Melastarikan Pakaian Adat Tradisional/Daerah

previous arrow
next arrow
Slider

Selasa, 4 Februari 2020 – BWS Kalimantan II, Kementerian PUPR, Ditjen Sumber Daya Air ikut serta dalam melestarikan pakaian adat tradisional/daerah. Pemakaian busana adat oleh pegawai BWS Kalimantan II pada hari Selasa, 4 Februari 2020 yang dilakukan dengan penuh semangat sebagai bentuk kedisiplinan dilingkunan Kementerian PUPR. Pakaian adat, juga mengekspresikan identitas, yang biasanya dikaitkan dengan wilayah geografis atau periode waktu dalam sejarah. Pakaian adat juga dapat menunjukkan status sosial, perkawinan, atau agama.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menetapkan setiap hari Selasa pada Minggu Ke-1 sebagai hari untuk berpakaian adat tradisional/daerah bagi seluruh pegawai. Kewajiban mengenakan pakaian adat tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Nomor 01/SE/M/2020 tentang Penyeragaman Pakaian Kerja Di Lingkungan Kementerian PUPR Dalam Rangka Peningkatan Disiplin. Seragam baju putih–celana/rok biru gelap (mendekati hitam) digunakan setiap Senin dan Kamis, baju adat setiap Selasa minggu ke-1, selain itu tetap menggunakan atasan putih seperti hari Senin dan Kamis. Baju Batik PUPR digunakan setiap Rabu, kemudian setiap Jumat memakai batik, bawahan menyesuaikan, serta sepatu wanita model pantofel.

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Visit Us On TwitterVisit Us On FacebookVisit Us On YoutubeVisit Us On Instagram