Aksi Bersih Danau Limboto, BWS Sulawesi II Kerjasama Dengan TNI Untuk Danau Limboto Yang Lebih Baik

325

SISDA BWS SUL II – Selasa (18/02/2020), Danau Limboto di Provinsi Gorontalo tergolong kritis akibat sedimentasi. Selain itu, pencemaran air tanah, penyebaran serta pertumbuhan eceng gondok dalam jumlah banyak. Danau Limboto yang terletak di kabupaten Gorontalo dan kota Gorontalo ini memiliki fungsi antara lain, sebagai pengendali banjir, penyimpan air, usaha perikanan, wisata dan fotografi. Oleh karena itu, BWS Sulawesi II Bersama Komando Resor Militer 133 Nani Wartabone melakukan aksi bersih danau limboto. Aksi bersih kali ini merupakan kedua kalinya. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Balai Adenan Rasyid, ST., MT, Komandan Korem Kolonel CZI Arnold Ritiauw beserta jajaran dari kedua pihak.

Pembukaan Acara Aksi Bersih Danau Limboto oleh Kepala Balai Adenan Rasyid, ST., MT, Komandan Korem Kolonel CZI Arnold Ritiauw, Foto : Humas

Dalam sambutannya Adenan Rasyid, ST., MT mengatakan “ini merupakan lanjutan kerjasama kita dan ini kita jadikan kegiatan rutin setiap tahun, seperti yang kita ketahui bahwa danau ini masuk dalam 15 besar danau kritis di Indonesia. Mulai dari sedimentasi, okupasi lahan, kualitas air danau, kapasitas danau, serta perubahan tata guna lahan pada bagian hulu. Dari 8000 hektar ke 2500 hektar merupakan penyusutan yang luar biasa, ayo kita konsen ke danau limboto, saya minta kelilingnya di gali dulu, setelah itu kita akan gali spot-spot yang ada di tengah danau. Ini merupakan niat kita bersama untuk menjaga danau ini supaya bukan hanya kita yang menikmatinya, tetapi juga anak cucu kita nanti”, ucap Kepala BWS Sulawesi II.

Kabalai beserta Jajarannya berkordinasi dengan Komandan Korem Kolonel CZI Arnold Ritiauw rencana Danau Limboto Kedepannya, Foto : Humas

Walaupun memiliki keunikan yang tidak dimiliki banyak danau lainnya di dunia, kawasan Danau Limboto ini semakin memprihatinkan. Sisa pakan ikan keramba serta sedimen terus menumpuk memenuhi badan danau melalui sungai-sungai yang menjadikan danau ini sebagai muaranya.

Situasi Danau Limboto Setelah Dilakukan Aksi Bersih, Foto : Humas

Kolonel CZI Arnold Ritiauw selaku Komandan Korem mengatakan “memang sudah menjadi tugas kita sebagai prajurit yaitu membantu tugas pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Hari ini kita lihat bahwa luas total danau ini sekarang 2500 hektar dari 8000 hektar, hal ini terjadi karena muara dari 23 sungai masuk ke danau ini dan membawa sedimentasi, diakibatkan oleh tataguna lahan seperti yang dikatakan kepala balai, ayo bersama, mulai dari kita, masyarakat juga harus mendukung agar supaya bukan hanya kita yang menikmati, tapi juga anak cucu kita kedepan”, tegas beliau. Dari 23 sungai yang menjadi penyuplai air Danau Limboto, hanya ada satu aliran sungai yang mengalir ke laut. Sungai ini menghubungkan badan danau ke Sungai Bolango sebelum air mengalir ke Teluk Tomini. Ayo bersama-sama kita selamatkan danau limboto ini.