksanaan kegiatan OP. Selain itu lomba ini juga bertujuan untuk memberikan apresiasi dan motivasi kepada masyarakat, khususnya komunitas peduli sungai untuk terus bersama-sama dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk menjaga lingkungan sungai dan sekitarnya.

Lomba yang dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya ini terdiri dari beberapa kategori, yaitu (1) Lomba/Pemilihan OP Daerah Irigasi (Permukaan); (2) OP Jaringan Irigasi Permukaan & Irigasi Rawa Teladan; (3) OP Irigasi Partisipatif P3A; (4) Komunitas Peduli Sungai. Juga kategori (5) Pemilihan Unit Pengelola Bendungan, dan (6) Petugas OP Bendungan Teladan. (SISDA BBWSS 8)

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *