Strategi Pembangunan Bendungan Tiga Dihaji di Tengah Wabah

Palembang - Wabah COVID 19 membawa perubahan dalam kehidupan masyarakat, banyak proyek-proyek pemerintah yang terdampak akibat pandemi ini. Beberapa kegiatan yang kurang strategis dan bisa ditunda pelaksanannya akan dibatalkan dan dialihkan anggarannya (refocusing) untuk penanganan pandemi ini. Dalam kaitannya dengan Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Tiga Dihaji, kepala BBWS Sumatera VIII bapak. ir. Birendrajana, MT memiliki strategis tersendiri agar pelaksanaan kegiatan yang dimulai sejak Thn 2018 lalu tidak terhambat.

Dalam wawancara dengan harian Sriwijaya Post (selasa-14 April 2020), Pak Biren menjelaskan bahwa BBWS Sumatera VIII berkomitmen untuk tidak merumahkan para pekerja selama pandemi, dan akan mempercepat pelaksanaan kegiatan ini. Para pekerja diharapkan untuk memperhatikan imbauan pemerintah selama pelaksanaan proyek yaitu menggunakan masker ataupun sarung tangan dan menjaga jarak dalam bekerja. Dalam pelaksanaan kegiatan di lokasi proyek para pekerja akan dilengkapi dengan masker, hand sanitizer di kantor/lokasi proyek, serta diberikan vitamin penambah daya tahan.

Bendungan Tiga Dihaji ini ditargetkan akan selesai pada tahun 2023, memiliki ketinggian/tinggi puncak mercu bendungan setinggi 122 meter, dengan lebar 950 meter. setelah selesai akan mampu melayani daerah irigasi sebesar 25.000 Ha daerah irigasi baru dan menyedikan listrik sebagai PLTA sebesar 40 MW.

Berita ini dapat dibawa di harian Sriwijaya Post (https://palembang.tribunnews.com/2020/04/15/cerita-kepala-bbwss-viii-tetap-kebut-proyek-bendungan-tiga-dihaji-di-tengah-wabah-virus-corona)

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *