BWS Sulawesi II Terus Pantau Proyek Pekerjaan Pengendalian Banjir Sungai Bolango Yang Memasuki Tahun Akhir Pekerjaan MYC-SBSN

172
Kabalai Pantau Proyek Pekerjaan Pengendalian Banjir Sungai Bolango, Foto : Humas

SISDA BWS SUL II – Menghadapi penyebaran wabah COVID-19 di Provinsi Gorontalo yang berdampak langsung kepada infrastruktur yang sedang dibangun oleh Kementerian PUPR, BWS Sulawesi II melakukan monitoring dan evaluasi terhadap infrastruktur yang sedang berlangsung, salah satunya yakni pekerjaan Pengendalian banjir sungai Bolango di Kota Gorontalo. Pelaksanaan pekerjaan di tahun 2020, merupakan tahun terakhir pelaksanaan MYC (2017-2020) yang bersumber dari Anggaran SBSN. Beberapa aktivitas terlihat disepanjang ruas diantaranya kelurahan tenda, kelurahan siendeng, kelurahan molosipat w, dan kelurahan donggala seperti perkuatan tebing bronjong, pekerjaan retaining wall di tebing, pekerjaan pilecap CCSP dan pekerjaan box culvert.

Suasana Kabalai meninjau Proyek Bersama Jajarannya, Foto : Humas

Kepala BWS Sulawesi II dalam arahannya mengucapkan terima kasih kepada pihak – pihak luar seperti LSM dan masyarakat di bantaran sungai bolango yang telah memberikan masukan dan bekerja sama dengan BWS Sulawesi II agar pekerjaan dapat berjalan dengan lancar, tepat waktu, dan tepat mutu.

Kabalai perkembangan Proyek, Foto : Humas

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BWS Sulawesi II juga menghimbau untuk penanganan pencegahan covid – 19 pada seluruh ruang lingkup pekerjaan di Sungai Bolango baik kepada Tenaga kerja, lingkungan kerja, dan masyarakat yang terdampak langsung dengan pekerjaan. BWS Sulawesi II akan membentuk tim satgas yang dibentuk oleh PPK yang keanggotannya terdiri dari Pengguna Jasa (BWS Sulawesi II) dan Penyedia Jasa (kontraktor, konsultan). Kewenangan dan tanggung jawab akan menyesuaikan terhadap instruksi Menteri PUPR mengenai pencegahan Covid 19 seperti meletakkan Baliho Informasi pencegahan Covid – 19, menyediakan fasilitas kesehatan di kantor direksi (seperti masker, sabun cuci tangan, thermometer) dan membagikan masker kepada tenaga kerja. Selain itu juga Kabalai mengarahkan kepada PPK agar para stake holder harus menjaga kebersihan diri sendiri dan tetap menjaga jarak saat bekerja di lokasi.