Mengembalikan Fungsi Sungai dengan Penetapan Sempadan Sungai Musi

Palembang - Sempadan Sungai perlu ditetapkan sebagai upaya untuk melakukan kegiatan konservasi, pendayagunaan dan pengendalian atas sumberdaya air sungai. Hal ini menjadi tujuan diadakannya Sosialisasi Kajian Sempadan Sungai Musi Kota Palembang yang dilangsungkan pada tanggal 3 September 2019 bertempat di Hotel Emilia Palembang, seperti yang disampaikan oleh Ketua Pelaksana Kegiatan yang juga Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII (BBWSS Sumatera VIII)  Bapak Medya Ramdhan, ST.

 

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala BBWS Sumatera VIII, Bapak Ir. Birendrajana, MT, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Palembang, Ir. A. Bastari, MT, Kepala Bappeda Litbang Kota Palembang, Ir. Harrey Hadi, MS, Para Camat yang ada di Kota Palembang dan juga para narasumber yang berasal dari Direktorat Sungai dan Pantai serta widyaiswara Kementerian PUPR. Kegiatan yang dihadiri oleh 48 peserta yang berasal dari 19 peserta perwakilan dari Pemerintah Kota Palembang, 20 peserta dari BBWS Sumatera VIII dan 9 orang dari tamu undangan.

 

Dalam sambutannya, Ir. Birendrajana, MT menyampaikan bahwa kajian penetapan sempadan merupakan amanat dari Peraturan Menteri PUPR No. 28 Tahun 2015 tentang Penetapan Garis Sempadan Sungai dan Garis Sempadan Danau, oleh karena itulah BBWS Sumatera VIII mengajak pihak terkait khususnya Pemerintah Kota untuk sama-sama menetapkan sempadan sungai dan secara bertahap untuk melakukan pembebasan garis sempadan agar fungsi sungai sebagai sarana konservasi, dan penunjang kegiatan sosial ekonomi penduduk dapat dikembalikan sebagaimana mestinya.

 

Dari hasil kajian tim konsultan BBWS Sumatera VIII, maka sempadan sungai Musi di Kota Palembang ditetapkan 15 meter untuk sungai yang memiliki kedalaman palung 20 meter  dan 30 meter untuk sungai yang memiliki kedalaman palung lebih dari 20 meter. terdapat 9 kecamatan dengan total 26 kelurahan yang berada di kawasan sempadan, sedangkan total bangunan yang berada di kawasan sempadan adalah sebanyak 738 unit yaitu 699 unit rumah, 25 dermaga kecil, 12 unit pabrik dengan total luas bangunan 89.194 m2 dan luas tanah total kurang lebih 330.100 m2.

 

 

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *